Login | Daftar
Semua Daftar Pesanan
Kosong
IdFilmCenter
@idfilmcenter
Beritahu teman
Berita
Messageboard
Blog
Bantuan
Kontak kami
Beri donasi ke Indonesian Film Center. Bantu kami melestarikan dan merestorasikan Materi Audio-Visual Indonesia. Lihat juga Tentang kami.
Berita Terbaru
IdFilmCenter News & Agenda
Festival Film Indonesia kembali digelar di Osaka
Senin, 15 September 2014
 
Jakarta (ANTARA News) - Festival Film Indonesia ke-3 di Osaka kembali dilaksanakan pada 13--15 September 2014 atas kerjasama Konsulat Republik Indonesia di Osaka dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Persatuan Produser Film Indonesia.

Dari siaran pers yang diterima ANTARA News di Jakarta, Senin, Festival Film Indonesia ini kembali menyedot perhatian masyarakat Osaka, yang terlihat dari telah penuhnya reservasi tiket untuk FFI satu minggu sebelum acara dimulai.
 
________________________________________
 
Kangen Horor, Harry Pantja Jadi Setan di Film 13
Senin, 15 September 2014
 
Imej mistis dan horor memang sudah sangat melekat pada diri seorang Harry Pantja. Perannya dalam film Jelangkung (2001) dan penampilannya sebagai host salah satu reality show bertema mistis membuktikan hal itu. Setelah cukup lama absen dari layar lebar, pria bernama lengkap Hartomo Pantja Raharjo ini kembali bermain dalam film bergenre horor berjudul 13.

Menurut Harry, selain karena kerinduannya untuk bermain dalam film horor, alasan lain yang membuatnya tertarik dalam film yang diproduksi oleh Sentra films ini adalah faktor ceritanya. "Cerita film ini sangat menarik, mengingat dari judulnya kita sudah bisa menyimpulkan satu kejadian yang berujung kesialan. Dan sialnya itu berhubungan dengan dunia lain," ucap Harry Pantja saat ditemui di Setia Budi 21, Jakarta Selatan, Senin (15/9) siang.
 
________________________________________
 
Surat untuk Tuan Sunil Soraya Extended Version
Senin, 15 September 2014
 
Jakarta -
Kepada Tuan Sunil Soraya,

Gemetar, Tuan! Gemetar tangan saya ketika menulis surat dahulu kepadamu tentang film Tuan; 'Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck' yang sudah hampir setahun lalu Tuan pertontonkan. Kini, karena amat masyurnya film Tuan itu, Tuan beranikan diri untuk kembali mempertontonkannya kepada khalayak. Dalam edisi baru kali ini ada bonus tambahan adegan-adegan yang sebelumnya tidak Tuan tunjukkan di film Tuan yang terdahulu.
 
________________________________________
 
Meriam Bellina Nggak Nyangka Menang Lagi di Festival Film Bandung
Senin, 15 September 2014
 
Jakarta - Sudah enam tahun sejak Meriam Bellina naik panggung lagi untuk menerima penghargaan Festival Film Bandung. Ia sempat tak menyangka akhirnya bisa lagi memegang piala FFB setelah sebelumnya hanya masuk nominasi.

"Tiap tahun masuk nominasi tapi nggak pernah menang. Terima kasih kepada Tuhan karena saya beruntung bisa mendapat pekerjaan yang sangat menyenangkan," katanya saat menerima piala FFB di Monumen Perjuangan Rakyat.
 
________________________________________
 
'Sepatu Dahlan' Jawarai Apresiasi Film Anak di AFI 2014
Senin, 15 September 2014
 
WowKeren.com - Dahlan Iskan sempat menangis melihat kisah hidupnya yang diangkat dalam film "Sepatu Dahlan". Film yang ditayangkan pada awal April ini, akhirnya menuai prestasi.

"Sepatu Dahlan" menjuarai salah satu kategori dalam Apresiasi Film Indonesia 2014 yang dihelat Sabtu (13/9) malam. Dalam ajang penghargaan yang digelar di Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara itu, film karya sutradara Benni Setiawan tersebut sukses mendapat penghargaan untuk kategori Apresiasi Film Anak.
 
________________________________________
 
 
Dibanding Korea, Pendukung Film Indonesia Hanya Sedikit
Minggu, 14 September 2014
 
Kapanlagi.com - Sejumlah pertanyaan kritis mengenai film meluncur dari pelajar SMAN 1 Medan dan SMA Methodist pada acara meet and greet dengan artis yang akan menghadiri malam puncak Apresiasi film Indonesia 2014, Sabtu (13/9) malam di Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara.

Para artis yang terdiri dari Joko Anwar, Jajang C Noer, Poppy Sovia, Lukman Sardi, Chico Jericho, Robby Sutanto, Fachri Albar dan Reuben Elishama pun menjawab lugas pertanyaan-pertanyaan itu. Mulai dari suka duka pemain film, bagaimana membuat skenario menarik, eksistensi di bidang ini hingga persoalan perfilman Indonesia yang masih terpuruk.
 
