Login | Daftar
Semua Daftar Pesanan
Kosong
IdFilmCenter
@idfilmcenter
Beritahu teman
Berita
Messageboard
Blog
Bantuan
Kontak kami
Beri donasi ke Indonesian Film Center. Bantu kami melestarikan dan merestorasikan Materi Audio-Visual Indonesia. Lihat juga Tentang kami.
Berita Terbaru
IdFilmCenter News & Agenda
'Triangle' Dikritik, Deddy Corbuzier dan Sutradara 'The Raid' Perang Panas di Instagram
Senin, 31 Agustus 2015
 
WowKeren.com - Film pendek garapan Deddy Corbuzier, "Triangle the Golden Side" terbilang cukup sukses. Sejak diunggah pada Senin (24/8) lalu, film yang mengusung genre action ini sudah ditonton hampir 1 juta orang di YouTube. 

Namun, di balik kesuksesan tersebut, muncul sebuah kritikan yang cukup pedas. Tak tanggung-tanggung, kritikan tersebut datang dari sutradara film besar, "The Raid", Gareth Evans
 
____________________________________
 
Kenapa Jumlah Penonton Film Indonesia Fluktuatif?
Minggu, 30 Agustus 2015
 
Muvila.com – Adakah penonton film Indonesia? Jawabnya, tentu saja ada. Kalau tidak ada, jumlah produksi film Indonesia tidak akan bertambah setiap tahunnya. Ada antusiasme besar dari para pembuat film dan juga investor untuk terus memproduksi film. Secara bisnis dan ekonomis, membuat film di Indonesia memang tetap berpotensi besar untuk meraih profit. Akan tetapi, faktanya, dalam lima terakhir jumlah penonton film Indonesia di bioskop ternyata fluktuatif.
 
____________________________________
 
Film '3', Perbedaan Tiga Orang Sahabat di Tahun 2036
Minggu, 30 Agustus 2015
 
Kapanlagi.com - Film 3 (Tiga) akan segera hadir menyapa penonton di bioskop Indonesia bulan depan. Film karya sutradara Anggy Umbara ini bertema tentang persahabatan tiga pria.
 
Tiga pria bersahabat sejak mereka masih kecil. Ketika dewasa, ada perbedaan di antara mereka yang membuat ketiganya memilih berada di jalan masing-masing. Perbedaan tersebut membuat ketiganya memiliki cara pandang yang tak sama dan dari situ lah mereka harus menyelesaikan masalah di tengah idealisme.
 
____________________________________
 
Ribuan Orang Tonton Film G30S/PKI di Kodim Bangkalan
Minggu, 30 Agustus 2015
 
BANGKALAN - Ribuan generasi muda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) dan Putra Putri TNI/Polri se Bangkalan mengikuti nonton bareng (nobar) film G30S/PKI di gedung manunggal Kodim 0829, Minggu (30/8/2015).
 
Para generasi penerus tersebut tampak serius melihat film yang berdurasi 3 jam ini. Kegiatan nonton bareng itu diadakan Kodim 0829 Bangkalan bertujuan agar anak muda bisa mengetahui sejarah yang sebenarnya terkait pemberontakan PKI.
 
____________________________________
 
Konten Paling Segar, Agus Kuncoro Yakin Film '3' Bakal Berbeda
Minggu, 30 Agustus 2015
 
Kapanlagi.com - Industri film tanah air akan segera diramaikan oleh sebuah tontonan berkualitas berjudul 3. Tak hanya kisahnya saja yang menarik, banyak aktor dan aktris beken yang menjadi bintang dalam film arahan Anggy Umbara ini.
 
Salah satu aktor beken yang menjadi bintang di film ini adalah Agus Kuncoro. Pria kelahiran Jakarta itu bakalan menunjukkan akting terbaiknya melalui tokoh Mimbo yang ia perankan.
 
____________________________________
 
Membaca Arus Baru Film Asia
Minggu, 30 Agustus 2015
 
TEMPO.CO , Makassar: Siti, perempuan 24 tahun, harus menanggung seluruh beban keluarganya, setelah suaminya, Bagus, kecelakaan saat melaut. Tak hanya mengurusi suaminya yang lumpuh, Siti juga harus mengurusi putranya Bagas dan mertuanya Darmi.

Keluarga ini makin terjepit karena kapal Bagus yang baru dibeli dan hilang dalam kecelakaan tersebut dibeli dengan berutang. Siti harus berjuang seorang diri, bekerja siang dan malam. Pada siang hari, Siti berjualan peyek jingking di Parangtritis. Malamnya, ia bekerja sambilan sebagai pemandu karaoke.
 
____________________________________
 
Rizal Djibran Klaim Namanya Dicatut Tanpa Izin di Film 'Turunnya 7 Bidadari'
Minggu, 30 Agustus 2015
 
Jakarta - Pesinetron Rizal Djibran kembali tersangkut masalah hukum. Jika pada 2013 lalu Rizal dituduh menjadi pelaku penggelapan dana, kini justru dia mengklaim sebagai korban.

