Login | Daftar
Semua Daftar Pesanan
Kosong
IdFilmCenter
@idfilmcenter
Beritahu teman
Berita
Messageboard
Blog
Bantuan
Kontak kami
Beri donasi ke Indonesian Film Center. Bantu kami melestarikan dan merestorasikan Materi Audio-Visual Indonesia. Lihat juga Tentang kami.
Berita Terbaru
IdFilmCenter News & Agenda
Bergaya Victoria, Ini Kerajaan The King di 'Comic 8: Casino Kings'
Jumat, 19 Desember 2014
 
Jakarta - Masih melakukan proses pengambilan gambar, kali ini tim produksi film 'Comic 8: Casino Kings' sedang berada dalam ruangan megah. Kerajaan bergaya victoria itu merupakan tempat utama The King.

The King yang merupakan penjahat terbesar di film arahan Anggy Umbara itu memantau semua kegiatan para agen rahasia dari kursi besarnya. detikHOT berkesempatan mendatangi lokasi syuting di kawasan Jawa Barat, Jumat (19/12/2014).
 
_____________________________________
 
Film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' Rilis Teaser Poster
Jumat, 19 Desember 2014
 
Jakarta - Film 'Bulan Terbelah dilangit Amerika' akan segera memasuki proses produksi yang rencananya akan dilakukan sepenuhnya di kota New York dan Washington DC. Maxima Pictures pun belum lama ini telah mengeluarkan teaser poster film tersebut.

Poster dengan kombinasi warna gelap dan emas ini menggambarkan bulan purnama di atas langit kota New York dengan dua sinar terang membelah angkasa. "Dua sinar ini mengingatkan kita atas bangunan menara kembar, WTC tower, yang runtuh sejak tragedi kemanusian 11 September 2001," demikian keterangan yang diterima detikHOT, Jumat (19/12).
 
_____________________________________
 
'Erau Kota Raja' Juga Dijadwalkan Tayang di Bioskop Malaysia dan Brunei
Jumat, 19 Desember 2014
 
Jakarta - Setelah sempat mundur jadwal tayang, film 'Erau Kota Raja' akan segera beredar di bioskop pada 8 Januari mendatang. Berbagai promosi untuk mendongkrak film ini pun sudah dilakukan, termasuk membuat kuis di media sosial.

Film ini juga akan di putar di Malaysia dan Brunei Darussalam pada 10 dan 11 Januari mendatang. Eksekutif Produser Erau Kota Raja Rita Widyasari merasa bangga karena film yang mengangkat kebudayaan ini mendapat respons positif.
 
_____________________________________
 
Animasi 15 Miliar 'BATTLE OF SURABAYA' Siap Dirilis
Jumat, 19 Desember 2014
 
Kapanlagi.com - Genre animasi di ranah perfilman nasional jarang disentuh oleh filmmaker kita. Hal tersebut lantaran pembuatannya membutuhkan banyak tenaga, waktu dan tentu saja budget yang tidak sedikit.

Beruntung hal tersebut tak membuat nyali para animator Indonesia menciut. Bersama studio animasi MSV Pictures yang berdiri sejak tahun 2002 di Yogyakarta, mereka bersiap meluncurkan produksi perdana bertajuk BATTLE OF SURABAYA.
 
_____________________________________
 
Tanggal 22 Januari 2015, Kacaunya Dunia Persilatan Siap Tayang
Jumat, 19 Desember 2014
 
Berawal dari ungkapan sehari-hari, perkataan Kacaunya Dunia Persilatan akhirnya diangkat ke layar lebar. Mengusung genre komedi, film yang disutradarai oleh Hilman Mutasi tersebut diisi oleh banyak bintang seperti Tora Sudiro, Darius Sinatria, Aming, Guntur Nugraha, Zahra Jasmine, Iang Darmawan, Ery Makmur, Joe P-Project dan Vicky Monica.

Lewat Kacaunya Dunia Persilatan, Rumah produksi SAS Films memiliki tujuan yang sederhana, yaitu untuk menghibur para pecinta film di Tanah Air lantaran genre komedi dinilai yang paling mudah di cerna. Walau bergenre komedi, bukan berarti SAS Films memproduksinya dengan biasa. Didalamnya terdapat banyak koreo dan penambahan efek CGI.
 
_____________________________________
 
Tantangan Lukman Sardi Sutradarai Film Dibalik 98
Jumat, 19 Desember 2014
 
Keinginan Lukman Sardi untuk mencicipi posisi lainnya dalam sebuah proses produksi film telah terwujud. Lukman dalam proyek terbarunya yang berjudul Dibalik 98 bertindak sebagai sutradara. Dan tentu saja, di pengalaman pertamanya ini, aktor Darah Garuda (2010) tersebut memiliki banyak cerita.

Peristiwa 98 memang menyisakan banyak hal bagi masyarakat Indonesia, tak terkecuali Lukman. Dan film Dibalik 98, mengangkat sisi lain dari peristiwa tersebut.
 
_____________________________________
 
Film Tentang Bung Hatta, Sulitnya Mencari Jejak Sejarah Hingga Penjara di Belanda
Jumat, 19 Desember 2014
 
TRIBUNNEWS.COM - Penulis naskah film Hatta, Salman Aristo mengatakan riset sangat diperlukan baginya untuk membuat film biopik seperti Hatta, apalagi menyangkut data dan fakta sejarah.