________________________________________
 
Hanung Kaget Jadi Sutradara Terpuji dalam FFB
Minggu, 14 September 2014
 
BANDUNG - Sutradara film Soekarno, Hanung Bramantyo, terpilih menjadi Sutradara Terpuji dalam Festival Film Bandung (FFB) 2014 yang digelar di Bandung, Sabtu 13 September 2014 malam. Ia mengaku kaget menerima penghargaan tersebut.

"Saya kaget, saya enggak menyangka bisa mendapat penghargaan ini," ucap Hanung.
 
________________________________________
 
Gubernur Jabar: Semoga FFB Jadi Momen Kebangkitan Film Tanah Air
Minggu, 14 September 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Festival Film Bandung 2014 (FFB) dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, Sabtu (13/9/2014) malam. Pada saat pembukaan memang Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan tidak hadir dalam jamuan makan siang bersama insan film dan pemerintah kota Bandung.

Ketika ditemui Liputan6.com, ternyata Aher, sapaan Ahmad Heryawan, tidak bisa hadir karena anak ke empatnya sedang dirawat di rumah sakit. Otomatis, dirinya kini datang sendiri tidak bersama sang istri.
 
________________________________________
 
Pendatang Baru, Tanta Ginting Singkirkan Reza Rahadian di FFB
Minggu, 14 September 2014
 
Liputan6.com, Bandung Tanta Ginting merupakan aktor pandatang baru di dunia seni peran Indonesia. Meski terbilang baru, Tanta mampu menyingkirkan para pendahulunya seperti Reza Rahardian dan Adipati Dolken.

Diakui olehnya bahwa penghargaan ini merupakan sebuah beban bagi dirinya. Ia memenangkan penghargaan dalam kategori Pemeran Pembantu Terpuji FFB 2014 lewat film Soerkarno.
 
________________________________________
 
Film Soekarno Dominasi Piala di Festival Film Bandung 2014
Minggu, 14 September 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Film Soekarno resmi memegang gelar sebagai Film Terpuji di ajang Festival Film Bandung 2014 yang diadakan pada Sabtu, 13 September 2014, di Monumen Perjuangan Rakyat Jabar (Monju), Bandung.

Disutradarai oleh Hanung Bramantyo, film yang sempat menuai kontroversi tersebut berhasil mengalahkan empat nominator lain seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Sang Kiai, Adriana, serta Sokola Rimba karya Riri Riza dan Mira Lesmana.
 
________________________________________
 
Inilah Nama Pemenang Festival Film Bandung 2014
Minggu, 14 September 2014
 
Kapanlagi.com - Festival Film Bandung menjadi gong pembuka deretan ajang penghargaan perfilman di tanah air untuk tahun ini. Dari banyak ajang penghargaan yang diadakan di tanah air, FFB menjadi salah satu yang bergengsi dan punya sejarah panjang di perfilman Indonesia.

Tepat pukul 21.00 penghargaan bergengsi yang digagas oleh Forum Film Bandung ini dimulai. Sebanyak 19 kategori yang terdiri dari 11 nominasi telah dibacakan. Nominasi ini dibagi menjadi 3 yaitu kategori Film Nasional, kategori Sinetron Seri dan kategori Film Televisi.
 
________________________________________
 
Ini Dia Pemenang Apresiasi Film Indonesia 2014
Minggu, 14 September 2014
 
Jakarta - Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2014 telah digelar di Istana Maimun, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/9/2014). Dalam acara itu dianugerahkan penghargaan untuk 17 kategori film pilihan terbaik.

Film 'Sebelum Pagi Terulang Kembali' memperoleh Apresiasi Film Cerita Panjang Bioskop. Piala Dewantara pun berhasil didapat oleh film karya sutradara Lasja F Susatyo itu.
 
________________________________________
 
'THE RIGHT ONE' Siap Tayang di Festival Film Internasional
Sabtu, 13 September 2014
 
Kapanlagi.com - Bangga dan bahagia, itulah yang kini tengah dirasakan oleh Gandhi Fernando. Bagaimana tidak, film THE RIGHT ONE yang ia produseri berhasil tayang di Pyongyang Internasional Film Festival di Korea Utara.

Gandhi tidak menyangka, film yang juga ia bintangi itu bisa masuk ke festival itu. Padahal ada banyak saingan lain yang juga berharap bisa masuk ke ajang yang diselenggarakan pada 17-24 September mendatang.
 
________________________________________
 
Reza Rahadian dan Acha Septriasa Jatuh Cinta Lagi di Trailer 'Strawberry Surprise'
Sabtu, 13 September 2014
 
WowKeren.com - Reza Rahadian dan Acha Septriasa kembali beradu akting dalam film terbaru mereka. Jumat (12/9), Reza dan Acha tampil dalam trailer terbaru untuk film "Strawberry Surprise".

Trailer "Strawberry Surprise" menghadirkan Reza dan Acha yang kembali jatuh cinta setelah lama tak bertemu. Video berdurasi 2 menit ini menampilkan hubungan pasangan yang diibaratkan sebagai buah strawberry dengan rasa manis, masam dan tak terduga.
 
