Login | Daftar
Semua Daftar Pesanan
Kosong
IdFilmCenter
@idfilmcenter
Beritahu teman
Berita
Messageboard
Blog
Bantuan
Kontak kami
Beri donasi ke Indonesian Film Center. Bantu kami melestarikan dan merestorasikan Materi Audio-Visual Indonesia. Lihat juga Tentang kami.
Berita Terbaru
IdFilmCenter News & Agenda
Jadi Cameo di 'The Wedding and Bebek Betutu', Ridwan Kamil Menolak Dibayar
Selasa, 3 Maret 2015
 
WowKeren.com - Artis-artis yang bermain dalam "Extravaganza" telah siap reuni dalam film terbaru mereka di "The Wedding and Bebek Betutu". Film ini nantinya akan menghadirkan sederet pemain "Extravaganza" mulai dari Tora SudiroAmingRonal SurapradjaTike PriatnakusumahIndra Birowo, Ronny Dozzer, Edric TjandraVirnie Ismail, Sogi Indra Dhuaja hingga Mieke Amalia. 

Rupanya, akan ada satu tokoh penting lainnya yang akan muncul di "The Wedding and Bebek Betutu". Tora cs turut menghadirkan walikota Bandung yaitu Ridwan Kamil untuk tampil dalam film reuni pemain sketsa komedi "Extravaganza" ini.
 
_____________________________________
 
Triawan Munaf: Bioskop Harus Beri Kesempatan Untuk Film Indonesia
Selasa, 3 Maret 2015
 
Kapanlagi.com - Setuju nggak sih kalau banyak dari kalian yang lebih milih nonton film barat daripada film Indonesia? Fenomena ternyata sangat dipahami oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf,Triawan Munaf, yang juga ayah dari penyanyi Sherina Munaf.
 
Ditemui di Plaza Senayan XXI, Jakarta Pusat, beliau menuturkan bagaimana perkembangan film Indonesia saat ini. “ Bagus. Artinya (sudah) diberi kesempatan oleh bioskop untuk film Indonesia menarik penonton. Memang mesti ada keseimbangan, baru kalau memang filmnya belum naik di hari ke 3-4 jangan diturunkan, beri kesempatan lebih. Seperti pas weekend bagus dapat 30.000-50.000 penonton, senin jadi 5000 aja jadi diturunkan. Kalau bisa jangan secepat itu,” ungkapnya.
 
_____________________________________
 
Film 'Senyap' Raih Penghargaan di Denmark
Selasa, 3 Maret 2015
 
Jakarta - Film 'Senyap' ('The Look of Silence') karya sutradara Amerika Serikat Joshua Oppenheimer dan ko-sutradara asal Indonesia meraih Piala Bodil sebagai film dokumenter terbaik. Penghargaan tersebut diberikan oleh Asosiasi Kritikus Film Denmark pada 28 Februari lalu.

Dewan Juri menilai, 'Senyap' adalah sebuah film yang luar biasa berani, suram, tetapi pada saat yang sama juga penuh dengan rasa kasih. Sebagai kelanjutan dari film 'Jagal' ('The Act of Killing') yang sebelumnya juga berprestasi di berbagai festival internasional, 'Senyap' dianggap telah memberi suara bagi para korban yang selama ini bungkam.
 
_____________________________________
 
Iko Uwais Digaet Bintangi Film Action-Thriller, 'Mile 22'
Selasa, 3 Maret 2015
 
REPUBLIKA.CO.ID, -- Aktor Indonesia Iko Uwais dipastikan bakal terlibat dalam produksi film Hollywood terbaru. Iko akan beradu akting dengan aktris laga yang juga atlet Ultimate Fighting Championship (UFC), Ronda Rousey di film "Mile 22".
 
Film bergenre action-thriller ini menempatkan Peter Berg sebagai produser. VME Global rencananya akan mendanai film ini dan Graham Roland sebagai penulis skenario.
 
_____________________________________
 
Ridwan Kamil: Film '2014' Mengandung Unsur Provokatif Positif
Selasa, 3 Maret 2015
 
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyaksikan film '2014: Siapa di Atas Presiden?' bersama istri dan beberapa jajaran stafnya di Bandung Indah Plaza, Senin (3/2) malam. Menurut dia, film tersebut mengandung unsur provokasi yang positif. 

"Film ini provokasi positif, tentang kedewasaan, karena Indonesia kan lagi mencari bentuk politiknya," katanya kepada Republika Online, usai menyaksikan film tersebut.
 
_____________________________________
 
Dinda Kanya Dewi Mimpi Ketemu Sosok Menyeramkan di Teaser 'Tuyul'
Selasa, 3 Maret 2015
 
WowKeren.com - Penggemar film horor kembali dimanjakan dengan video terbaru dari Renee Pictures. Renee Pictures telah mengungkap teaser "Tuyul" yang tak kalah menyeramkan dari sebelumnya. 

Teaser kali ini kembali menampilkan Dinda Kanya Dewi dan Gandhi Fernando yang berperan sebagai tokoh utama di "Tuyul". Video yang dirilis Selasa (3/2) itu menceritakan tentang hal mistis yang dialami Mia (Dinda Kanya Dewi) dan Daniel (Gandhi Fernando) di rumah mereka.
 