“Ada 70 buku yang saya jadikan sumber dalam film Hatta," kata Salman saat Seminar dan Workshop Film bertajuk Mengembangkan Data dan Riset Menjadi Naskah Film di Universitas Paramadina Jakarta, Kamis (18/12/2014)
 
_____________________________________
 
Menang Film Terbaik FFI, 'Cahaya dari Timur Beta Maluku' Tayang Lagi di Bioskop
Jumat, 19 Desember 2014
 
Jakarta - Film arahan sutradara Angga Sasongko 'Cahaya dari Timur Beta Maluku' kembali ditayangkan di bioskop setelah pada perhelatan Festival Film Indonesia 2014 lalu keluar sebagai Film Terbaik. Hal ini juga terjadi pada film 'Sang Kiai' tahun lalu.

Selain 'Soekarno', 'Cahaya dari Timur: Beta Maluku' berhasil mengalahkan film '3 Nafas Likas', 'Sebelum Pagi Terulang Kembali', dan 'Sokola Rimba'. Film ini sebelumnya telah beredar di bioskop pada 17 Juni lalu.
 
_____________________________________
 
Gabung Proyek Film KK Dheeraj, Chris Laurent Memuji
Jumat, 19 Desember 2014
 
Kapanlagi.com - Semenjak tahun 2008, pesinetron muda Chris Laurent sudah mencatatkan namanya terlibat dalam 19 judul sinetron. Raihan yang fantastis itu rupanya membuat Chris juga rindu tampil di proyek film. Kini dirinya terlibat dalam film besutan KK Dheeraj, CHECK IN BANGKOK.

"Sekarang sih belum ada kesibukan ya. Cuma kemarin sinetron aja lagi bikin promo spoiler di MD, aku kembali ke rumah lama. Cuma belum tahu kapan rilisnya, mungkin habis Tahun Baru. Sinetronnya tentang remaja ya. Benernya nggak mau karena temanya mengekor banget. Jadi sekarang fokus di film ini aja," kisah Chris.
 
_____________________________________
 
Battle of Surabaya, Animasi Buatan Anak Bangsa
Jumat, 19 Desember 2014
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Berbicara tentang film animasi, yang terlintas dibenak pastilah buatan Jepang atau Amerika. Di Indonesia sendiri, produksi film animasi masih bisa dihitung pakai jari.

Sebenarnya bukan tidak mungkin bagi Indonesia untuk memproduksi film animasi. Di sini, tersedia banyak sumber daya animator andal. Sayangnya, mereka lebih memilih bekerja untuk perusahaan dan studio luar negeri.
 
_____________________________________
 
Film Hatta,Mengolah Data Riset Menjadi Naskah
Jumat, 19 Desember 2014
 
TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Paramadina Jakarta, bekerjasama dengan Road To Hatta Movie menggelar Seminar dan Workshop Film bertajuk Mengembangkan Data dan Riset Menjadi Naskah Film, Kamis 18 Desember 2014.

Sebagai pembicara acara yang digelar di kampus di kawasan Gatot Soebroto ini, Salman Aristo, (penulis skenario Film Hatta) dan Fathya Feurazia (Produser & Tim Riset Hatta).
 
_____________________________________
 
Marissa Nasution: 'Air dan Api' Hadirkan Action, Komedi & Drama di Satu Film
Kamis, 18 Desember 2014
 
WowKeren.com - Film terbaru produksi Starvision berjudul "Air dan Api" baru saja menggelar syukuran di bilangan Cempaka Putih, Jakarta Utara, Kamis (18/12) ini. Salah satu pemerannya, Marissa Nasution, mengungkapkan pengalamannya bintangi film tersebut.

"Aku melihat film ini lebih ada sisi komedinya, ada drama, action juga ada," ungkap aktris berusia 28 tahun ini. "Yah, a little bit of everything."
 
_____________________________________
Chelsea Islan Riset Mendalam Untuk Peran Aktivis 'Dibalik 98'
Kamis, 18 Desember 2014
 
WowKeren.com - Chelsea Islan akan menampilkan aksinya sebagai aktivis di film terbarunya, "Dibalik 98" (Di Balik Pintu Istana). Kali ini, Chelsea menjadi salah satu aktris pendukung film garapan aktor kawakan Lukman Sardi itu.

Chelsea berperan sebagai mahasiswi Trisakti yang terlibat aksi demonstrasi saat aksi menuntut penegakan demokrasi pada masa tersebut. Chelsea yang pada masa itu tidak mengetahui momen bersejarah tersebut harus mencari banyak literatur untuk mendalami perannya.
 
_____________________________________
 
Peserta XXI Short Film Festival 2015 Meningkat dari Tahun Sebelumnya
Kamis, 18 Desember 2014
 
Sebagai bentuk apresiasi dan mendukung kegiatan industri perfilman Tanah Air, Cinema XXI kembali menggelar XXI Short Film Festival. Diselenggarakan pertama kali tahun 2013, kini para panitia sedang mempersiapkan pagelaran ketiganya di tahun 2015.

XXI Short Film Festival 2015 akan dilangsungkan pada 18 s/d 22 Maret 2015 di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan. Dan untuk masa pendaftaran sendiri, sudah dibuka sejak 8 September 2014 s/d 10 Desember 2014. Dalam tenggat waktu tersebut, XXI Short Film Festival sudah mendapatkan 641 pendaftar film pendek.
 
_____________________________________
 
Demi Menghargai Bastian, Trailler CJR The Movie Dibikin Versi Baru
Kamis, 18 Desember 2014
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Boyband CJR yang terdiri dari Teuku Ryzki (Kiki), Alvaro Maldini (Aldi), dan Iqbaal Dhiafakhri (Iqbaal), merilis ulang trailler film terbaru mereka, "CJR The Movie: Hilangkan Rasa Takutmu" dengan versi yang berbeda dari yang lebih dulu dikenalkan pada 12 Desember 2014.