________________________________________
'Tabula Rasa' Jadi Film Panjang Pertama Adriyanto Dewo sebagai Sutradara
Jumat, 12 September 2014
 
Jakarta - Tabula Rasa adalah sebuah film bergenre drama keluarga yang mengangkat budaya dan masakan Minang. Ini adalah film panjang pertama sutradara Adriyanto Dewo.

Sebelumnya film pendek karyanya “Nyanyian Para Pejuang Sunyi” mengantarkannya ke penghargaan Sutradara Terbaik di Festival Film Indonesia keenam di Melbourne, Australia. Tak hanya itu, film pendeknya “Menunggu Warna” juga baru saja memenangkan Film Pendek Terbaik di festival film Europe on Screen pada bulan Mei tahun ini.
 
________________________________________
 
Unik: Restoran Padang Dukung Pemutaran 'TABULA RASA'
Jumat, 12 September 2014
 
Kapanlagi.com - Berbagai reaksi positif mulai dituai film TABULA RASA meski belum diputar di bioskop-bioskop tanah air. Terlebih lagi dari masyarakat Minang yang menjadi latar belakang di film besutan Adriyanto Dewo ini.

Saking banyaknya dukungan yang datang, diakui Sheila Timothy selaku produser, sebuah restoran masakan Padang ternama pun ikut memberi dukungan penuh terhadap TABULA RASA. "Kita dapat sponsor dari rumah makan Padang, dia bakal support kita nanti. Sudah dari kemarin sih, tapi menjelang rilis film ini bakal ada surprise lagi," kata Sheila kepada tim KapanLagi.com®, Senin (8/9).
 
________________________________________
 
Dari Gubernur Hingga Presiden, Semua Berebut Masuk Bioskop
Jumat, 12 September 2014
 
Kapanlagi.com - Semenjak meledaknya film HABIBIE & AINUN dunia film tanah air mulai mengalihkan pandangannya ke sosok penting tanah air. Tokoh yang muncul tidak lagi murni fiksi akan tetapi diadaptasi dari kisah nyata.

Setelah HABIBIE & AINUN, muncul beberapa judul film sejenis di tahun-tahun selanjutnya. Para pembuat film mulai meluncurkan naskah-naskah mengenai para pejabat pemerintahan. Memang sosok-sosok tersebut sangat lekat dengan masyarakat Indonesia yang dekat dengan dunia politik.
 
________________________________________
 
Film Dokumenter dan Eskperimental di Festival Arkipel 2014
Jumat, 12 September 2014
 
Citizen6, Jakarta Sejak kemarin Kamis, 11 September 2014 Forum Lenteng menyelenggarakan Festival Film Dokumenter dan Eksperimental Internasional ARKIPEL di Kineforum-Taman Ismail Marzuki, Goethe Haus, dan gedung Produksi Film Negara.

Festival yang diselenggarakan hingga 21 September tersebut menampilkan film-film dokumenter dan eksperimental dari seluruh dunia dengan berbagai macam pendekatanm baik dari estetika bahasa sinema, proses pembuatan ataupun isu-isu sosial yang diangkat.
 
________________________________________
 
Plan Indonesia Gelar Kompetisi Film Pendek
Jumat, 12 September 2014
 
Metrotvnews.com, Jakarta: Plan International Indonesia menggelar kompetisi film pendek tingkat nasional untuk merayakan Hari Anak Perempuan se-Dunia (International Day of the Girls), yang jatuh pada 11 Oktober. Kompetisi sekaligus menyosialisasikan kampanye BIAAG (Because I Am A Girl), kampanye persamaan hak dan akses bagi anak perempuan di berbagai bidang, utamanya pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Film yang akan dilombakan harus masuk dalam tema besar “Memberdayakan Remaja Perempuan: Memutus Lingkar Kekerasan.”
 
________________________________________
 
Yang Ketu7uh, Film Dokumenter ‘Pertempuran’ Jokowi vs Prabowo
Jumat, 12 September 2014
 
Pemilihan presiden tahun ini mungkin bisa dibilang sebagai Pemilu paling bersejarah dan sekaligus penuh drama yang pernah diselenggarakan di negara kita.

Carut-marut dari sebelum hingga setelah proses pemilihan presiden beberapa waktu lalu ternyata terlah berhasil ‘diabadikan’ oleh 19 videografer tanah air dan terkumpul dalam sebuah film dokumenter berjudul ‘ Yang Ketu7uh‘.
 
________________________________________
 
Sutradara Film Ini Himbau Kepala Daerah Jangan Ragu Bikin Film
Jumat, 12 September 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Sutradara film Erau Kota Raja, Bambang Driaz, menghimbau para kepala daerah di Indonesia agar jangan ragu membuat film yang mengangkat keindahan alam dan budaya lokal. Menurutnya, film bisa menjadi wahana baru dalam mempromosikan sisi pariwisata sebuah daerah.

Bambang memberi contoh yakni dibuatnya film Erau Kota Raja yang bertujuan untuk mendongkrak pariwisata di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Untungnya, Erau Kota Raja didukung penuh oleh Bupati Kukar, Rita Widyasari.
 