Rizal Djibran mengaku bahwa namanya sudah dicatut secara tidak bertanggung jawab oleh rumah produksi film bernama D'Ria Citra Sinema. Nama Rizal, masuk ke dalam materi promosi sebagai peran utama di film 'Turunnya 7 Bidadari'.
 
____________________________________
 
Raffi Ahmad Gabung Hengky Kurniawan di Film 'Black Honeymoon'?
Sabtu, 29 Agustus 2015
 
WowKeren.com - Kabar bahagia kembali datang untuk para penggemar Raffi Ahmad. Pasalnya, belum lama ini Raffi disebut-sebut akan bermain dalam salah satu film terbaru Indonesia, "Black Honeymoon. 

"Black Honeymoon" sendiri merupakan film garapan artis Hengky Kurniawan. Dalam film tersebut, Hengky bertindak sebagai pemain sekaligus sutradara. Skenario film bergenre thriller itu ditulis juga oleh Hengky bersama salah satu rekannya, Arung Wardana.
 
____________________________________
 
 
Garap "Ant-Man," Animator Indonesia Ronny Gani Tertantang
Sabtu, 29 Agustus 2015
 
WASHINGTON DC – Setelah rampung menggarap animasi untuk film superhero“the Avengers: Age of Ultron,” bersama timnya, belum lama ini animator Indonesia, Ronny Gani beserta sekitar 20 animator lainnya di perusahaan efek visual Double Negative, tempat ia bekerja di Singapura, dihadapi dengan tantangan yang baru ketika harus menggarap animasi untuk film Marvel yang lain, “Ant-Man.”
 
____________________________________
 
3 Dara Akan Jadi "Tamparan" untuk Para Lelaki
Sabtu, 29 Agustus 2015
 
JAKARTA - Adri Octavian ingin film terbarunya, 3 Dara menjadi karya romantis yang penuh makna.
"Jadi memang kenapa saya buat film Tiga Dara ini karena saya ingin membuat karya yang berbeda dan memang genre dari film ini komedi romantis. Banyak pesan yang ingin disampaikan juga di film ini," kata Adri saat ditemui di Balai Kartini, Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.
 
____________________________________
 
Dalam Film Terbaru, Tora Sudiro "Dikutuk" Jadi Pria Kemayu
Jumat, 28 Agustus 2015
 
JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Tora Sudiro kembali meramaikan layar lebar dengan akting kocaknya dalam film komedi romantis 3 Dara yang disutradarai Ardy Octaviand. Kali ini, pria bertato itu memerankan tokoh Affandi, seorang laki-laki beristri yang dikutuk memiliki perasaan lembut layaknya perempuan akibat kelakuannya yang tak menyenangkan. 

"Jadi ada tiga cowok yang womenizer, suatu malam mempermalukan seorang perempuan sampai akhirnya mereka dikutuk. Terus perasaan mereka berubah seperti wanita. Tora di sini sebagai Affandi, pria beristri yang enggak pernah anggap istrinya penting," ujar Ardy dalam jumpa pers di Kompas Karier Fair, Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2015).
 
____________________________________
 
Ditemukan, Versi Lain Film G30S PKI
Jumat, 28 Agustus 2015
 
TEMPO.CO, Jakarta - Mereka yang besar di zaman Orde Baru pasti mengingat film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI yang rutin diputar ulang di televisi setiap 30 September. Pegiat Forum Lenteng Hafiz Rancajale dan Pendiri Ruang Rupa ternyata menemukan versi lain film yang disutradarai Arifin C. Noer ini. 

“Filmnya berasal dari 1970-an dan saya rasa dibuat oleh pihak militer,” ujarnya ketika ditemui usai diskusi Peristiwa 65 dalam Konteks Medium (Filem) di Institut Kesenian Jakarta, 27 Agustus 2015.
 
____________________________________
 
Kritik Terhadap Antropologi dan Etnografi
Jumat, 28 Agustus 2015
 
TEMPO.CO, JAKARTA—Suku Yanomani yang hidup di belantara Amazon selama dasawarsa 1960-1970an sempat menjadi primadona riset antropologis karena keasliannya yang belum terjamah dunia luar. Tiga puluh tahun kemudian, gugatan dilancarkan pada peneliti di era itu. Nicholas Chagnon, peneliti yang tinggal lama di sana dikritik sesama antropolog Kenneth Good. Sebab, Chagnon menggambarkan suku Yanomani sebagai suku bengis yang suka berperang. Riset Chagnon yang menyebut malprotein terjadi dalam suku tersebut juga dikritik habis oleh Kenneth Good yang beristerikan seorang putri dari suku tersebut. Chagnon balik membalas kalau Good adalah seorang pedofil, karena menikahi putri kepala suku yang masih berusia 11 tahun. Good sendiri menerbitkan buku tentang pernikahannya dengan putri Yanomani layaknya kisah cinta antara peneliti dan objek yang diteliti.
 