Pada versi kedua yang dirilis pada Kamis (18/12/2014), potongan trailler baru ini tak lagi menampilkan dokumentasi "Konser Perpisahan Coboy Junior" dengan adegan Bastian Stell berpamitan keluar dari formasi boyband yang kini bernama CJR tersebut. Menurut Sang Sutradara, Patrick Effendy, keputusan untuk menghilangkan dokumentasi tersebut sengaja dilakukan demi menghargai hengkangnya Bastian.
 
_____________________________________
 
Sineas Indonesia ‘Brush with Danger’ Masuk Seleksi Oscar
Kamis, 18 Desember 2014
 
LOS ANGELES – Brush with Danger, film Hollywood yang disutradarai sineas Indonesia, Livi Zheng, telah dipilih oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences untuk masuk ke dalam
seleksi nominasi pemilihan piala Oscar tahun 2015.

Film ini akan bersaing dengan film – film Hollywood lainnya seperti Interstellar, Fury, Fox Catcher, dan The Hunger Games: Mockingjay Part 1.
 
_____________________________________
 
Sineas Mancanegara Ramaikan Festival Film Pendek Indonesia
Kamis, 18 Desember 2014
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada yang sedikit berbeda dari penyelenggaraan XXI Short Film Festival tahun ini. Festival Director XXI Short Film Festival Catherine Keng mengatakan, para pembuat film pendek bakal bertemu sineas profesional mancanegara.

"Tahun ini selain mengundang film-maker profesional dari Indonesia, kami juga akan mengundang film-maker dari luar negeri untuk sesi Master Class," ucap Catherine dalam konferensi pers di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (18/12). Master class merupakan salah satu program di XXI Short Film Festival untuk berbagi dan diskusi mengenai pembuatan film.
 
_____________________________________
 
XXI Short Film Festival 2015 Terima 641 Pendaftar
Kamis, 18 Desember 2014
 
Jakarta - Memasuki tahun ketiga, XXI Short Film Festival kembali digelar. Kali ini, sebanyak 641 pembuat film pendek mendaftarkan diri di ajang bergengsi film pendek Tanah Air.

"Kami merasa senang dan sekaligus bangga atas animo yang luar biasa dari para pembuat film di seluruh Indonesia. Terlebih di tahun ke-3 festival ini diadakan," ungkap Catherine Keng, Festival director XXI Short Film Festival saat media gathering di XXI Kota Kasablanka, Kamis (18/12/2014).
 
_____________________________________
 
Bastian Keberatan Tampil di Trailer 'CJR The Movie'
Kamis, 18 Desember 2014
 
Jakarta - Beberapa hari jelang rilis trailer perdana film 'CJR The Movie', pihak Bastian Steel menyampaikan keberatan. Bastian yang sudah memisahkan dari boyband yang membesarkan namanya itu, tak ingin footage yang menampilkan dirinya masuk ke dalam film.

"Oleh karena itu kita meluncurkan trailer baru," kata sutradara Patrick Effendy saat jumpa persi di Pong Me!, Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (18/12).
 
_____________________________________
 
Rumah Kosong, Hantu Di Film Ini Siap Bergentayangan 30 Desember
Kamis, 18 Desember 2014
 
Begitulah kira-kira peringatan di poster film horor terbaru yang akan dirilis untuk menutup tahun ini berjudul ‘Rumah Kosong‘.

Film ini digarap oleh sutradara wanita yang memang telah berpengalaman menggarap puluhan judul film horor, Chiska Doppert.
 .

Film ini digarap oleh sutradara wanita yang memang telah berpengalaman menggarap puluhan judul film horor, Chiska Doppert.
 

_____________________________________
 
CJR The Movie, Film Sekuel Perjalanan CJR Keliling Australia
Kamis, 18 Desember 2014
 
Setelah sukses menyedot hampir 700 ribu penonton saat rilis tahun 2013 lalu, film Coboy Junior The Movie kini kembali dengan sekuelnya yang berjudul ‘CJR The Movie‘.

Berbeda dengan film pertamanya yang masih menampilkan formasi lengkap Teuku Rizki, Alvaro Maldini, Iqba Al Diafakhri, dan Bastian, dalam film kedua ini Bastian yang sudah mengundurkan diri dari Coboy Junior juga tak ikut dimunculkan dalam filmnya.
 .

Berbeda dengan film pertamanya yang masih menampilkan formasi lengkap Teuku Rizki, Alvaro Maldini, Iqba Al Diafakhri, dan Bastian, dalam film kedua ini Bastian yang sudah mengundurkan diri dari Coboy Junior juga tak ikut dimunculkan dalam filmnya.
 
_____________________________________
 
Menpora Terinspirasi Film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku
Kamis, 18 Desember 2014
 
Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyempatkan waktu untuk menyaksikan film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku di Djakarta Theater XXI, Thamrin, Jakarta, Rabu (17/12) malam.

Menurut Imam, film tersebut bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi untuk meraih prestasi. Sebab, untuk meraih prestasi bukanlah mimpi, tapi harus dengan tekad dan niat yang kuat.
 
_____________________________________
 
Kisah di Balik Pemilihan Judul 'PENDEKAR TONGKAT EMAS'
Kamis, 18 Desember 2014
 
Kapanlagi.com - Judul PENDEKAR TONGKAT EMAS dipilih bukan dengan sembarangan. Ada alasan khusus mengapa Mira Lesmana sebagai produsernya memilih judul tersebut alih-alih memakai "pedang" atau "golok". Dalam buku Behind The Scene yang dirilis Gramedia, Mira menceritakan semuanya.