_____________________________________
 
Intip Foto Terbaru Kemal Palevi dan Yuki Kato di 'Pizza Man'
Senin, 2 Maret 2015
 
WowKeren.com - Film "Pizza Man" akan menghadirkan sederet bintang ternama. Dua diantaranya yakni Yuki Kato dan komedian Kemal Palevi

Nantinya, Yuki akan berperan sebagai seorang gadis bernama Merry. Ia adalah satu dari tiga gadis yang sedang mengalami masalah. Dalam foto terbaru, Yuki sebagai Merry tampil dengan gaya berantakan. Sejumlah buku berserakan di sekitarnya.
 
_____________________________________
 
Ridwan Kamil Jadi Cameo di Film "The Wedding & Bebek Betutu"
Senin, 2 Maret 2015
 
Metrotvnews.com, Jakarta: Ada yang yang spesial dalam film "The Wedding & Bebek Betutu". Selain menghadirkan pemain-pemain lama extravaganza, film ini juga menghadirkan tokoh penting yaitu Ridwan Kamil.

Walikota Bandung itu ternyata mendapatkan peran cameo di film tersebut. "Ini cameo yang kelima, saya berkomitmen ingin memajukan Bandung sebagai kota ekonomi kreatif, " ucap Ridwan Kamil saat ditemui lokasi syuting film The Wedding & Bebek Betutu di GH Universal, Bandung, Senin (2/3/2015).
 
_____________________________________
 
Reza Rahadian Yakin Perfilman Indonesia Bisa Raih Oscar
Senin, 2 Maret 2015
 
Metrotvnews.com, Jakarta: Sejauh ini, belum ada sineas dan film Indonesia yang berhasil membawa pulang Piala Oscar dalam ajang bagi insan film paling bergengsi, Academy Awards. Tapi, kesempatan selalu ada.

Aktor Reza Rahadian adalah salah satu pelaku perfilman yang yakin bahwa meraih Piala Oscar bukan hal mustahil bagi perfilman Indonesia.
 
_____________________________________
 
Wih, Arifin Putra Ikut Kelas Akting Bareng Sutrdara Film Hollywood
Senin, 2 Maret 2015
 
Metrotvnews.com, Jakarta: Arifin Putra rupanya sungguh-sungguh dalam mendalami perkerjaannya sebagai aktor. Terbukti dirinya baru saja mengikuti kelas akting di Berlinale Talents 2015 7-12 Febuari lalu.

"Jadi sebenarnya aku daftar secara online, aku kirim data diri aku, cuplikan saat aku main film dan akhirnya bisa kepilih," ucap Arifin saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2015).
 
_____________________________________
 
Syuting di Palembang, Alasan Zeezee Shahab Terima Film "Ada Surga di Rumahmu"
Senin, 2 Maret 2015
 
Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah lama tak muncul di layar lebar, kali ini Zeezee Shahab bermain di film drama religi terbaru berjudul "Ada Surga di Rumahmu".

Di film ini Zeezee berperan sebagai Kiranalah, seorang wanita muslimah yang dekat dengan pria bernama Ramadhan ( Husen Idol).
 
_____________________________________
 
9 Film Indonesia Terbaru di Bulan Maret 2015
Senin, 2 Maret 2015
 
Waktu berjalan cukup cepat, hingga akhirnya kita sampai juga pada bulan Maret di tahun 2015 ini. Berarti, ini saatnya melihat lagi ada film-film Indonesia apa saja yang siap tampil dan bertarung merebut perhatian calon penonton di bioskop. Di bulan yang juga berdekatan dengan Hari Film Nasional (30 Maret) ini, setidaknya ada sembilan film Indonesia terbaru yang siap tayang di bioskop.

Dari segi genre, kesembilan film ini mungkin punya tawaran yang sudah cukup sering beredar. Akan tetapi, sebagian besarnya memiliki variasi premis yang terbilang menarik. Ada roman berlatar sejarah dan budaya, sampai horor dengan jenis yang belum banyak dieksplor di film Indonesia. Well, memang masih ada film yang mengandalkan momentum kepopuleran pemainnya (seperti duo The Virgin, dan bintang serial Mahabharata, Saurabh Raj Jain), tetapi itu juga termasuk punya daya tarik tinggi bagi penggemarnya.
 
_____________________________________
 
Film Animasi 'PRET' Wakili Indonesia di Festival Dresden Jerman
Senin, 2 Maret 2015
 
WowKeren.com - Film animasi karya anak bangsa baru saja mendapat apresiasi dunia. Film pendek "PRET" yang diproduksi studio animasi Lanting berhasil masuk dalam salah satu nominasi di Festival Film Dresden Jerman. Kabar gembira ini diumumkan langsung oleh pemilik studio Lanting, Firman Widyasmara. 

"Alhamdulillah film pendek animasi Lanting, 'PRET', masuk nominasi di Filmfest Dresden Jerman," kata Firman yang juga menjadi sutradara "PRET". "Senang sekali bisa mewakili Indonesia masuk nominasinya. Ini kejutan karena jadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia. Kita tahu sangat sulit menembus pasar Eropa." 
 
_____________________________________
 
 
Laudya Cynthia Bella Ingin Beri Nilai Lebih Lewat Film
Senin, 2 Maret 2015
 
Di usia 27 tahun, Laudya Cynthia Bella termasuk aktris yang memiliki rekam jejak yang padat. Mulai mencuat lewat film bioskop perdananya, Virgin, Bella terbilang produktif, baik di layar lebar maupun layar kaca. Sebentar lagi ia pun akan tampil di film horor Kakak, sebagai film terakhirnya yang tidak mengenakan hijab. Padahal, Bella mengaku tidak pernah terpikir untuk masuk dunia seni peran. Akan tetapi, ketika terjun langsung, ia langsung kepincut.
 