____________________________________
 
Potret Represi dalam Arkipel 2015
Jumat, 28 Agustus 2015
 
TEMPO.CO, Jakarta -Dalam gelap malam, sekelompok lelaki bergerak dalam diam melewati rumput-rumput yang tinggi. Mereka lantas mengeluarkan tangga untuk memanjat dinding. Dua di antara mereka sempat melintasi tembok setinggi lima meter itu. Sisanya kabur karena mendengar tentara datang. “Apa mereka selamat?” “Apa mereka terluka?” Mereka bertanya tentang dua kawan mereka yang telah melintasi tembok di Tepi Barat yang membelah Palestina dan Israel.

 
Layar berganti. Kali ini siang hari di pinggiran jalan raya. Sebuah mobil van menepi, lalu sekelompok perempuan berkerudung dan lelaki berjanggut berlomba naik. “Saya hanya ingin beribadah ke Masjidil Aqsa,” kata salah satu perempuan dalam rekaman itu. “Mengapa mereka menyulitkan kami untuk menyeberang,” katanya. Lalu adegan berganti lagi, kali ini tentang lubang tersembunyi tempat seorang anak laki-laki menyelundupkan roti prancis ke saudaranya di seberang tembok. Bercelana jins dan bersepatu Nike dia berkata, “hidup di sini sulit, tak ada lapangan kerja di sini.”
 
____________________________________
 
Film Baru Pevita Pearce Akan Tayang Perdana di Korea
Jumat, 28 Agustus 2015
 
Bintang.com, Jakarta Film Aach...Aku Jatuh Cinta (AAJC) yang dibintangi Pevita Pearce dan Chico Jerikho memang belum dirilis. Namun film yang disutradarai oleh Garin Nugroho ini sudah membuat Indonesia bangga. Itu karena, AAJC akan diputar untuk pertama kalinya di Busan International Film Festival (BIFF) 2015.
 
Informasi tersebut didapat dari akun Twitter sang sutradara. Garin menyampaikan kalau Aach...Aku Jatuh Cinta akan tayang perdana di BIFF melalui kategori Chaotic Love Poems.
 
____________________________________
 
Ajang Kompetisi Film Bergengsi bagi Mahasiswa Indonesia
Jumat, 28 Agustus 2015
 
Sudah menjadi rahasia umum kebudayaan bangsa Indonesia sangat banyak dan beragam. Terbentang dari Sabang hingga Merauke, kekayaan budaya Indonesia telah termasyhur tidak hanya di tingkat nasional melainkan dipuja masyarakat dunia. Sebut saja wayang. Seni yang telah diakui oleh UNESCO sebagai “Karya Agung Budaya Dunia” ini menjadi warisan berharga yang tetap harus dijaga kelestariannya.

Karya seni lainnya, sebut saja batik kini tidak hanya jadi pakaian para orang tua saat perayaan acara adat, melainkan telah dimodifikasi bentuk dan coraknya hingga dapat digunakan dalam hampir semua lapisan masyarakat untuk semua acara. Tidak hanya masyarakat Indonesia, tokoh-tokoh dunia maupun artis-artis internasional tidak jarang menggunakan batik sebagai pilihan untuk menghadiri acara-acara formal maupun informal. Sebut saja Nelson Mandela, Jesica Alba, Dakota Fanning, hingga Barack Obama kerap terlihat bersinar dengan batik yang telah dimodifikasi dengan model yang menarik.
 
____________________________________
 
Lihat Antusiasnya Pecinta Film Amerika Saksikan 'Badoet' Marchel Chandrawinata
Jumat, 28 Agustus 2015
 
WowKeren.com - Film horor thriller "Badoet" garapan sutradara Awi Suryadi sepertinya benar-benar memikat salah satu komunitas film horor Amerika, Modern Horror. Beberapa waktu lalu, memang terlihat komunikasi antara Awi dengan pihak komunitas yang menyatakan ketertarikannya di Twitter. 

Hingga kini, komunikasi kedua belah pihak masih terlihat intens. Awi juga tanpa ragu menunjukkan aktivitasnya memperbaiki kualitas film pada komunitas tersebut. Yang terbaru, ModernHorror memuji kerja keras Awi untuk mewujudkan tampilan anyar di film "Badoet". 
 
____________________________________
 
 
Film Riri Riza, "Athirah" tayang Juli 2016
Jumat, 28 Agustus 2015
 
Makassar (ANTARA News) - Sutradara ternama asal Makassar Riri Riza menyatakan film terbarunya berjudul "Athirah" direncanakan sudah tayang pada Juli 2016 atau setelah lebaran tahun depan.

"Proses syuting film Athirah sudah selesai, tinggal ditayangkan. Mudah-mudahan setelah lebaran tahun depan sudah bisa kita tayangkan," kata Riri Riza di Makassar, Jumat.
 