Dalam pemahaman wanita yang berambut keriting ini, tokoh pendekar dalam kisah persilatan jarang ada yang berkelahi dengan tangan kosong. Para pendekar selalu memiliki senjata, seperti misalnya ada komik klasik yang berjudul PENDEKAR SERULING GEMBALA. Mira lantas memilih tongkat untuk menjadi senjata utama dalam filmnya.
 
_____________________________________
 
Jurnalis di Malang Kritisi Film Senyap
Kamis, 18 Desember 2014
 
TEMPO.CO, Malang - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia mengkritisi Film Senyap (The Look of Silence) karya sutradara Amerika Serikat, Joshua Oppenheimer. Film Senyap adalah film dokumenter mengenai pembantaian massal 1965 di Sumatera Utara.

Film tersebut bercerita mengenai keluarga Adi Rukun yang mengetahui bagaimana kakaknya, Romli, dibunuh dan siapa yang membunuhnya. Sebagai adik bungsu, Adi Rukun bertekad memecah belenggu kesenyapan dan ketakutan yang menyelimuti kehidupan para korban pembantaian massal itu. Caranya, Adi mendatangi mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan kakaknya.
 
_____________________________________
 
Di Padang, Penonton Film Senyap Antusias
Kamis, 18 Desember 2014
 
TEMPO.CO, Jakarta - Pemutaran film Senyap atau The Look of Silence di kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang berjalan lancar, Rabu malam, 17 Desember 2014. Film karya Joshua Oppenheimer ini ditonton puluhan jurnalis, aktivis, dan mahasiswa. (Empat Lokasi Nonton Film Senyap di Yogya Digeruduk)

Ketua AJI Padang Yuafriza mengatakan diskusi dan menonton film ini digelar dalam rangka peringatan Hari Hak Asasi Manusia 10 Desember 2014. AJI bekerja sama dengan LBH Pers Padang dan komunitas Cinemama. "Bersyukur kegiatan ini berjalan lancar. Penonton sangat antusias," ujarnya.
 
_____________________________________
 
Film Garuda Superhero Dijamin Tanpa Adegan Seks
Kamis, 18 Desember 2014
 
JAKARTA - Pihak film Garuda Superhero menjamin tidak kalah dengan film superhero luar negeri. Maka dari itu, film Garuda ini bisa dinikmati oleh usia 13 tahun.

"Film ini sama seperti Batman dan superhero lainnya. Klasifikasinya 13 tahun ke atas," jelas Amin Shabana selaku Film Publicist saat ditemui di kantor redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
JAKARTA - Pihak film Garuda Superhero menjamin tidak kalah dengan film superhero luar negeri. Maka dari itu, film Garuda ini bisa dinikmati oleh usia 13 tahun.
 
 
_____________________________________
 
Eva Celia: This Is a Dream Come True!
Rabu, 17 Desember 2014
 
Nama Eva Celia mungkin masih jarang muncul di layar lebar. Namun, sebagai pendatang baru, Eva boleh dibilang berhasil memberi warna tersendiri dalam film Pendekar Tongkat Emas (2014) garapan Sutradara Ifa Isfansyah. Bagi Eva, film ini adalah film keempatnya yang berdurasi paling panjang sekaligus menantang. Sebab tidak hanya berakting, putri dari pasangan Indra Lesmana dan Sophia Latjuba ini juga dituntut untuk beradu teknik wushu dengan sesama pemain.

“Di film ini saya berperan sebagai Dara, salah satu murid dari perguruan Tongkat Emas yang dipimpin oleh Pendekar Cempaka (Christine Hakim). Secara kemampuan, Dara bisa dibilang belum sehebat kakak-kakak seperguruannya, Biru (Reza Rahadian) dan Gerhana (Tara Basro). Tapi dia memiliki hati yang jujur dan tekad yang kuat untuk menjadi pendekar bijak suatu saat kelak.” ujarnya.

Eva lanjut bercerita soal proses latihan bela diri yang ia jalani selama kurang lebih tujuh bulan. Latihan intensif yang dimulai sejak pertengahan tahun 2013 itu diakui sulit lantaran pengalaman bela dirinya cukup minim.
 
_____________________________________
 
Ormas Larang ISI Yogya Putar Film Senyap
Rabu, 17 Desember 2014
 
TEMPO.CO, Yogyakarta - Setelah pemutaran film Senyap alias The Look of Silence karya sutradara Joshua Oppenheimer di kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta batal karena mendapat ancaman pada Selasa malam, 16 Desember 2014, giliran Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dipaksa untuk tidak memutar film itu. Puluhan anggota organisasi kemasyarakatan berkedok agama mendatangi kampus tersebut saat pemutaran film berlangsung pada Rabu sore, 17 Desember 2014.

"Mereka bilang kalau film ini dilarang negara karena menyebarkan paham organisasi terlarang, " kata Pembantu Dekan I FSMR ISI Yogyakarta Pamungkas Wahyu Setianto saat dihubungi melalui telepon.
 
_____________________________________
 
Pemutaran Senyap di PMII Malang Dibubarkan Warga
Rabu, 17 Desember 2014
 
TEMPO.CO, Malang - Puluhan orang membubarkan pemutaran film Senyap di Sekretariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang, Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang, Rabu malam, 17 Desember 2014. Mereka masuk ke Sekretariat PMII dan meminta pengurus menghentikan pemutaran Senyap.

"Mereka emosi, nyaris menyerang secara fisik," kata Ketua Bidang Eksternal PMII Cabang Kota Malang Muhammad Faris Abdul Azis, Rabu malam, 17 Desember 2014.
 