"Ini semua cepat banget. Karena awalnya itu aku cuma ikut pemilihan model majalah remaja. Ternyata dari film aku mendapatkan bahwa...seru ya, ternyata banyak banget pelajaran yang aku dapat. Cuma nggak pernah kepikiran sama sekali jadinya bakal kayak gini," ujar Bella kepada Muvila pekan lalu.
 
_____________________________________
 
Senk Lotta Berusaha 'Dekati' Sam Brodie demi 'Move On'
Senin, 2 Maret 2015
 
WowKeren.com - Dedy Reang telah menggaet Senk Lotta dan Sam Brodie untuk film terbarunya, "Move On". Rupanya, Senk Lotta merasakan ada tantangan tersendiri saat beradu akting dengan Sam Brodie di film tersebut. 

Diakui Senk Lotta, ia benar-benar berusaha membangun chemistry yang bagus dengan Sam demi "Move On". Pasalnya, Senk sama sekali tak mengenal Sam, padahal ia akan memiliki banyak adegan dengannya dalam film yang juga mengambil lokasi syuting di Kuala Lumpur, Malaysia.
 
_____________________________________
 
Hanung Bramantyo Dinilai Sukses Garap Film Politik '2014'
Minggu, 1 Maret 2015
 
WowKeren.com - Film besutan Hanung Bramantyo, "2014", sudah tayang sejak tanggal 26 Februari lalu. Sebagai sutradara, Hanung mengungkapkan, film ini sebenarnya sudah diproduksi sejak lama, bahkan sebelum pemilihan Presiden. 

"Film ini dibuat memang jauh sebelum bahkan Jokowi jadi Gubernur. Kita berandai-andai bila seandainya ada orang yang coba menggagalkan calon Presiden terpilih yang jadi favorit rakyat. Gimana ada orang yang mau hapus KPK, ini kan berandai-andai," kata Hanung usai menghadiri acara nonton bareng "2014", Sabtu, 28 Februari malam.
 
_____________________________________
 
Triawan Munaf: Film Indonesia Harus Tayang Lebih Lama di Bioskop
Minggu, 1 Maret 2015
 
Ayah solois Sherina Munaf, Triawan Munaf, baru saja diberi kepercayaan oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Sebagai wakil pemerintah di bidang perkembangan dunia seni, Triawan menaruh harapan besar di sisi perfilman nasional.
 
Triawan turut hadir di acara nonton bareng film "2014-Siapa Diatas Presiden' yang digelar di Plaza Senayan XXI, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2015) malam. Kepada awak media, Triawan menghimbau agar film Indonesia bisa tayang lebih lama di bioskop.
 
_____________________________________
 
Kekaguman Triawan Munaf Setelah Nobar Film '2014'
Minggu, 1 Maret 2015
 
Jakarta - Setelah dua tahun terhambat, Hanung Bramantyo akhirnya merilis film terbarunya '2014'. Mengangkat tema isau politik di Indonesia, Hanung mengajak serta Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEK), Triawan Munaf untuk nonton bareng film garapannya itu.

"Saya pikir tema politik jarang diangkat. Untuk dukung film politik 100 persen agak susah. Mungkin untuk ada bumbu action, komedi, sebagai pengetuk pintu untuk bisa film politik di Indonesia. Saya rasa bagus sekali," ucap Triawan usai menonton film '2014' di Plaza Senayan XXI, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2015) malam.
 
_____________________________________
 
Cerita Abimana Aryasatya di Film 3: Alif Lam Mim
Sabtu, 28 Februari 2015
 
Aktor Abimana Aryasatya saat ini sedang disibukkan dengan syuting film terbarunya bersama Multivision Plus berjudul 3: Alif Lam Mim. Abi, begitu ia akrab disapa, akan membawakan karakter Lam, seorang wartawan yang sederhana dan kekeluargaan.
 
Seiring dengan peran yang disandangnya, Abi pun berinisiatif untuk merubah sedikit penampilannya. "Yang sudah-sudah kan saya tampil bersih. Kayaknya di film ini cocok kalau ada brewok, jadi brewok ini atas inisiatif saya saja," ungkap Abi ketika berbincang di lokasi syuting3: Alif Lam Mim di Sentul, Bogor, Jawa Barat. (27/2).
 
_____________________________________
 
Rio Dewanto-Laura Basuki Kesulitan Berlogat Sunda di 'Love & Faith'
Sabtu, 28 Februari 2015
 
WowKeren.com - Rio Dewanto dan Laura Basuki diwajibkan untuk berlogat Sunda di film terbarunya, "". Rio dan Laura kemudian mengungkap bahwa mereka merasa kesulitan berbicara dalam logat Sunda dalam film bergenre drama romantis tersebut. 

Rio akhirnya memilih belajar logat Sunda dengan kru film "Love & Faith" saat berperan sebagai Kwee Tjie Hoei. Kwee Tjie Hoei digambarkan sebagai seorang pengembang bank NISP di Bandung.
 
_____________________________________
 
Mikha Tambayong Senang Main di 'Check In Bangkok' Tanpa Casting
Sabtu, 28 Februari 2015
 
WowKeren.com - Mikha Tambayong telah dipercaya untuk bermain dalam "Check In Bangkok". Dalam film ini, Mikha tak hanya beradu akting bareng bintang Indonesia, tapi juga aktor India, Saurabh Raj Jain

Berperan dalam "Check In Bangkok" rupanya menjadi hal yang mungkin tak akan dilupakan oleh Mikha. Pasalnya, aktris berusia 20 tahun ini tak perlu susah-susah menjalani casting untuk bermain dalam film bergenre komedi tersebut.
 