____________________________________
 
Riri Riza akui potensi besar sineas Makassar
Jumat, 28 Agustus 2015
 
Makassar (ANTARA News) - Sutradara papan atas Indonesia Riri Riza menyatakan para sineas Makassar sudah membuktikan memiliki potensi untuk berprestasi dalam dunia perfilman baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Dalam dua sampai tiga tahun terakhir ini ada banyak pembuat film dari Makassar yang punya prestasi di tingkat internasional dan salah satunya Aditya Ahmad yang filmnya pernah diputar di Berlin," kata Riri di Makassar, Jumat.
 
____________________________________
 
Tantangan Menangani Pembajakan Film Digital
Jumat, 28 Agustus 2015
 
Kita perlu mengapresiasi langkah Kemenkominfo yang memblokir akses ke 22 situs web yang menayangkan dan memberi akses unduh film lokal tanpa izin pada 18 Agustus 2015. 
 
Penutupan ini tanggapan dari laporan Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi) tiga hari sebelumnya. Langkah ini usaha pertama pemberlakuan Peraturan Bersama Menkumham Nomor 14 Tahun 2015 dan Menkominfo Nomor 26 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Penutupan Konten dan atau Hak Akses Pengguna Pelanggaran Hak Cipta dan atau Hak Terkait Dalam Sistem Elektronik yang merupakan turunan dari UU Nomor 28 tentang Hak Cipta.
 
____________________________________
 
Mengapa Rudy Tak Sutradarai Ada Apa dengan Cinta? 2  
Kamis, 27 Agustus 2015
 
TEMPO.CO, Jakarta - Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra bakal menjadi pemeran utama sekuel film Ada Apa dengan Cinta? (AADC?). Keduanya memerankan film kondang yang pertama kali dirilis pada Februari 2002 itu.

Berbeda dengan tahun 2002, film romantis lanjutan itu kini disutradarai Riri Riza. Produser Mira Lesmana tak punya alasan khusus kenapa tidak kembali memakai Rudy Soedjarwo.
 
____________________________________
 
MD Animation Melepas 120 Karyawan Animator
Kamis, 27 Agustus 2015
 
Muvila.com – Industri film animasi Indonesia sedang diterpa kabar kurang menggembirakan. Salah satu produsen film animasi, MD Animation baru saja memangkas animatornya demi menyiasati biaya operasional.
 
Sebagaimana yang diwartakan oleh Merdeka.com, MD Animation terpaksa harus melepas ratusan karyawannya lantaran biaya produksi yang selama ini dikeluarkan ternyata tidak sebanding dengan pemasukannya. "Kita lepas 120-an karyawan. Animator bakal menjadi karyawan lepas. Untuk menyiasati fixed cost. Jadi, yang in-house hanya team kreatif dan para leader produksi di departemen animasi. Team post pro & audio post juga masih in-house. Selain jajaran management tentunya," tutur Pimpinan Creative MD Animation,Freddy Nindan.
 
____________________________________
 
Film Jenderal Soedirman dan Perjuangan Terberatnya
Kamis, 27 Agustus 2015
 
Muvila.com – Panglima Besar Jenderal Soedirman adalah salah satu pahlawan dalam sejarah Indonesia yang namanya paling sering didengar. Bahkan, namanya diabadikan sebagai nama jalan raya di hampir setiap kota di Indonesia. Akan tetapi, selain jadi panglima besar yang memimpin tentara nasional Indonesia (TNI) selepas kemerdekaan Indonesia, perjuangan Soedirman justru cukup jarang diceritakan, selain dalam pelajaran sejarah di sekolah.
 
Sineas Viva Westi (Rayya Cahaya di Atas Cahaya, Ketika Bung di Ende) kemudian memulai inisiatif untuk mengangkat sosok Soedirman dalam sebuah film biografi, dengan judul sederhana, Jenderal Soedirman. Di bawah bendera Padma Pictures, produksi film ini pun kemudian menggandeng pihak Markas Besar TNI Angkatan Darat RI dan Yayasan Kartika Eka Paksi untuk mendukung film ini, mengingat Soedirman adalah salah satu sosok panutan bagi kemiliteran Indonesia.
 
____________________________________
 
Film dokumenter, memperpanjang memori kolektif bangsa
Kamis, 27 Agustus 2015
 
Jakarta (ANTARA News) - Media pandang-dengar diyakini memiliki kekuatan dahsyat membentuk opini massa dan memperpanjang memori kolektif bangsa, tidak terkecuali film yang menampilkan fakta kehidupan atau lebih dikenal dengan istilah film dokumenter.

Penayangan kembali film dokumenter yang dirilis pada tahun 1946 berjudul "Indonesia Calling" ini seolah mampu membawa kembali suara-suara masa silam, seputar dukungan kemerdekaan Indonesia dari para pekerja pelabuhan di Sydney Australia.
 
____________________________________
 
Riri Riza cari film terbaik KTI
Kamis, 27 Agustus 2015
 
Makassar (ANTARA News) - Sutradara ternama Riri Riza mencari film karya para sineas berbakat dari Kawasan Timur Indonesia (KTI) untuk digarap secara serius di perusahaan produksi film nasional dalam ajang bertajuk "Makassar-SEASScreen Academy 2015".