_____________________________________
 
Tiga Dekade Berlalu, Akhirnya Robby Sugara Main Film Lagi
Rabu, 17 Desember 2014
 
JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran kawakan dari 1970-an hingga 1980-an Robby Sugara (63) memutuskan untuk kembali main film layar lebar setelah kali terakhir berakting pada 1983, dalam film Dr Karmila. Robby mengaku tak bisa menolak tawaran untuk ambil bagian dalam film laga futuristis Garuda Superhero, yang menggunakan teknologi animasi computer generated imagery (CGI).

"Ya itu, prosesnya 90 persen menggunakan CGI itu, yang menurut saya ini sesuatu yang baru (untuk Indonesia), dan cerita utama ini sesuatu yang baru, meski buntutnya di bagian saya banyak dramanya," kata Robby ketika berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com, di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2014), bersama produser, sebagian pemeran lain, pembuat buku komik, dan tim media sosial film tersebut.
 
_____________________________________
 
Album 'Let It Be My Way' Andien Digaet Jadi Soundtrack Film
Rabu, 17 Desember 2014
 
WowKeren.com - Andien akhirnya resmi kembali ke blantika musik Indonesia untuk mengobati kerinduan para penggemarnya. Penyanyi berusia 29 tahun ini sudah meluncurkan album barunya dalam "Let It Be My Way". Andien pun membeberkan sedikit tentang album ke-6 tersebut.

"Album ini yang paling cepat prosesnya, karena biasanya para seniman melakukan proses panjang untuk sebuah album," beber Andin di Tugu Tani, Jakarta Pusat (17/12). "Tapi album 'Let It Be My Way' ini prosesnya mencapai 4 sampai 5 bulan."
 
_____________________________________
Film Senyap Dilarang, Garin Kritik Jokowi 
Rabu, 17 Desember 2014
 
TEMPO.CO, Yogyakarta - Sutradara Garin Nugroho ikut bersuara tentang pelarangan pemutaran film Senyap atau The Look of Silence. Menurut dia, pelarangan ini merupakan bentuk kekerasan. ”Larangan itu justru akan melahirkan konflik baru,” katanya saat ditemui di Bentara Budaya Yogyakarta, Selasa malam, 17 Desember 2014.

Menurut Garin, pelarangan pemutaran Senyap di sejumlah tempat itu adalah bentuk anarki. Pelarangan tersebut, kata sutradara Mata Tertutup ini, menjadi hal yang menyedihkan pada awal pemerintahan baru Presiden Joko Widodo. Menurut Garin, Presiden Indonesia ketujuh ini menjanjikan kebebasan berpendapat. Tapi, “Pelarangan itu mencoreng pemerintahan,” katanya.
 
_____________________________________
 
Lola Amaria Kaget Filmnya Disambut Positif di Jerman
Rabu, 17 Desember 2014
 
Jakarta - Setelah Berlin, Film 'Sanubari Jakarta' yang diproduseri Lola Amaria diputar juga di Kota Hamburg dan Koln. Dalam pemutaran di Hamburg (15/12), film itu disambut sangat antusias. Lola pun kaget.

"Mereka menanyakan berkali-kali, kok bisa ada film LGBT yang sedemikian lugasnya menyampaikan pesan-pesan koeksistensi sosial. Menurut mereka, negara muslim pada umumnya sangat sensitif dengan isu ini. Mayoritas Indonesia kan muslim," ujar Lola dalam keterangan pers yang diterima detikHOT, Rabu (17/12/2014).
 
_____________________________________
 
Orang Jerman Heran Film Ini Bisa Tayang di Indonesia
Rabu, 17 Desember 2014
 
JAKARTA - Film Sanubari Jakarta diputar di sejumlah kota di Jerman seperti Hamburg dan Koln. Film ini mendapat sambutan hangat warga Jerman.

Pemutaran film bertema LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) ini diprakarsai Watch Indonesia! dalam rangka peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia.
 
_____________________________________
 
Ario Bayu Dapat Peran Unik di 'MELANCHOLY IS A MOVEMENT'
Rabu, 17 Desember 2014
 
Kapanlagi.com - Setelah sukses memerankan tokoh sang proklamator Soekarno dalam SOEKARNO, Ario Bayu kini hadir kembali dalam garapan sebuah film layar lebar baru. Dirinya kini tampil di MELANCHOLY IS A MOVEMENT.

Lewat film ini Ario Bayu beradu akting dengan sosok sineas muda hebat, Joko Anwar. Saat ditemui oleh KapanLagi.com® pada Selasa (16/12), aktor ganteng ini menceritakan keterlibatannya di MELANCHOLY IS A MOVEMENT.
 
_____________________________________
 
Joko Anwar Pilih Jadi Aktor Film? Simak Yuk Alasannya di Sini
Rabu, 17 Desember 2014
 
Kapanlagi.com - Kiprah Joko Anwar dalam dunia perfilman Indonesia sudah tak bisa diragukan lagi kualitasnya. Bahkan lewat MODUS ANOMALI, namanya kian tersohor hingga level Internasional.

Lantas bagaimana sih, jika tiba-tiba sosok Joko Anwar dibuatkan film sendiri? Hasilnya ya seperti MELANCHOLY IS A MOVEMENT ini, yang mana sang sineas muda handal tersebut dipercaya untuk menjadi tokoh utamanya.
 
_____________________________________
 
Julie Estelle Kesulitan Jadi Penikmat Kopi Sejati
Rabu, 17 Desember 2014
 
JAKARTA - Julie Estelle tertantang menjadi seorang barista di film terbarunya berjudul Filosofi Kopi. Di film ini, Julie harus belajar menjadi penikmat kopi sejati.