_____________________________________
 
Roy Marten Akan Angkat Kehidupan di Penjara dalam 'The Prison'
Sabtu, 28 Februari 2015
 
WowKeren.com - Roy Marten merasakan bagaimana kehidupan di penjara. Tahu bagaimana susah senangnya hidup di balik jeruji besi, Roy pun berniat membuat sebuah film yang mengisahkan kehidupan di penjara berjudul "The Prison". 

Bersama komunitasnya, Roy akan mengutarakan pandangannya tentang kehidupan narapidana yang ada di bui. "Kami akan memproduksi film tentang penjara. Ada kehidupan romantika, kesetiakawanan, juga ada pengkhianatan. Bahwa di penjara ada kehidupan," jelas Roy, Jumat (27/2).
 
_____________________________________
 
Lakukan 50% Adegan Fighting, Prisia Nasution Akui Pakai Stuntman
Jumat, 27 Februari 2015
 
Peran dalam sebuah film memang terkadang menjadi misteri. Begitu juga yang terjadi pada Prisia Nasution di film terbarunya, 3: Alif Lam Mim. Prisia yang memainkan karakter Laras di sana ialah seorang pelayan cafe, namun rupanya, hampir 50% adegan yang ia lakoni merupakan adegan action/ silat.
 
"Adegan fighting di sini lumayan banyak, bisa dibilang 50%-nya. Saya sendiri perannya sebagai Laras, seorang pelayan cafe," ungkap Prisia ketika ditemui disela-sela syuting 3: Alif Lam Mim di Sentul, Bogor, Jawa Barat. (27/2).
 
_____________________________________
 
Whulandary Herman Jadi Wanita Penghibur di 'Bidadari Terakhir'
Jumat, 27 Februari 2015
 
WowKeren.com - Whulandary Herman akan berakting di film baru berjudul "Bidadari Terakhir". Di film drama itu, Whulan berperan sebagai Eva, gadis yang terpaksa menjadi PSK demi menghidupi keluarganya. 

Peran tersebut membuat Whulan sangat tertantang dan bersemangat menyelesaikan prosesnya. Wanita cantik ini mengaku awalnya kesulitan memerankan sosok Eva. Dia butuh waktu tiga bulan memahami karakter Eva dan membaca novel asli berjudul sama karya Agnes Danovar itu.
 
_____________________________________
 
Film Jokowi Akan di Putar di Arab Saudi
Jumat, 27 Februari 2015
 
RMOL. Film Indonesia berjudul "Jokowi" akan diputar di Jeddah, Arab Saudi, pada Sabtu besok (28/2).

Film Jokowi ini akan diputar dalam Festival Film Asia ke-8 di Wisma Konsul Jenderal Matahiro Yamaguchi, bersamaan dengan pemutaran film Jepang berjudul "Robo G." 
 
_____________________________________
 
Ada kekhawatiran besar melanda animator dalam negeri
Jumat, 27 Februari 2015
 
Merdeka.com - Asisten Produksi Dreamtoon, Donny Sugeng Riyadi mengatakan bahwa film animasi di Indonesia memiliki prospek yang cerah.
 
Namun di balik itu semua, Donny, menyimpan kekhawatiran jika nantinya industri ini berkembang di Indonesia dengan model setiap televisi memiliki divisi animasi, maka yang ada nasib studio animasi akan merana.
 
_____________________________________
 
Industri film animasi Indonesia butuh 'bapak asuh'
Jumat, 27 Februari 2015
 
Merdeka.com - Industri animasi Indonesia seakan dalam posisi hidup segan, mati tak mau. Ya, mungkin itu gambaran yang sering disebutkan orang-orang di industri kreatif digital. Namun, setidaknya kini mulai ada perubahan.
 
"Ada perubahan ke arah baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," ungkap Assisten Produser Dreamtoon, Donny Sugeng Riyadi saat bincang santai dengan Merdeka.com di kantornya kawasan Senayan City, Jakarta, (26/2).
 
_____________________________________
 
'BUNKER', Film Baru Indonesia Yang Penuh Dengan Darah
Jumat, 27 Februari 2015
 
Kapanlagi.com - Lisa Johana mengaku beruntung bisa menjadi pemeran utama dalam film terbaru berjudul BUNKER. Menurutnya, film thriller arahan Fattah itu sangat menantang dan baru pertama kali dilakoninya.
 
"Aku berperan sebagai ibu Burhan. Ceritanya sendiri tentang pembunuhan, tentang balas dendam, iri, dan dengki," ucap Lisa di temui di kawasan senayan, kamis (26/2).
 
_____________________________________
 
Film 2014 Hati-hati Sampaikan Isu Politik
Jumat, 27 Februari 2015
 
Film 2014 memuat isu politik dalam jalinan kisahnya sehingga berpotensi timbulkan kritik atau kecaman. Apalagi jika film yang disutradarai Rahabi Mandra dan Hanung Bramantyo ini tetap dirilis pada tahun 2013 maupun 2014 (jadwal edar film ini memang dimundurkan beberapa kali, red). Hanung, yang juga menjadi produser film ini, menyadari hal tersebut.
 
Maka, Hanung banyak menelaah dan menggali berbagai isu politik yang berkembang di tengah masyarakat supaya penggambaran perpolitikan dalam film 2014 tak memancing kecaman dari kelompok-kelompok di masyarakat. Selain itu, tujuan lainnya juga agak film 2014 bisa beredar dengan mulus di Tanah Air.
 