________________________________________
 
Film 'Mantan Terindah' Bidik 1 Juta Penonton
Kamis, 11 September 2014
 
Bandung - Film 'Mantan Terindah' garapan rumah produksi Keana dan Berlian Entertainment segera rilis 6 November mendatang. Film yang diproduseri Marcella Zalianty ini menargetkan satu juta penonton.

"Lagu Mantan Terindah-nya Kahitna ini seksi untuk judul film. Kami ya optimis bisa menarik penonton. Modal dasarnya, ya orang-orang yang suka Lagu Mantan Terindah, trus siapa sih yang tidak pernah berhubungan? Ya pasti punya mantan. Ya satu juta orang lah," ujar Dino Hamid, CEO Berlian saat berkunjung ke Kantor Trans Corp Biro Bandung, Kamis (11/9/2014).
 
________________________________________
 
Dikritik Perankan Jokowi, Ben Joshua: Lihat Filmnya Nanti
Kamis, 11 September 2014
 
Jakarta - Aktor Ben Joshua mengaku mengidolai sosok Presiden Indonesia Terpilih 2014, Joko Widodo (Jokowi). Ia pun senang saat dipilih menjadi orang yang memerankan Jokowi untuk film terbarunya 'Jokowi Adalah Kita'. Bagaimana dengan kritik yang datang?

"Aku senang banget bisa dipilih karakter Jokowi, karena dari awal dukung beliau supaya jadi Presiden. Akhirnya kesampaian juga. Jadi ketika deal peran ini aku sudah siap banget," kata Ben, saat ditemui di lokasi syuting di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, Kamis (11/9/2014).
 
________________________________________
 
Maria Selena Akan Syuting Film 'The Lake' di Hutan Angker
Kamis, 11 September 2014
 
WowKeren.com - Maria Selena akan memulai debut layar lebarnya dengan membintangi film "The Lake". Sayangnya, film pertama itu bertema horor dan mengharuskan Maria syuting di hutan angker.

Maria pun mengaku membekali dirinya dengan doa selama 3 minggu akan syuting di hutan angker tersebut. "Lebih banyak doa karena ini film horor. Terlebih lokasinya creepy ya," ujar Maria saat acara syukuran "The Lake" di Jakarta, Senin (8/9).
 
________________________________________
Inilah Perasaan Fahri Azmi Saat Jadi Cameo di 'MALAM MINGGU MIKO'
Kamis, 11 September 2014
 
Kapanlagi.com - Fahri Azmi merupakan aktor pendatang baru di dunia perfilman. Belum banyak judul film yang ia bintangi hingga saat ini. Akan tetapi ia tetap setia terlibat dalam produksi sinema layar lebar walau hanya jadi cameo.

Muncul sebagai cameo di film MALAM MINGGU MIKO MOVIE tak membuat Fahri Azmi kecil hati. Pasalnya meskipun cuma sekian menit tampil di film, adegan Fahri juga muncul di trailer. Hal itulah yang membuatnya bangga.
 
________________________________________
 
Mentari De Marelle, 'Casting Raditya Dika Beda Dengan Yang Lain'
Kamis, 11 September 2014
 
Kapanlagi.com - Kebiasaan Raditya Dika untuk mengajak gadis-gadis cantik dalam setiap filmnya tidak pernah berubah. Setelah Eriska Rein, Franda, Sonya Pandawarman, dan Dahlia Poland kali ini Dika mengajak nama baru. Siapakah dia? Ia adalah Mentari De Marelle.

Mentari De Marelle menjadi cewek istimewa di film MALAM MINGGU MIKO MOVIE karena menjadi sasaran 'tembak' Miko. Untuk mendapatkan peran itu, Mentari mengaku sempat grogi saat di-casting Dika. Terlebih cara casting komedian sekaligus novelis tersebut bisa dibilang unik.
 
________________________________________
 
Alasan Bupati Kutai Kartanegara Kekeuh Bikin Film Erau Kota Raja
Kamis, 11 September 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, amat bangga dengan dibuatnya film Erau Kota Raja. Di balik film yang mendapuk Nadine Chandrawinata sebagai bintang utamanya tersebut, ada impian besar yang tersimpan di benak Rita.

Sejatinya, Erau Kota Raja mengangkat tentang nilai-nilai budaya yang ada di tanah Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara. (Kukar) Dengan begitu, Rita berharap agar masyarakat Indonesia sadar bahwa Kukar juga menyimpan potensi wisata, bukan hanya sebagai daerah pertambangan semata.
 
________________________________________
 
Remember When, Film Perdana Stella Cornelia Rilis Trailer Romantis
Kamis, 11 September 2014
 
Menyusul kesuksesan ‘Refrain‘, satu lagi novel karya Winna Effendi berjudul ‘Remember When‘ yang turut diangkat ke layar lebar.

Film produksi Rapi Films ini ditulis skenarionya oleh Haqi Achmad, penulis skenario adaptasi untuk ‘Refrain‘ yang juga telah menjadi salah satu film Indonesia terlaris tahun lalu.
 