"Di film terbaru aku yang berjudul Filosopi Kopi aku berperan sebagai food blogger. Di sini aku banyak belajar gimana menjadi penulis keliling dunia untuk menulis buku dan penikmat kopi sejati gitu," ujarnya saat ditemui di Hotel Kempinski, Jakarta.
 
_____________________________________
 
Film Killers, Daniel Mananta Tertantang Garap Film Epic
Selasa, 16 Desember 2014
 
JAKARTA - Sukses menjadi produser Killers, Daniel Mananta tertantang membuat film epic dan legendaris untuk tiga film yang akan diproduksi 2015 mendatang.

"Iya, aku speechless banget, dan merasa bersyukur banget karena film Killers yang aku garap bisa sampai nembus pasar film Amerika. Dan dari situ aku jadi tertantang untuk buat project film yang epic, dan legendaris, tapi berbeda dengan Killers," kata Daniel Mananta saat berkunjung ke redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta.
 
_____________________________________
 
Alasan Superhero Garuda Diperankan Seorang Dokter
Selasa, 16 Desember 2014
 
JAKARTA - Pihak film Garuda Superhero membantah pemilihan Rizal Al Idrus, sebagai tokoh utama karena faktor bayaran yang murah. Pasalnya, Rizal yang berprofesi sebagai dokter baru pertama kali bermain film.

"Faktor bayaran faktor kesekian. Tapi memang Rizal yang cocok perani sosok Garuda," kilah Film Publicist Garuda, Amin Shabana saat ditemui di kantor redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2014).
 
_____________________________________
 
'Melancholy is a Movement', Ketika Joko Anwar jadi Aktor Utama di Film
Selasa, 16 Desember 2014
 
Jakarta - Melihat Fachri Albar dan Ario Bayu sebagai tokoh utama dalam film mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana jika karakter utama diperankan oleh Joko Anwar yang biasanya menjadi sutradara dari dua karakter tersebut?

Joko menjadi poros utama dalam cerita di film 'Melancholy is a Movement' arahan sutradara Richard Oh. Film ini berkisah tentang cita-cita seorang pembuat film yang mendadak terhenti oleh sebuah kejadian.
 
_____________________________________
 
Mengenal 4 Film Pertama di Indonesia
Selasa, 16 Desember 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Liputan6.com, Jakarta Tak kalah dengan Hollywood, industri Perfilman Indonesia juga memiliki sejarah yang panjang dan bahkan sempat menjadi raja di negara sendiri pada tahun 1980-an.

Nah, guna meningkatkan rasa cinta kita pada perfilman nasional, ada baiknya untuk kembali mengingat jejak-jejak pertama dari industri tersebut,
 
_____________________________________
 
'Supernova': Sains, Spiritual, Selingkuh
Selasa, 16 Desember 2014
 
Jakarta - Kesuksesan 'Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck' yang diminati banyak penonton hingga menjadikannya salah satu film box-office tahun lalu membawa rumah produksi Soraya Intercine Films kembali untuk mencoba peruntungan yang sama. Kali ini, giliran novel kontemporer karangan Dewi Lestari yang diadaptasi ke layar lebar dengan formula yang lebih kurang serupa; dibuat dengan budget besar, diisi aktor-aktris muda nan rupawan, dan film ini masih dikemas dalam paket yang serba mewah.
 
_____________________________________
 
Jawara FFD 2014: Tumiran, Akar, dan Penderes dan Pengidep
Senin, 15 Desember 2014
 
Setelah lima hari Festival Film Dokumenter (FFD) digelar ke-13 kalinya, film-film pemenang dalam program Kompetisi pun diumumkan di Tembi Rumah Budaya, Yogyakarta pada Sabtu, 13 Desember lalu. Film Tumiran karya Vicky Hendri Kurniawan memenangkan kategori Dokumenter Panjang. Di kategori Dokumenter Pendek, Akar karya Amelia Hapsari jadi pemenang. Sedangkan, Penderes dan Pengidep karya Achmad Ulfi memenangkan kategori Dokumenter Pelajar.
 
_____________________________________
 
Mikha Tambayong Bahagia Main Film Bareng Saurabh Raj Jain 'Krisna'
Senin, 15 Desember 2014
 
WowKeren.com - K2K Pictures baru saja mengumumkan bahwa mereka akan membuat sebuah film bergenre komedi yang bertajuk "Check In Bangkok". Berbeda dengan film lainnya, film ini bakal dibintangi aktor pemeran Krisna di serial" Mahabharata", Saurabh Raj Jain, dan Mikha Tambayong.

Meski sebelumnya Mikha mengaku belum pernah bertemu dengan Saurabh, ia sangat senang bermain bersama aktor India itu. Pasalnya, Saurabh adalah pribadi yang ramah bagi Mikha.
 , Saurabh Raj Jain, dan Mikha Tambayong.

Meski sebelumnya Mikha mengaku belum pernah bertemu dengan Saurabh, ia sangat senang bermain bersama aktor India itu. Pasalnya, Saurabh adalah pribadi yang ramah bagi Mikha.
 
_____________________________________
 
Bintang 'Mahabharata' Main di Film Indonesia
Senin, 15 Desember 2014
 
Jakarta - Demam serial 'Mahabharata' tak disia-siakan oleh sebuah rumah produksi di Tanah Air. Salah satu bintangnya, Saurabh Raj Jain akan tampil dalam film Indonesia 'Check in Bangkok'.

Film produksi K2K Pictures itu bertema drama komedi dengan sedikit unsur romantis. Produser film tersebut, KK Dheraj, mengaku memang sengaja memanfaatkan momen hebohnya 'Mahabharata' untuk mengambil Saurabh yang memerankan karakter Krisna dalam serial tersebut..