_____________________________________
 
Verrell Bramasta Jamin Film Perdananya Memuaskan
Jumat, 27 Februari 2015
 
JAKARTA - Verrel Bramasta akhirnya main film perdana bersama Al Ghazali bertajuk LDR. Tidak tanggung-tanggung, Verrell langsung terbang ke Italia untuk proses syuting.
 
Menurut putra pasangan Venna Melinda dan Ivan Fadilla ini, filmnya tersebut bisa dikatakan film yang berbeda dari film-film Indonesia lainnya.
 
_____________________________________
 
Antara LSF dan Rating, Mana Lebih Pas untuk Indonesia?
Kamis, 26 Februari 2015
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Isu sensor kembali meramaikan dunia film. Sejak Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEK) Triawan Munaf dikabarkan berencana menghapus Lembaga Sensor Film (LSF) dan menerapkan sistem rating, perdebatan antara dua sistem itu merebak.

Pengamat film Adrian Jonathan Pasaribu termasuk yang mendukung sistem rating. Dihubungi CNN Indonesia, Kamis (26/2) malam ia mengatakan, penyensoran film tidak lagi relevan setelah zaman reformasi bergulir di Indonesia.
 
_____________________________________
 
"Silent Hero(es)," Film Indonesia Pertama yang Berbahasa Mandarin
Kamis, 26 Februari 2015
 
Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam rangka menyambut perayaan Imlek, sebuah film Indonesia berbahasa Mandarin akan dirilis. Judulnya, "Silent Hero(es)."

Film yang baru akan tayang pada 5 Maret, ini bercerita tentang perjalanan dua anak muda dari Singkawang dan Jakarta, yang sangat menyukai barongsai. Mereka ingin membanggakan Indonesia melalui budaya tersebut. Namun perjalanan mereka tak semulus yang diharapkan. Berbagai konflik mewarnai film berdurasi 90 menit ini.
 
_____________________________________
 
Triawan Munaf Tak Minta LSF Dihapus, Hanya Diperbaiki
Kamis, 26 Februari 2015
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Penuturan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEK), Triawan Munaf dalam sebuah diskusi di Universitas Indonesia, Depok sempat membuat gempar dunia film. Sebab, ayah penyanyi Sherina Munaf itu mengusulkan agar Lembaga Sensor Film (LSF) di Indonesia dihapuskan saja.

"Kita pakai sistem rating saja. Pengawasannya, yang masuk tak boleh anak-anak. Ditanya umurnya kalau film yang hot. Nanti kita akan cari jalan agar sensor dihapuskan," ujarnya.
 
_____________________________________
 
Jovita Dwijayanti, Runner Up Miss Indonesia Berlaga di Festival Film Internasional
Kamis, 26 Februari 2015
 
Setelah sukses menjadi Runner Up Miss Indonesia 2013, Jovita Dwijayanti berkiprah di industri perfilman. Dia membintangi film Danum Baputi: Penjaga Mata Air garapan R Yayank NN. Hebatnya, film tersebut langsung menembus Festival Film Internasional di Canada.
 
Berita tersebut diketahui dari laman Canada Film Festival belum lama ini. Dalam situs tersebut, menyebutkan film yang dibintanginya itu masuk dalam daftar panjang "2015 Award of Excellence Winners" kategori Environmental Film Competition.
 
_____________________________________
 
Rio Dewanto Wariskan Film untuk Anak
Kamis, 26 Februari 2015
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Rio Dewanto mengungkapkan, jika dia telah menyiapkan wariasan untuk anak-anaknya. Meski belum memiliki anak, tapi suami Atiqah Hasiholan itu telah menyiapkan warisan untuk anaknya kelak.
 
"Film kan karya abadi. Saya ingin anak cucu saya nanti, bisa nonton film yang saya perankan selama ini," kata Rio, saat ditemui di gala premier film 'Love and Faith' di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (25/2/2015).
 
_____________________________________
 
Laura Basuki Bisa Main 20 Film Setahun
Kamis, 26 Februari 2015
 
JAKARTA - Sebagai aktris terkenal, Laura Basuki tentu banyak mendapat tawaran bermain film. Namun, Laura membatasi diri hanya menerima dua film setahun.
 
"Kalau semua diterima aku bisa main 20 film, aku cuma dua film setahun," ujar Laura, saat dijumpai di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat.
 
_____________________________________
 
'2014 Siapa di Atas Presiden' Baru Tayang 2015 Gara-gara Politik
Kamis, 26 Februari 2015
 
Liputan6.com, Jakarta Nama sutradara Rahabi Mandra memang terkesan asing di telinga kita. Maklum saja, karya-karyanya memang belum terdengar nyaring hingga akhirnya muncullah film 2014 sebagai debut perdananya. Filmnya sendiri sudah tayang mulai Kamis ini (26/2/2015) dan memiliki sebuah tagline Siapa di Atas Presiden, menyiratkan banyaknya unsur politik di dalamnya.
 
Mengarungi debutnya di layar lebar, Rahabi Mandra pun langsung bekerjasama dengan sineas kenamaan Hanung Bramantyo di bangku sutradara. Rizky Nazar, Ray Sahetapy, Maudy Ayunda, Atiqah Hasiholan, hingga Rio Dewanto adalah nama-nama bintang yang terlibat di dalamnya.
 