________________________________________
 
Pemutaran Kolektif 'Rocket Rain' di Surabaya
Rabu, 10 September 2014
 
Salah satu film yang diputar pada 'Kolektif Surabaya' adalah Rocket Rain arahan Anggun Priambodo. Rocket Rain berkisah tentang Culapo, seniman video yang sedang mengerjakan proyek terbarunya, dikunjungi oleh seorang teman yang sudah lama tidak menghubunginya, Jansen. Ternyata Jansen mengalami masalah pernikahan dan sedang menimbang untuk bercerai. Culapo juga pernah mengalami masalah pernikahan hingga akhirnya bercerai. Jansen ingin bertukar pikiran dengan Culapo sebelum ia memutuskan nasib pernikahannya.
 
________________________________________
 
Rabu, 10 September 2014
 
Bagi seorang Fandy Christian, kredibilitas seorang sutradara menjadi alasan penting bagi dirinya untuk bermain dalam sebuah film. Hal inilah yang menjadi pertimbangan Fandy ketika bersedia untuk bermain dalam film drama komedi terbaru Aku, Kau & KUA. Ketika ia tahu bahwa yang menjadi sutradara film produksi Starvision ini adalah Monty Tiwa, ia tak kuasa menolak.

"Buat saya pribadi, bermain di film arahan Om Monty adalah suatu kesempatan dan peluang yang besar buat saya untuk menambah wawasan di dunia film lebih jauh. Lihat saja film Get Married yang sekuelnya paling banyak dan itu di direct sama Om Monty," ujar aktor yang saat ini dekat dengan Dahlia Poland.
 
________________________________________
 
Sambangi Hasyim Muzadi, Sutradara dan Bintang 'Haji Backpacker' Minta Dukungan
Rabu, 10 September 2014
 
Jakarta - Sebelum filmnya tayang perdana pada 2 Oktober, sutradara dan bintang 'Haji Backpacker' meminta dukungan ke berbagi pihak, salah satunya mantan Ketua NU Hasyim Muzadi. Danial dan Abimana memaparkan visi filmnya yang mengangkat tema transformasi spiritual.

Kedatangan Danial bersama Abimana pun disambut baik oleh Hasyim Muzadi dikediamannya di kawasan Prapanca, Jakarta Selatan, Rabu (10/9). Diskusi soal film dan tema spiritual berjalan dengan hangat.
 
________________________________________
 
Animasi 3D Mahasiswa UBL Terbaik di Taiwan
Rabu, 10 September 2014
 
Skalanews - Hasil karya animasi 3D mahasiswa Universitas Budi Luhur terpilih sebagai salah satu karya terbaik dalam kompetisi animasi 3D Asiagraph Reallusion Award 2014 di National Yunlin University of Science and Technologi, Taiwan.

"Karya mahasiswa UBL dengan judul 'Happinest of Ghost', terpilih sebagai salah satu karya terbaik kompetisi animasi 3D," kata Kaprodi Fakultas Ilmu Komunikasi UBL Rocky Prasetyo Jati di Tangerang, Rabu (10/9).
 
________________________________________
 
Malam Minggu Miko, Komedi Galau Para Jomblo
Rabu, 10 September 2014
 
Galau akibat cinta membuat Raditya Dika produktif. Ia tak hanya membeberkan pengalaman cinta pertamanya dalam film Marmut Merah Jambu. Dika rupanya juga tertarik dengan perilaku para jomblo ketika malam minggu. Cowok kelahiran tahun 1984 ini pun membuat riset kecil-kecilan di antara teman-teman sekelilingnya.

Tak dinyana, aktor-penulis-komedian-sutradara ini mendapat banyak jawaban menarik dari riset kecilnya tersebut. Dika kemudian merangkai jawaban-jawaban tersebut dalam film terbarunya, Malam Minggu Miko--di mana ia kembali berperan sebagai Miko.
 
________________________________________
 
Herjunot Ali Optimistis Filmnya Bakal Ditonton Berulang Kali
Rabu, 10 September 2014
 
Kapanlagi.com - Herjunot Ali mengaku senang karena film yang dibintanginya akan diputar kembali di bioskop. Filmnya yang berjudul TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK akan segera diputar kembali dalam versi yang berbeda, lebih panjang durasinya. Itulah sebabnya versi ini dinamakan versi extended.

Dengan jadwal penayangan yang sudah dekat, 11 September, Junot tak sabar melihat banyak penonton kembali menyaksikan aktingnya sebagai Zainuddin dalam film.
 
________________________________________
 
Film Pelajar Purbalingga Merajai Nomine AFI 2014
Selasa, 9 September 2014
 
TEMPO.CO, Purbalingga - Kota Purbalingga ternyata memiliki prestasi membanggakan di dunia seni. Prestasinya adalah sejumlah film pelajar dan Festival Film Purbalingga masuk nomine Apresiasi Film Indonesia 2014 (AFI) dan nomine sebagai penyelenggara festival yang konsisten mengapresiasi karya film pelajar. (Baca: Film Erau Kota Raja dari Kabupaten Kutai)

"Ini ajang bergengsi, tentu kami sangat bangga," kata Achmad Ulfi, sutradara film dokumenter pelajar berjudul Penderes dan Pengidep, Selasa, 9 September 2014.
 