Film produksi K2K Pictures itu bertema drama komedi dengan sedikit unsur romantis. Produser film tersebut, KK Dheraj, mengaku memang sengaja memanfaatkan momen hebohnya
 
_____________________________________
 
Produser: Mungkin Saja Ada Sekuel 'PENDEKAR TONGKAT EMAS'
Senin, 15 Desember 2014
 
Kapanlagi.com - Setelah era SAUR SEPUH Indonesia kehilangan genre film serupa. Dewasa ini industri perfilman tanah air kerap diisi drama percintaan remaja atau horor.

Dengan semangat berapi-api Mira Lesmana bersama rumah produksi Miles Films miliknya membuat PENDEKAR TONGKAT EMAS. Drama martial arts ini dibesut oleh Ifa Isfansyah yang angkat nama lewat SANG PENARI.
 
_____________________________________
 
Reza Rahadian Jadi Cowok Bayaran di 'Kapan Kawin?'
Senin, 15 Desember 2014
 
Jakarta - Aktor Reza Rahadian saat ini sedang mempersiapkan film terbarunya setelah 'Pendekar Tongkat Emas'. Bergenre drama komedi, Reza berperan sebagai cowok bayaran di film yang berjudul 'Kapan Kawin?'.

Di film produksi Legacy Pictures ini, Reza berperan sebagai Satrio. Ia di bayar oleh seorang wanita bernama Dinda yang diperankan oleh Adinia Wirasti, lantaran kerap ditanya soal pacaran dan rencana menikah.
 
_____________________________________ 
 
Film-film dari Toto's Filmmaking Class Akan Tayang Februari
Senin, 15 Desember 2014
 
Jakarta - Toto's Filmmaking Class merupakan sebuah kegiatan CSR yang diadakan oleh jaringan bioskop blitz, yang bekerjasama dengan CJ CGV (jaringan bioskop di Korea) & Koica. Toto's filmmaking Class merupkan pelatihan pembuat film secara menyeluruh yang diadakan di beberapa Negara di Asia seperti Korea Selatan, China, Vietnam dan Indonesia.
 
_____________________________________ 
 
Agung Adiprasetyo Puas Lihat Hasil Film 'Pendekar Tongkat Emas'
Minggu, 14 Desember 2014
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Executive Producer film 'Pendekar Tongkat Emas', Agung Adiprasetyo mengungkapkan rasa puasnya menyaksikan hasil film garapan Sutradara Ifa Isfansyah. Menurutnya, kombinasi yang disajikan film tersebut begitu lengkap, mulai dari silat, romantisme, hingga filosofi hidup yang bagus.

Agung yang juga merupakan CEO Kompas Gramedia itu mengaku, hampir semua bagian film bagus. Namun hanya ada satu yang paling diingatnya, yaitu filosofi mengenai 'terang itu tidak hanya sekedar harapan, tetapi juga ancaman'.
 
_____________________________________ 
 
Menteri Pariwisata Siap Hadirkan Sinema Online
Minggu, 14 Desember 2014
 
JAKARTA - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku prihatin dengan industri kreatif Indonesia yang masih kalah dengan India, khususnya dalam sektor perfilman. Beberapa waktu lalu saat ia menghadiri malam penganugerahaan Festival Film Indonesia (FFI) di Palembang, ia mulai memikirkan bagaimana membuat industri film dapat berkembang dengan baik.

"Di India, setiap kecamatan ada bioskopnya. Karena latar belakang saya di Telkom, orang digital, lalu saya memikirkan kalau bioskop ditambah dengan digital jadinya apa," kata Arief di Hotel Ritz Charlton Pasific Place, SCBD, Jakarta Selatan.
 
_____________________________________ 
 
Sineas Indonesia Dampingi Anak Muda Buat Film Pendek
Minggu, 14 Desember 2014
 
JAKARTA - Sineas muda Tanah Air tumpah ruah mendampingi anak muda untuk membuat film pendek. Nama-nama besar seperti Salman Aristo, Cesa David Luckmansyah peraih Piala Citra 2014, Ardy Octaviand, Mandy Marahimim, Robby Ertanto, dan lainnya menjadi mentor bagi para siswa SMK 57 Jakarta Selatan, membuat film pendek.

Dengan tema Toto's Film Making Class acara ini bekerja sama dengan jaringan bioskop Blitzmegaplex, CJ CGV (jaringan bioskop Korea Selatan dan KOICA), merupakan acara untuk membekali siswa membuat film. Baik dari pra produksi hingga proses editing.
 
_____________________________________ 
 
Film Sanubari Jakarta Diputar di Jerman
Sabtu, 13 Desember 2014
 
JAKARTA - Film Sanubari Jakarta mendapat kehormatan sebagai satu-satunya film yang ditayangkan di ajang Konferensi Internasional tentang LGBT di Berlin Jerman, yang berlangsung dari tanggal 10-14 Desember 2014.

Watch Indonesia!, sebuah lembaga HAM yang bermarkas di Berlin, Jerman, akhirnya menetapkan Sanubari Jakarta setelah melakukan seleksi terhadap sejumlah film Indonesia dan Jerman yang bertema LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender) .
 
_____________________________________ 
 
Didukung Comate, CJR Hadirkan Karya Baru di 'CJR The Movie: Lawan Rasa Takutmu'
Sabtu, 13 Desember 2014
 
Jakarta - Mendapat respon positif dari film pertamanya, banyaknya permintaan mengalir agar CJR melanjutkan aksinya ke film kedua. Adanya momen yang pas membuat ‘CJR The Movie: Lawan Rasa Takutmu’ lahir dengan kisah dan lagu terbaru dari CJR.