_____________________________________
 
Main di Film Mandarin, Nirina Zubir Jadi Istri Pendukung Suami
Kamis, 26 Februari 2015
 
Jakarta - Aktris Nirina Zubir baru saja merampungkan film layar lebar terbarunya. Bukan film biasa, melainkan film Mandarin produksi anak negeri yang berjudul 'Silent Hero(es).

Di film produksi Duckochan Films itu, Nirina Zubir berperan menjadi seorang istri yang begitu mendukung suaminya.
 
_____________________________________
 
Bertrand Antolin dan Masayu Hadapi Teror Hantu di 'Horror House'
Kamis, 26 Februari 2015
 
WowKeren.com - Lama tak terlihat beradu akting, Bertrand Antolin kini kembali ke layar lebar. Bersama Masayu Anastasia, artis 34 tahun itu akan membintangi sebuah film bergenre horor. 

Film garapan sutradara Nayato Fio Nuala itu berjudul "Horror House". Selain Betrand dan Masayu, artis cantik Kimberly Ryder juga ikut bermain sebagai kameo.
 
_____________________________________
 
Film Love&Faith; Diadaptasi dari Buku Karya Dahlan Iskan
Kamis, 26 Februari 2015
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Belakangan ini, film yang dibuat berdasarkan kisah nyata semakin banyak. Setelah sebelumnya hadir film 'Merry Riana' kini muncul 'Love&Faith'.

Film tersebut menceritakan perjuangan nyata Kwee Tjie Hoei atau Karmaka, pengusaha yang kini mempunyai aset 100 triliun. Layar lebar satu ini juga diadaptasi dari buku berjudul 'Karmaka Surjaudaja Tidak Ada yang Tidak Bisa' karya Dahlan Iskan.
 
_____________________________________
 
Bintangi 'Silent Heroes', Alena Wu Ngaku Kesulitan Bahasa Mandarin
Kamis, 26 Februari 2015
 
WowKeren.com - Dipercaya membintangi sebuah film berbahasa Mandarin, siapa pun tentu menyangka  tidak akan menemui kesulitan yang berarti. Artis 33 tahun itu, selama ini memang dikenal sangat fasih menyanyikan lagu-lagu dalam bahasa Mandarin. 

Meski begitu, ternyata artis asal Malang ini mengaku tetap merasa kesulitan berbicara bahasa Mandarin di film terbarunya yang berjudul "Silent Heroes" itu. Alena pun rela belajar bahasa Mandarin agar lebih lancar ketika berbicara dengan bahasa tersebut. 
 
_____________________________________
 
Adinia Wirasti Bicara Gemerlap Menyakitkannya Dunia Film
Rabu, 25 Februari 2015
 
Pertanyaan seputar profesi aktris dan seni peran serta hubungan dua hal itu terhadap popularitas rupanya dapat membuat Adinia Wirasti bicara blak-blakan. Aktris peraih dua Piala Citra dari Festival Film Indonesia berkat aktingnya dalam film Tentang Dia (Rudi Soedjarwo, 2004) dan Laura & Marsha (2013) ini sempat melontarkan kalimat, "Karena the glitz and glam of the movie industry is the most painful part," sambil tertawa kecil.
 
Tentu saja, ada alasan di balik ucapannya itu. Alasan yang tidak bisa ditampik juga berkaitan erat dengan pengalamannya sebagai aktris, pelakon seni maupun selebritas. Bagi pemeran Carmen dalam film terkenal Ada Apa Dengan Cinta? (Rudi Soedjarwo, 2002) ini, popularitas bisa membuat persona alias karakter kuat dan asli orang-orang jadi tertutup secara tanpa disadari. Sebab, lanjut Adinia, mereka sudah terlalu sibuk untuk menjadi orang lain.
 
_____________________________________
 
The Raid 2, Single Fighter Indonesia di Asian Film Awards
Rabu, 25 Februari 2015
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan The Raid 2: Berandal. Setelah masuk 10 Film Terbaik 2014 versi IMDb dan menjadi Film Martial Arts Terbaik 2014 versi Budomate Magazine, garapan Gareth Evans itu masuk Asian Film Awards.
 
Mengutip situs resmi Asian Film Awards, The Raid 2: Berandal menjadi nominator dua kategori. Matt Flannery dan Dimas Imam Subhono dimasukkan dalam Sinematografer Terbaik. Gareth Evans, dijagokan sebagai Sutradara Terbaik.
 
_____________________________________
 
Fira Basuki dan Film Kisah Cintanya Dengan Mendiang Suami
Rabu, 25 Februari 2015
 
TRIBUNNEWS.COM -Tahun Kambing Kayu 2015 ini rupanya akan jadi tahun sibuk bagi Fira Basuki (42), wartawan yang juga penulis novel itu.
 
Film Cinta Selamanya dengan sutradara Fajar Nugros, yang mengisahkan kisah cintanya dengan mendiang suaminya, Hafez Agung Baskoro, akan diputar pada akhir April mendatang. Dia juga akan menggelar pameran lukisan.
 
_____________________________________
 
Ikranegara: Sensor Film Sebaiknya Akomodasi Kepentingan Sineas
Rabu, 25 Februari 2015
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor senior, Ikranegara ikut mengomentari wacana penghapusan Lembaga Sensor Film (LSF). Ia mengaku pesimis jika LSF bisa dihapuskan. Alih-alih dihapus, Ikranegara yang pernah menyarankan agar LSF dirombak menjadi lembaga yang meruangkan kepentingan publik sineas saja tidak bisa.
 
"Saya kira, tidak mungkin (LSF) dihapus sama sekali,” kata Ikranegara saat dihubungi Republika, Rabu (25/2) di Jakarta.
 