________________________________________
 
Ini Dia Trailer Film 'Garuda 19'
Selasa, 9 September 2014
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah merilis poster resmi beberapa waktu lalu, film Garuda 19 kembali merilis materi terbaru. Kali ini adalah trailer berdurasi dua menit 24 detik.

Trailer tersebut menggambarkan bagaimana Indra Sjafri (Mathias Mucus) berburu pemain terbaik ke berbagai daerah di Indonesia. Bersama stafnya, ia mengamati banyak pemain yang tengah bertanding di sejumlah komopetisi.
 
________________________________________
 
Henky Solaiman: Jangan Hanya BBM, Film juga Perlu Disubsidi
Selasa, 9 September 2014
 
Tahun 2014 menjadi salah satu tahun yang cukup sibuk bagi aktor kawakan Henky Solaiman di panggung layar lebar. Setelah Comic 8, Modal Dengkul, Tania, Bajaj Bajuri, dan Mengejar Malam Pertama, pria yang dulu pernah menjadi manajer sebuah perusahaan swasta ini kembali terlibat dalam film terbaru Raditya Dika, Malam Minggu Miko Movie.
 
Kali ini, Ia berperan sebagai Bapak Anca, seorang pembantu berdarah biru yang secara turun-temurun senantiasa mendedikasikan hidupnya pada sang majikan. Usai pemutaran film terakhirnya itu, Henky bercerita banyak soal pengalamannya berkolaborasi dengan sineas-sineas muda, pandangannya terhadap sebuah peran, sampai pada dinamika perfilman Indonesia.
 
________________________________________
 
Ada Pengalaman Pribadi Raditya Dika di Malam Minggu Miko The Movie
Selasa, 9 September 2014
 
JAKARTA - Raditya Dika turun tangan langsung dalam pengarapan Malam Minggu Miko The Movie dengan menjadi produser dan sutradara. Menjadi sutradara dalam film itu, Radit tentu harus mengasah otak agar film itu tidak sama dengan serial televisi yang lebih dahulu terkenal.

Pengalaman pribadi pun dia masukkan dalam penggalan cerita film tersebut. Kegelisahan seorang jomblo yang umum dilakukan dan dimasukkan dalam skenario film. Agar film yang digarapnya menjadi universal, dan dirasakan seluruh penonton.
 
________________________________________
 
Nantikan Nyanyian Keroncong Reza Rahadian di Film Terbaru
Selasa, 9 September 2014
 
Kapanlagi.com - Ada yang spesial dari penampilan Reza Rahadian di film terbarunya. Ia tak hanya akan menunjukkan kepiawaiannya dalam berakting tapi juga persembahan suara merdunya dalam lagu keroncong.

Dalam film GURU BANGSA TJOKROAMINOTO, Reza Rahadian dituntut oleh sutradara Garin Nugroho untuk menyanyikan lagu Terang Bulan dalam filmnya. Ini menjadi hal baru bagi Reza. Beruntung ia mendapat bimbingan langsung dari Andi Rianto dalam pelaksanaannya.
 
________________________________________
 
Uniknya 'TABULA RASA', Salah Adegan Berarti Perut Kenyang
Selasa, 9 September 2014
 
Kapanlagi.com - Secara teknis, sutradara Adriyanto Dewo tidak mengalami kesulitan berarti saat menjalani proses syuting TABULA RASA. Hanya saja, ia harus menjaga mood para pemain di kala salah melakukan sebuah adegan. Berbeda dengan film lainnya, take ulang berarti harus bersiap perut terisi penuh.

Ya, bisa dibayangkan, berapa banyak makanan yang disantap pemain jika aktingnya tak sesuai dengan keinginan sang sutradara. Apalagi film produksi LifeLike Pictures itu mengangkat filosofi dari sebuah makanan.
 
________________________________________
 
Margin, Si Kembaran Dewi Perssik Jadi 'Pengikut' Nyi Roro Kidul
Selasa, 9 September 2014
 
Kapanlagi.com - Masih ingat dengan Margin? Yup, dia adalah si aktris pendatang baru yang digadang-gadang sebagai kembaran pedangdut Dewi Perssik. Setelah awalnya coba menggebrak dunia hiburan melalui tarik suara, kini ia malah lebih aktif tampil di dunia perfilman.

Seperti diketahui, saat ini Margin acap kali muncul di layar kaca, tepatnya pada sinetron Manusia Harimau yang tayang tiap jam 17.00 WIB di salah satu stasiun televisi lokal tanah air. Meskipun cuma berperan sebagai tokoh pendukung di sinetron itu, rupanya kualitas akting Margin mampu merebut perhatian para produser film.
 
________________________________________
 
'99 Cahaya di Langit Eropa' Repackage Tayang di Bioskop 30 Oktober
Selasa, 9 September 2014
 
Jakarta - Selain 'Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck' yang akan hadir dengan versi yang lebih panjang pada 11 September mendatang, '99 Cahaya di Langit Eropa' juga akan kembali menyambangi bioskop dengan versi repackage.

'99 Cahaya di Langit Eropa' bagian pertama tayang pada Desember 2013, dan diikuti sekuelnya beberapa bulan kemudian. Untuk versi repackage, dua film tersebut digabung dengan durasi 90 menit.
 