Dukungan dari para Comate (fans) merupakan sebuah semangat untuk CJR dalam melahirkan karya baru. Meski kini grup tersebut harus kehilangan satu orang personelnya.
 
_____________________________________ 
 
Keren! Ini Trailer Perdana 'CJR The Movie'CJR The Movie
Sabtu, 13 Desember 2014
 
Jakarta - CJR telah merampungkan syuting film kedua mereka di Australia dan Jakarta. Siap tayang awal tahun depan, trailer film 'CJR The Movie 2' pun akhirnya dirilis, dengan sedikit bocoran cerita perjalanan para personel CJR setelah ditinggal Bastian.

Film produksi Falcon Pictures ini memperlihatkan makna persahabatan, kekeluargaan, dan perjalanan baru dari boyband CJR yang sebelumnya sempat down karena kehilangan salah satu angggotanya, Bastian. Sang produser, Patrick (Abimana Aryasatya) kemudian mengajak Kiki, Aldi dan Iqbaal refreshing sekaligus latihan vokal di Australia.
 
_____________________________________ 
 
Tantangan Baru Abimana Aryasatya di 'CJR The Movie: Lawan Rasa Takutmu'
Sabtu, 13 Desember 2014
 
Jakarta - Dalam film 'CJR The Movie: Lawan Rasa Takutmu', aktor Abimana Aryasatya memerankan karakter produser CJR yang selalu hadir dan memberi semangat. Bermain sebagai Patrick di film kedua CJR, ada tantangan baru yang dihadapi olehnya.

FIlm ini mengangkat kisah keseharian CJR dengan orang-orang terdekat mereka. Tentu, karakter CJR dan Patrick ditampilkan secara nyata berdasarkan kisah orang aslinya di kehidupan nyata.
 

 

Hai semua,

Kompetisi FilmBox period Juli - September 2014 telah resmi ditutup.

Berikut ini adalah pemenang Kompetisi FilmBox tersebut:

1. Film pemenang Kompetisi FilmBox pilihan Juri tamu (Orlow Seunke) adalah:


" Altitude Alto " oleh Sutradara : Sutradara : Aditya Prabaswara

Berikut komentar Orlow mengenai pemenang pilihannya:

"Saya pernah memproduksi beberapa film animasi ; Saya pikir film ini merupakan ide yang bagus . Anda dapat melakukan hal-hal yang tidak mungkin dengan animasi. Untuk alasan yang sama saya suka Altitude Alto . Dengan menggunakan genre animasi dalam bercerita , mencampur keadaan sehari-hari dengan fantasi anak . Durasi film yang pas. Animasi yang halus dan tidak terlalu lambat . Sound yang bagus dan musik yang cocok ".

.2. Film pemenang Kompetisi FilmBox Special Mention dari IdFilmCentre adalah:

Transparan  karya Sutradara : Sutradara : Gamma Patriono

Berikut adalah motivasi dari IdFilmCenter  untuk pemenang pilihan mereka:

"Film ini dimaksudkan untuk menjadi lucu dan itu tersampaikan, ini lucu, Cara akting yang sama untuk semua aktor, menandakan itu adalah gaya sutradara untuk film ini. Film ini dibuat secara profesional dan memiliki akhir yang mengejutkan"

 

Selamat kepada pemenang!

_________________________________________
 
INSOMNIA 2015
 
INSOMNIA 2015 mengusung tema “BUDAYA DAN WARISAN BANGSA INDONESIA” yang merupakan film - film pendek yang akan menceritakan kisah mengenai budaya dan warisan bangsa Indonesia yang unik dengan mengetengahkan pendidikan dan nilai - nilai moral serta memiliki pesan kuat dalam ceritanya baik secara tersirat maupun tersurat. Jadwal pengumpulan film pada tanggal 10 Agustus 2014 – 28 Februari 2015 (Cap Pos). Durasi film maksimal 15 menit. Film adalah produksi tahun 2013/2014/2015. Keterangan lebih lanjut lihat di sinema60jakarta.com
 

Jadwal Pemutaran Film Untuk Pusat Kebudayaan pada Bulan Desember 2014

Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta
Pusat Kebudayaan Perancis
Festival Sinema Prancis
Festival Sinema Prancis
Festival Sinema Prancis

Festival Sinema Prancis 2014.

4-7 Desember 2014.

akarta, Balikpapan, Bandung, Denpasar, Makassar, Malang, Medan, Surabaya serta Yogyakarta.
- See more at: http://www.ifi-id.com/jakarta/festival-sinema-prancis-2014#sthash.ehq1CVXh.dpuf

Jakarta, Balikpapan, Bandung, Denpasar, Makasar, Malang, Medan, Surabaya, Yogyakarta.

Untuk info lebih lanju lihat di www.ifi-id.com

Goethe Haus Jakarta
Belum ada jadwal
 
Erasmus Huis Jakarta
Belum ada jadwal
 
Istituto Italiano di Cultura
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
Belum ada jadwal

Japan Foundation
Pemutaran film 
Belum ada jadwal
 
Pusat Kebudayaan Korea
 Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Jakarta

Bentara Budaya Bali
Bali Tempo Doeloe #6 CITRA DALAM SINEMA

14 Desember 2013, Pukul 18.30 Wita – selesai

___________________________________________
Program Kineforum : Program Desember 2014
 
                         
 

 

 

 

 

Tentang Indonesian Film Center | Kebijakan Privasi | Berkas Hukum | Periklanan | Bantuan | Kontak kami