_____________________________________
 
Gagahnya Fedi Nuril Berseragam Perwira di Trailer 'Doea Tanda Cinta'
Rabu, 25 Februari 2015
 
WowKeren.com - Sudah bukan rahasia lagi bahwa latihan militer TNI Akmil sangat berat. Namun sebagai seorang calon perwira, Fedi Nuril tampak sangat gagah dalam trailer "Doea Tanda Cinta". 

Video berdurasi satu menit itu menunjukkan perjuangan prajurit TNI yang masih dalam masa pendidikan di Magelang. Fedi dan Rendy Kjaernett yang masing-masing memerankan Bagoes dan Mahesa suatu hari berkenalan dengan seorang gadis bernama Laras (Tika Bravani). 
 
_____________________________________
 
Nirina Zubir Kesulitan Gunakan Bahasa Mandarin Berlogat Sunda
Rabu, 25 Februari 2015
 
JAKARTA - Nirina Zubir mengaku puas dengan hasil akting di film terbarunya yang berjudul Silent Heroes. Mengambil peran sebagai Karina, awalnya nirina mengaku kesulitan dengan bahasa Tionghoa yang harus dilakukannya.
 
Namun, Nirina mengaku jika kesulitan itu menjadi sebuah tantangan yang harus dilaluinya. Meskipun ia berusaha untuk menghafal bahasa Mandarin.
 
_____________________________________
 
Film 'Love & Faith' Bikin Latar Bandung Era 50-an
Rabu, 25 Februari 2015
 
Jakarta - Film produksi E-Motion Entertainment, 'Love & Faith' mengambil latar belakang Bandung tempo dulu di era 50-an. Untuk menunjang kebutuhan gambar, sutradara Benni Setiwan membangun secara total lokasi syutingnya.

"Semua set kami bangun sendiri. Kita pakai bangunan tua di Bandung untuk bank, pabrik. Untungnya di Bandung punya banyak bangunan tua jadi cukup membantu," ungkap sutradara 'Love & Faith' Benni Setiawan usai Press Screening di Plasa Senayan XXI, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2015).
 
_____________________________________
 
Rabu, 25 Februari 2015
 
Liputan6.com, Jakarta Lama tak terlihat, Laura Basuki kembali dengan film terbarunya yang berjudul Love & Faith. Lewat kemampuan aktingnya, artis berusia 27 tahun itu tampil memukau lewat perannya sebagai istri seorang bankir ternama.

Dalam film yang disutradarai oleh Benny Setiawan, Laura berperan sebagai Lim Kwei Ing yang merupakan istri dari Karmaka Surjaudaja alias Kwee Tjie Hoei yang diperankan Rio Dewanto.
 
_____________________________________
 
Dewi Yull Banyak Beri Masukan untuk Film 'Sebuah Lagu Untuk Tuhan'
Rabu, 25 Februari 2015
 
Jakarta - Cerpen karya Agnes Davonar 'Sebuah Lagu untuk Tuhan' akan segera diangkat ke layar lebar oleh sutradara Alyandra. Dewi Yull yang menjadi salah satu pemain dalam film, juga memberi masukan untuk cerita.

'Sebuah Lagu Untuk Tuhan' yang akan dibintangi oleh Eriska Rein, bercerita tentang Angel, gadis remaja yang lahir dalam keadaan hampir tuli. Angel memiliki ibu yang sangat kuat dan berhasil mendidik anaknya menjadi mandiri serta mampu hidup normal dalam kehidupan masyarakat sosial yang majemuk. Peran ibu ini dimainkan oleh Dewi.
 
_____________________________________
 
Muhammadiyah Tolak Wacana Penghapusan Sensor Film
Rabu, 25 Februari 2015
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Badan Ekonomi Kreatif, Triana Munaf mewacanakan penghapusan Lembaga Sensor Film (LSF) dalam sebuah acara di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (24/2), kemarin. Menurut Triana, tugas LSF itu membuat aneh jalan cerita sebuah film. Sehingga, Triana mengusulkan tugas mengawasi film sebaiknya diserahkan ke industri dengan memerhatikan sistem rating.
 
Menanggapi itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menolak ide tersebut. Menurut Dahnil, negara tidak boleh lalai mengawasi kebebasan berkarya dan berekspresi. Apalagi, perfilman yang masuk dari luar negeri ke Indonesia membawa paham yang boleh jadi bertentangan dengan nilai budaya dan agama bangsa Indonesia.
 
_____________________________________
 
Pendiri Persari, M Panji Anom Tutup Usia
Rabu, 25 Februari 2015
 
Metrotvnews.com, Jakarta: Hari ini 25 tahun yang lalu, Mas'ud Panji Anom, tutup usia. Aktor dan penyanyi ini mendedikasikan usianya untuk dunia seni peran dan tarik suara.

Lahir di Sambas, Kalimantan Barat, 3 April 1915, Panji dikenal juga dengan nama Pangeran Mas'ud Panji Anom. Dia putra mahkota Kerajaan Sambas.

Anak kedua pasangan Pangeran Cakra Panji Anom (Sultan Kerajaan Sambas) dan Encik Zakiyah ini menempuh pendidikan di HIS, kemudian melanjutkan ke Ambacht School (sekolah teknik) di Batavia (Jakarta) pada 1933. Dia juga pernah mengikuti kursus montir radio (1935).
 