"Para pembuat film dari KTI kami undang untuk mengajukan gagasan film khusus. Mereka (sineas) yang bisa mengikuti kegiatan ini adalah pembuat film dari kota Makassar dan Indonesia secara umum dengan tema film "Pulang dan Terhubung Kembali: Cerita Cerita dari Timur"," kata Riri di Makassar, Kamis.
 
____________________________________
 
Film Dokumenter Sama Penting dengan Jurnalisme
Kamis, 27 Agustus 2015
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak kasus menarik di dunia yang terungkap setelah investigasi dilakukan. Bagi sineas, hal tersebut amatlah sangat menarik untuk dirangkum menjadi dokumenter yang menghibur. 

Pecinta film di Indonesia patut bersenang hati, pasalnya, Kedutaan Besar Belanda menggelar Festival Film Dokumenter Erasmus Huis 2015, pada 6-13 September mendatang. Di acara ini, sejumlah 39 film dokumenter akan ditayangkan di tiga tempat: Kedutaan Besar Belanda, Paviliun 28 dan Art Cinema di Institut Kesenian Jakarta.
 
____________________________________
 
Buka Pendaftaran, Los Angeles Indonesian Film Festival 2015 Siap Digelar
Kamis, 27 Agustus 2015
 
Menyusul keberhasilan pertama penyelenggaraan Los Angeles Festival Film Indonesia (LAIFF) pada tahun 2014 lalu, LAIFF resmi akan kembali digelar tahun ini. Para filmmaker di seluruh Indonesia dipersilahkan untuk mengirimkan film pendek dan film panjang mereka untuk ikut serta dalam ajang tahunan tersebut.
 
Di tahun keduanya ini, LAIFF akan digelar pada 10-12 November 2015, tepatnya di The Regent Theater Westwood Village, Los Angeles. Festival yang akan berlangsung selama 3 hari itu akan menyaring sejumlah film panjang dan kompilasi film pendek untuk menampilkan bakat dan kecantikan Indonesia.
 
____________________________________
 
6 Film yang Mengangkat Keindahan Gunung di Indonesia
Kamis, 27 Agustus 2015
 
Bintang.com, Jakarta Indonesia kaya akan keindahan alamnya. Barisan pegunungan terhampar cantik di berbagai pulau di bumi pertiwi. Para sineas Indonesia sadar betul akan keindahan ini. Berikut Bintang.com rangkumkan 6 gunung yang ada di  film Indonesia.
 
____________________________________
 
Christian Sugiono Jadi Suami Titi Kamal di 'AADC 2'?
Kamis, 27 Agustus 2015
 
Jakarta - Film 'Ada Apa Dengan Cinta 2' (AADC 2) rencananya akan diproduksi dalam waktu dekat ini. Titi Kamal akan kembali memerankan karakter Maura dalam film besutan Riri Riza dan Mira Lesmana tersebut.

Sebagai suami Titi, Christian Sugiono mengaku senang karena sang istri bisa terlibat lagi dalam produksi film yang membesarkan namanya itu. Christian bahkan mengisyaratkan bahwa dirinya juga terlibat dalam film tersebut.
 
____________________________________
 
Lepas dari Musik, Mantan Gitaris Naff Bikin Film
Kamis, 27 Agustus 2015
 
Liputan6.com, Jakarta Mantan gitaris grup band Naff, Dedi Ginanjar Raksawardana membuat gebrakan baru. Bukan membentuk band baru, melainkan membuat film horor. Kok bisa?
 
Rupanya, ketertarikan Dedi Ginanjar Raksawardana dalam membesut sebuah film sudah lama. Namun kesibukannya di dunia musik membuatnya menahan diri. Ia cukup puas dengan menggarap videoklip, maupun film pendek.
 
____________________________________
 
Produser Film Guru Bangsa Produksi Film Koes Bersaudara
Rabu, 26 Agustus 2015
 
Muvila.com – Setelah memproduksi film biopik Guru Bangsa: TjokroaminotoDewi Umaya kini kembali menggarap sebuah film tentang salah satu grup musik legendaris di Indonesia, Koes Bersaudara. Dewi mengatakan film ini sebenarnya sudah dalam masa pengembangan sebelum film Guru Bangsa: Tjokroaminoto. Namun, proses produksi harus tertunda lantaran ia lebih fokus pada film Guru Bangsa: Tjokroaminoto

“Saya sedang bekerja sama dengan Yayasan Koes Bersaudara. Cerita tentang Koes Bersaudara, masa sebelum Koes Plus. Masa ketika Koes bersaudara tuh ada Tonny, Nomo, Yon dan Yok. Kalau Koes plus kan Nomo udah nggak ada, adanya Murry. Jadi masa terbentuknya Koes Bersaudara gitu,” ungkap Dewi Umaya saat mengunjungi kantor Muvila beberapa waktu lalu.
 