________________________________________
 
Eriska Rein Berhijab di Film 'Aku, Kau & KUA'
Selasa, 9 September 2014
 
Jakarta - Jika dalam beberapa film sebelumnya Eriska Rein selalu memamerkan rambut indahnya, kini aktris berusia 20 tahun itu tampil berbeda di film terbarunya 'Aku, Kau & KUA'. Eriska nampak cantik dan anggun dengan hijab.

Dalam film arahan sutradara Monty Tiwa itu, Eriska memerankan karakter Uci. Dia adalah gadis dengan cerita masa lalu yang kurang menyenangkan, namun bertransformasi menjadi lebih baik.
 
________________________________________
 
Penakut, Ganindra Bimo Malah Berperan di Film Horor 'THE LAKE'
Selasa, 9 September 2014
 
Kapanlagi.com - Aktor sekaligus presenter tampan Ganindra Bimo merupakan sosok yang penakut. Namun suami Andrea Dian ini malah menerima peran dalam film bergenre horor terbaru besutan Jose Poernomo bertajuk THE LAKE.

Selain karena ingin menantang dirinya dari rasa takut, alasan yang membuat Bimo terlibat produksi terbaru Rapi Films ini karena ada nama Jose Poernomo di dalamnya. Pria bertato itu rupanya sangat menyukai salah satu film Jose yakni JELANGKUNG.
 
________________________________________
 
Thailand, Awal Petualangan Mada 'Haji Backpacker'
Selasa, 9 September 2014
 
Jakarta - Kecewa pada hidupnya, Mada (Abimana Aryasatya) memilih untuk berpetualang dari satu negara ke negara lain tanpa direncanakan. Thailand akan menjadi tujuan pertamanya dalam pelarian.

Sutradara Danial Rifky merekam perjalanan Mada yang memasuki babak 'gelap' dan bebas dengan visualisasi khas kehidupan malam di Bangkok. Di sana, ia akan bertemu dengan Marbel, gadis pemijat cantik yang berasal dari Indonesia. Marbel diperankan oleh Laudya Cynthia Bella.
 
________________________________________
 
Selasa, 9 September 2014
 
Bagi Anda penggemar serial Malam Minggu Miko, pastinya sudah menantikan kehadiran Malam Minggu Miko Movie. Dan bukan hanya Raditya Dika sebagai Miko yang dinanti-nantikan, juara Stand Up Comedy Indonesia Season 1, Ryan Adriandhy juga pasti sudah membuat Anda tergelitik penasaran.

Membintangi layar lebar untuk pertama kalinya, apalagi berangkat dari sebuah serial yang dapat dikatakan penuh kenangan, apa yang kiranya dirasakan Ryan?
 
Produsen Film Habibie-Ainun Gelar Syukuran
Produsen Film Habibie-Ainun Gelar Syukuran
Produsen Film Habibie-Ainun Gelar Syukuran

Hai semua,

Kompetisi FilmBox periode April - Juni 2014 telah resmi ditutup.

Berikut ini adalah pemenang Kompetisi FilmBox tersebut:

1. Film pemenang Kompetisi FilmBox pilihan Juri tamu (Prima Rusdi) adalah:

    “LELUNGA” karya Sutradara : Yudhistira Dwi Pranata, Oldy Pandu Nugraha

Berikut komentar Prima Rusdi mengenai pemenang pilihannya:

LELUNGA (5:50) : Film yang di ceritakan dengan baik tentang seorang wanita yang pada usia tuanya masih bisa bermimpi. Meskipun ia tampaknya hidup kesepian, dia masih bisa melakukan perjalanan. Hal ini cocok untuk diceritakan kisahnya melalui animasi yang dilakukan oleh pembuat film, dan secara teknis saya harus mengatakan bahwa pembuat film unggul dalam hal ini. Menghibur, efektif / diceritakan dengan baik, fokus dan ringkas. “LELUNGO” yang merupakan bahasa jawa yang mempunyai arti “Perjalanan/berkeliling”. Pendeknya, setiap elemen yang di pergunakan dalam film animasi ini sangat baik, termasuk judul.

2. Film pemenang Kompetisi FilmBox Special Mention dari IdFilmCentre adalah:

    " Drive Safely " karya Sutradara : Anka Atmawijaya Adinegara

Berikut adalah motivasi dari IdFilmCentre untuk pemenang pilihan mereka:

IdFilmCenter memilih film animasi “Drive Safely” sebagai pemenang. Pembuat film bisa membuktikan bahwa 30 detik cukup untuk membuat film yang bagus. Dengan hanya 30 detik pembuat film memaksimumkan penggunaan animasi, suara dan music untuk menciptakan emosi dan sangat jelas bahwa pembuat film ingin mengatakan : “Drive Safely

 