____________________________________
 
Presiden Jokowi Anjurkan Generasi Muda Nonton Jenderal Soedirman
Rabu, 26 Agustus 2015
 
Muvila.com – Gala premiere film Jenderal Soedirman berlangsung istimewa. Pasalnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo turut menyempatkan hadir dalam Gala Premierenya yang berlangsung pada Senin (24/8) malam di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan. Bahkan, seusai menonton, Presiden Joko Widodo memuji kualitas film garapan Viva Westi tersebut.
 
Sebagaimana yang dilaporkan oleh Merdeka.com, presiden Jokowi tiba di lokasi Gala Premiere sekitar pukul 19.30 WIB didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono. Turut hadir juga mantan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijanto, mantan Kepala BINHendropriyono dan mantan Wapres Try Sutrisno. Setibanya, mereka langsung menuju ke Studio I beserta tamu undangan lainnya.
 
____________________________________
 
Model dari Hawaii Ini Anggap Film Gangster Kesempatan Mahal
Rabu, 26 Agustus 2015
 
Selalu ada wajah baru yang diperkenalkan oleh Starvision Plus dalam setiap kesempatan lewat film-filmnya. Untuk film terbarunya yang diberi judul Gangster, Starvision Plus sekaligus memperkenalkan wajah baru, Nina Kozok.
 
Mungkin sebagian dari sobat nonton masih ada yang belum tahu tentang Nina Kozok. Ia merupakan seorang model yang namanya melambung di Hawaii. Diketahui pula kalau Nina adalah satu-satunya perempuan berdarah Batak yang menjadi model Victoria's Secret. Dan saat ini, Nina terlibat dalam film Gangster.
 
____________________________________
 
Produksi Film 'Gangster' Hamish Daud Lalui Proses Panjang
Rabu, 26 Agusstus 2015
 
WowKeren.com - "Gangster" merupakan salah satu proyek film drama action pertama dari Starvision. Ide tersebut bermula ketika pihak Starvision bertemu dengan Jujur Prananto sekitar 1,5 tahun yang lalu. Saat itu, mereka ingin memberikan tontonan yang berbeda bagi para pencinta film Indonesia. 

Starvision telah memproduksi banyak film box office Indonesia. Berbagai genre film mulai dari drama hingga komedi pun sudah dihasilkan oleh Starvision. Sebut saja film "Virgin", "Heart," dan "Get Married". Kini mereka pun memproduksi film bergenre action, "Gangster". 
 
____________________________________
 
D'Masiv dan Geisha Gabung di Film Single
Selasa, 25 Agustus 2015
 
Muvila.com – Film komedi terbaru Raditya Dika, Single tampaknya memang ingin tampil beda dari film-film Dika sebelumnya. Selain ceritanya yang tidak berasal buku-buku karya Dika yang telah terbit, film ini juga pertama kalinya Dika bekerja sama dengan produser Sunil Soraya dari rumah produksi Soraya Intercine Film. Ternyata, hal yang beda pun juga terjadi pada pengisi soundtracknya.
 
Melalui akun Twitter resminya, pihak Soraya baru saja mengumumkan bahwa dua band terkenal Indonesia, D'Masiv dan Geisha akan menjadi pengisi soundtrack film Single.Ditekankan pula bahwa kedua band ini tidak menyumbangkan lagu mereka yang sudah ada, melainkan akan membuat lagu-lagu baru khusus untuk film ini. Menyambung pengumuman ini, Dika lewat Twitter-nya juga mengajak followers-nya untuk menebak judul-judul lagu yang akan dibuat oleh kedua band tersebut untuk film Single.
 
____________________________________
 
Kedubes Belanda Gelar Pesta Film Dokumenter Terbaik
Selasa, 25 Agustus 2015
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Apa yang dilakukan seseorang jika terjebak dalam sebuah peristiwa genting? Menyelamatkan diri atau membidik kamera? Sineas bisa dibilang salah satu orang yang paling pemberani di dunia, karena banyak dari mereka yang malah memilih opsi ke-dua. 

Dan sejumlah peristiwa yang berhasil mereka bidik sebentar lagi dapat disaksikan melalui Festival Film Dokumenter Erasmus Huis 2015.
 
____________________________________
 
Kata Ibnu Jamil, Film Jenderal Soedirman Lebih Bagus Dari Iron Man dan Batman
Selasa, 25 Agustus 2015
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bermain di film biopik sejarah membuat pola pikir Ibnu Jamil akan sosok pahlawan super yang jadi panutan berubah.
 
Menurut Ibnu sudah saatnya generasi muda mencari sosok pahlawan dari pendiri bangsa ini.
 
____________________________________
 
Beban Berat Adipati Dolken Perankan Jenderal Soedirman
Selasa, 25 Agustus 2015
 
Jakarta - Sudah lebih dari 15 judul film dimainkan oleh Adipati Dolken. Tetapi, mungkin baru film 'Jenderal Soedirman' lah yang membuat aktor 24 tahun itu menanggung beban berat sebagai pemain utama.

Jenderal Soedirman merupakan tokoh besar. Dia adalah panglima besar pertama Tentara Nasional Indonesia. 
 
____________________________________
 
Lewat Film 'Bait Surau' Rio Dewanto Kini Rajin Baca Al Qur'an
Senin, 24 Agustus 2015
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rommy seorang eksekutif muda sukses dan mapan. Namun, dalam kehidupannya syarat dengan kemaksiatan.
 
Itu sepenggal jalan cerita film Terbaru Rio Dewanto yang berjudul 'Bait Surau' yang akan tayang Oktober 2015.
 
____________________________________
 
Kiki Syahnarki Persembahkan Film Jenderal Soedirman
Senin, 24 Agustus 2015
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – "Mengisahkan tujuh bulan perang gerilya disaat Jenderal Soedirman menempuh 1.000 kilometer dalam keadaan sakit dengan hanya satu paru-paru, film Jenderal Soedirman diangkat untuk mempersembahkan HUT ke-70 kemerdekaan Indonesia."
 
Letnan Jenderal Purnawirawan TNI Kiki Syahnarki mengatakan, pihaknya ingin memperlihatkan sosok Jenderal Soedirman yang sederhana, jujur, penuh integeritas dan sangat mencintai tumpah darah Indonesia.
 
____________________________________
 
Livi Zheng: Pasar Film Indonesia Menjanjikan, Tapi...
Senin, 24 Agustus 2015
 
Suara.com - Livi Zheng, salah satu diaspora Indonesia di bidang perfilman paling sukses saat ini. Nama Livi mulai berdengung di media massa Indonesia sejak debut filmnya, Brush with Dangermasuk nominasi Academy Awards 2015 atau Oscar. Terlebih, Livi bukan sutradara kelas lokal, tapi Hollywood.
 
Sebelum namanya dikenal oleh orang Indonesia, Livi sudah berprestasi di bidang olahraga bela diri karate dan wushu. Di Amerika Serikat, dia sudah mendapatkan 25 medali di berbagai turnamen negara bagian di AS.
 
____________________________________
 
Surga yang Tak Dirindukan, Berpotensi Jadi Film Nasional Terlaris 2015
Senin, 24 Agustus 2015
 
Film produksi MD Pictures pimpinan Manoj Punjabi, Surga Yang Tak Dirindukan, berhasil menjadi film dengan jumlah penonton terbanyak di Indonesia per Agustus 2015, sebanyak 1,5 juta penonton. Film bergenre drama yang dibintangi oleh Fedi Nuril, Laudya C. Bella dan Raline Shah ini memang cukup menarik perhatian banyak orang sejak peluncurannya tanggal 15 Juli 2015.
 
Bagaimana tidak, film yang diangkat dari novel karya Asma Nadia ini mengangkat soal isu kontroversial, poligami. Perbedaannya dengan film yang berkisah serupa lainnya, dalam Surga Yang Tak Dirindukan isu tersebut dikemas dengan sangat apik, digambarkan, dalam kondisi tertentu orang bisa dengan terpaksa harus mengambil keputusan tidak mengenakkan, yang pada kenyataannya bisa dialami oleh siapapun. Inilah yang membuat kisah dalam film Surga Yang Tak Dirindukan terasa dekat dengan keseharian banyak orang.
 
____________________________________
 
3 Film Horor Puncaki Box Office, Tak Mampu Kalahkan 'MAGIC HOUR'
Senin, 24 Agustus 2015
 
Kapanlagi.com - Bulan Agustus diisi oleh beberapa film drama romantis, film horor dan film biopik hingga film animasi bertema perjuangan. Tapi ternyata animo moviegoers Indonesia masih nggak jauh-jauh dari film horor. 
 
Dilansir dari filmindonesia.or.id, tiga film horor yang dirilis pada bulan ini langsung masuk lima besar jajaran film terlaris. Ada HANTU NANCY, KASTIL TUA dan juga KEMBAR 5. Meski begitu, puncak box office masih diduduki oleh MAGIC HOUR, drama segitiga romantis dan penuh PHP yang dibintangi trio Michelle Ziudith, Dimas Anggara danRizky Nazar.
 
____________________________________
 
Film 'AADC 2' Tanpa Ladya Cheryl
Senin, 24 Agustus 2015
 
Jakarta - Dua bintang utama film 'Ada Apa dengan Cinta?' Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo dipastikan akan kembali dalam sekuel film tersebut, termasuk sebagian besar karakter pendukung utama. Namun tidak ada nama Ladya Cheryl.

Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra masih memerankan tokoh Cinta dan Rangga. Karakter Rangga sendiri pun masih akan berpuisi, persis seperti karakternya di film pertama. Selain itu, sahabat-sahabat Cinta juga masih diperankan oleh Adinia Wirasti (Karmen), Titi Kamal (Maura), Sissy Priscillia (Milly), dan Dennis Adhiswara (Mamet).
 