Selamat kepada pemenang

 
_________________________________________
 
INSOMNIA 2015
 
INSOMNIA 2015 mengusung tema “BUDAYA DAN WARISAN BANGSA INDONESIA” yang merupakan film - film pendek yang akan menceritakan kisah mengenai budaya dan warisan bangsa Indonesia yang unik dengan mengetengahkan pendidikan dan nilai - nilai moral serta memiliki pesan kuat dalam ceritanya baik secara tersirat maupun tersurat. Jadwal pengumpulan film pada tanggal 10 Agustus 2014 – 28 Februari 2015 (Cap Pos). Durasi film maksimal 15 menit. Film adalah produksi tahun 2013/2014/2015. Keterangan lebih lanjut lihat di sinema60jakarta.com
 

Documentary Days Videos Competition 2014

Documentary Film Competition adalah salah satu rangkaian acara dalam Documentary Days 2014. Documentary Film Competition adalah kompetisi film-film dokumenter yang bertujuan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para kreator film-film dokumenter di seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka dari tanggal 1 Juli 2014 sampai 30 Oktober 2014. Peserta harus mengirimkan film dokumenter yang bertema “Voice of the Voiceless: Speaking on Behalf of The Unheard”. Tahun produksi 2010-2014.Durasi film dokumenter maksimal 30 menit, termasuk untuk title dan credit. Keterangan lebih lanjut lihat di documentarydaysfeui.com

 
 
 
 
 
 
 
Cinemokrasi

Pendaftaran dibuka dari tanggal 13 Juli 2014. Formulir dalam bentuk soft paling lambat diterima oleh panitia pada tanggal  01 Agustus 2014 pukul 23.00 WIB. Dan Film dikirim ke alamat FORMAH PK Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Jalan MT. Haryono No. 169   paling lambat 15 September 2014. Peserta Lomba merupakan Mahasiswa atau Umum. Tema Film “Perjalanan Menuju Indonesia Demokrasi”. Batas durasi film maksimal 15menit. Batas pengiriman Film yaitu 15 September 2014. Keterangan lebih lanjut lihat di demokrasifeztivalkampus.tumblr.com

 

 

 

 

Festival Film Pelajar Jogya (FFPJ) 2014

Festival Film Pelajar Jogja adalah ruang belajar bersama, berbagi dan silaturahmi komunitas dan karya film pelajar tingkat sekolah menengah atas dan yang setara. Kategori karya FIKSI (live action & animasi), DOKUMENTER dan VIDEO MUSIK. Tema bebas. Tahun produksi 2014. Durasi maksimal 10 (sepuluh) menit (sudah termasuk opening dan credit title). Pengiriman karya paling lambat lambat 1 Nopember 2014 (cap pos). Keterangan lebih lanjut lihat di filmpelajar.com

 

 

_________________________________________

Jadwal Pemutaran Film Untuk Pusat Kebudayaan pada Bulan September 2014

Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta
Pusat Kebudayaan Perancis
Pemutaran film pukul 13:00 WIB
 
IFI Salemba
Belum ada jadwal
 
IFI Wijaya
Belum ada jadwal
 
Institut Francais Indonesia (IFI), Bandung
Pusat Kebudayaan Perancis
Pemutaran film setiap Senin pukul 17:00 WIB
Belum ada jadwal
 
Goethe Haus Jakarta
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
 
9 September 2014     :Seelenvöge (Sutradara: Thomas Riedelsheimer)
                                         Jerman
23 September 2014  : Poscard From the Zoo (Sutradara: Edwin)
                                         Indonesia, 2012, 95 Menit
 
Erasmus Huis Jakarta
Pemutaran film pukul 13:30 WIB & 16:00 WIB
 
Istituto Italiano di Cultura
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
 
5 September 2014  : Mai + Come Prima (Sutradara: Giacomo Campiotti)
                                        Italia, 2005, 106 Menit

Japan Foundation

Pemutaran film 
Belum ada jadwal
 
Pusat Kebudayaan Korea
Pemutaran film
Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Jakarta
Pemutaran film  Journey and Recording The City
 
 26 September 2014
16.30 - 17.00  :  Zona of Initial Dilution|Antoine Boutet|30 min|2006|France
17.00 - 18.00  : Tales From Jakarta|Omnibus|56 min|2010|Indonesia
18.00 - 18.45  : Diskusi
18.45 - 19.15  : Train Journal|Tran thanh Hien|7 min|2010|Vietnam
                            Insein Rhythm|Soe Moe Aung|11min|2013|Myanmar
                            The Old Photographer|Thet Oo Maung|15 min|2013|Myanmar
 
 
27 September 2014
14.00 - 14.30  : Kembali Merajah Mentawai|Rahung Nasution|30 min|2011|Indonesia
14.30 - 15.00  : Padang In Carnival|Lidia K. Afrilita|20 min 30 sec|2012|Indonesia
15.00 - 16.30  : Eliana, Eliana|Riri Riza|83 min|2002|Indonesia
 
 
Bentara Budaya Bali
Pemutaran film KENAPA DEMOKRASI ?
 27-28 September 2014, Pukul 17.00 Wita. Info lebih lanjut lihat di bentarabudayabali.wordpress.com

___________________________________________

Program Kineforum : Program September 2014
 
                         
 

 

 

 

 

Tentang Indonesian Film Center | Kebijakan Privasi | Berkas Hukum | Periklanan | Bantuan | Kontak kami