____________________________________
 
Yuk, Kenal Lebih Dekat dengan 3 Pemeran Wanita di 'Tausiyah Cinta' Irwansyah
Senin, 24 Agustus 2015
 
WowKeren.com - Film bernafaskan Islami, "Tausiyah Cinta", yang dibintangi Irwansyah baru-baru ini merilis video untuk promosi. Video tersebut menampilkan para artis wanita pendatang baru yang akan berperan di film tersebut. 

Video tersebut berisi kegiatan para pemeran wanita saat melakukan photo shoot untuk poster resmi mereka. Selain berbagi aktivitas saat pengambilan gambar, pihak produksi juga memperkenalkan para pemeran wanitanya.
 
____________________________________
 
Debut Jadi Sutradara, Indra Birowo Langsung Bikin Film Thriller
Minggu, 23 Agustus 2015
 
Muvila.com – Indra Birowo, aktor yang lebih dikenal sebagai komedian akan segera merilis film panjang perdana yang menempatkan dirinya di posisi sutradara. Bersama 700 Pictures, Indra Birowo akan segera merilis film dark romance thriller yang berjudul Lily Bunga Terakhirku. Melalui rilis yang diterima Muvila, film ini meng-klaim bahwa Lily Bunga Terakhirku berbeda dengan film-film lokal kebanyakan yang cenderung 'Ringan', Lily Bunga Terakhirku dijanjikan akan menawarkan sesuatu yang baru dengan menonjolkan intrik psikologis yang penuh dengan twist yang mendebarkan.
 
____________________________________
 
Apresiasi Film Indonesia 2015 Bakal Digelar di Makassar
Sabtu, 22 Agustus 2015
 
Kapanlagi.com - Seperti biasa, setelah pertengahan tahun berlalu perfilman Indonesia akan diramaikan dengan berbagai ajang penghargaan. Salah satu yang paling ditunggu oleh sineas Indonesia adalah Apresiasi Film Indonesia (AFI).
 
Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia in memang rutin diadakan. Tahun 2015 menjadi kali keempat ajang ini digelar.
 
____________________________________
 
Ini Dia Pemeran Ernest Prakasa Remaja Dalam Film 'NGENEST'
Sabtu, 22 Agustus 2015
 
Kapanlagi.com - Sebuah film yang diadaptasi dari novel karya Ernest Prakasa yang juga seorang stand up komedian akan segera dibuat. Buku berjudul Ngenest yang akan diangkat ke layar lebar itu adalah kisah hidup dari Ernest dari kecil sampai dewasa, oleh karena itu bakal ada aktor lain yang akan berperan sebagai dirinya kala remaja.
 
"Untuk pemeran Ernest remaja nggak perlu audisi. Kebetulan gue punya kandidat dan setelah gue present ke Starvision mereka setuju. Mungkin akan adain audisi untuk pemeran lain seperti siapa yang jadi istri gue," ujar aktor COMIC 8 ini saat ditemui KapanLagi.com® di kawasan Thamrin, Jumat (21/8).
 
____________________________________
 
Lihat Romantisnya Steven William dan Eriska Rein di Foto 'Sebuah Lagu untuk Tuhan'
Sabtu, 22 Agustus 2015
 
WowKeren.com - Film "Sebuah Lagu untuk Tuhan" memang mengusung tema percintaan dan persahabatan yang sendu. Hal tersebut dapat dilihat dari trailer maupun foto-foto yang diunggah oleh pihak produksi. 

Belum lama ini, pihak produksi kembali menampilkan foto yang menyiratkan kesedihan. Film yang diangkat dari novel Agnes Davonar itu menampilkan dua pemeran utama, Steven William dan Eriska Rein
 
 
 

Jadwal Pemutaran Film Untuk Pusat Kebudayaan pada Bulan Agustus 2015

 

Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta
Pusat Kebudayaan Perancis

Festival Sinema Prancis

Festival Sinema Prancis

Festival Sinema Prancis

Pemutaran film
Belum ada jadwal
Fifi Howls from Happiness
 
Goethe Haus Jakarta
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
 
11 Agustus 2015: Paris, Texas (Wim Wenders)
                                 Jerman, 1984, 139 Menit
 
Erasmus Huis Jakarta
Pemutaran film pukul 14:00 WIB & 16:00 WIB
Belum ada jadwal
 
 
Istituto Italiano di Cultura
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
 
7 Agustus 2015  :  Tu devi essere il lupo  (Vittorio Moroni)
                                 Italia, 2005, 95 Menit
14 Agustus 2015: Lezioni di volo (Francesca Archibugi)
                                 Italia, 2007, 106 Menit
21 Agustus 2015: Piano, solo (Riccardo Milani)
                                 Italia, 2007, 104 Menit

Japan Foundation
Pemutaran film pukul 14:00 WIB
Belum ada jadwal
 
Pusat Kebudayaan Korea
Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Jakarta
Bentara Putar Film 
Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Bali
Belum ada jadwal

 

___________________________________________
Program Kineforum : Program Agustus 2015
 
                         
 

 

 

 

 

Tentang Indonesian Film Center | Kebijakan Privasi | Berkas Hukum | Periklanan | Bantuan | Kontak kami