_____________________________________
 
Kata Andien, Film dan Musik Itu Harus Saling Menguatkan
Rabu, 25 Februari 2015
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Andini Aisyah Hariadi alias Andien mengaku bangga dengan apa yang dia peroleh pada tahun ini. Pasalnya, album terbarunya 'Let It Be My Way' yang baru dirilis Desember 2014 kemarin, diganjar sebuah penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
 
Andien mendapatkan piagam MURI untuk kategori 'Soundtrack Terbanyak dalam Satu Album'. Pemberian piagam itu pun langsung diterima Andien, di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2015).
 
_____________________________________
 
Perjuangan Sineas Muda Indonesia Demi Festival Film Berlin
Rabu, 25 Februari 2015
 
VIVA.co.id - Menghadiri perhelatan Berlinale, festival film di Berlin, Jerman, adalah salah satu prestise bagi insan film di banyak negara di dunia. Tak terkecuali bagi sineas Indonesia. Tapi tak semua sineas berkesempatan pergi ke sana.

Seorang sineas muda Indonesia yang mujur mendapatkan kesempatan menghadiri Berlinale adalah Greg Arya. Dia yang berprofesi sebagai editor film adalah satu dari tujuh sineas muda Indonesia dalam Berlinale.
 
_____________________________________
 
 
Industri Film Indonesia Kalah Telak Dari Korea Selatan
Rabu, 25 Februari 2015
 
Bisnis.com, JAKARTA--Angga Sasongko, sutradara film Indonesia  mengatakan perkembangan industri film Indonesia jauh tertinggal dari negara-negara Asia lainnya. Salah satunya dari industri film di Korea Selatan.
 
"Dari total 55 juta penduduk Korea Selatan, film Roaring Currents itu ditonton oleh 15 juta orang. Kita penduduk 250 juta, tapi film ditonton 1 juta orang saja sudah bangga. Ini pasti ada yang salah sama industri film nasional," ujarnya di Jakarta, Selasa (24/2).
 
_____________________________________
 
Demi 'Doea Tanda Cinta', Fedi Nuril Botak dan Pakai Baju Seberat 5 Kilogram
Rabu, 25 Februari 2015
 
Jakarta - Ternyata serangkaian latihan militer berat yang dijalani Fedi Nuril untuk film barunya 'Doea Tanda Cinta' tidak cukup. Ada dua hal lagi yang harus dilakukan Fedi demi film drama actionitu.

Pertama, aktor sekaligus pentolan band Garasi itu harus rela menggunduli rambutnya. Kedua, Fedi juga harus mengenakan pakaian resmi tentara yang konon cukup berat.
 
_____________________________________
 
Main Film, Mitha The Virgin Bilang Nggak Gampang
Rabu, 25 Februari 2015
 
Kapanlagi.com - Dalam dunia seni peran, berakting merupakan hal yang baru pertama kali dilakoni Cameria Happy Pramita alias Mitha The Virgin. Makanya, perempuan kelahiran 2 Januari 1986 itu merasa tertantang saat ditawari main KOK PUTUSIN GUE.
 
"Kami coba untuk memahami karakter cerita film ini. Butuh waktu, karena karakter di film berbeda dengan keseharian kami. Dan itu gak gampang," tulis Mitha, seperti rilis yang diterima KapanLagi.com.
 
_____________________________________
 
Fedi Nuril Bisa Lari Cepat Karena 'Doea Tanda Cinta'
Rabu, 25 Februari 2015
 
WowKeren.com - Fedi Nuril telah memutuskan kembali ke layar lebar lewat film barunya. Aktor berusia 32 tahun ini siap mengobati kerinduan para penggemar lewat film "Doea Tanda Cinta" yang akan tayang Maret nanti. 

Fedi Nuril pun mengungkap tantangan yang harus dilaluinya demi bermain dalam "Doea Tanda Cinta". Pemilik nama asli Fedrian Nuril tersebut rupanya wajib menjalani akademi militer TNI yang sesungguhnya demi perannya sebagai tentara. 
 

 

Hai semua,

Kompetisi FilmBox period Oktober - Desember 2014 telah resmi ditutup.

Berikut ini adalah pemenang Kompetisi FilmBox tersebut:

 Film pemenang Kompetisi FilmBox  adalah:


"Yours Truly" oleh Sutradara : Sutradara : Elvira Kusno & Ian Salim

Berikut komentar  mengenai pemenangnya :

" The film is the right subject for a short film. This subject would not be suitable for a long feature film. The film only works as a short film.

It’s a very original idea.

But the films is also professionally made. The camerawork looks good, the lighting is good. Sound is good. Make up is good. Acting is good.

You can see that the film makers have put a lot of effort in the film to make it work.

Have a look and check it out!"

 

Selamat kepada pemenang!

_________________________________________
 
Kompetisi Film Pendek Europe on Screen 2015
 
Kompetisi Film Pendek dibuka untuk umum dan tanpa biaya pendaftaran. Kategori film fiksi dan dokumenter.Batas waktu pendaftaran: 9 Maret 2015.Disutradarai oleh Warga Negara Indonesia.Berdurasi tidak lebih dari 20 menit.Diproduksi setelah 1 Januari 2013. Bila gagal mengisi formulir online, silakan download formulir di www.europeonscreen.org/kfp/form/Eos2015_kfp_form.docx. Kami TIDAK MENERIMA formulir yang tercetak (hard copy). Keterangan lebih lanjut lihat di europeonscreen.org

 
 
 
 
 
FESTIVAL FILM INDIE LAMPUNG 2015
 
Festival Film Indie Lampung, sebelumnya Festival Film Indie Darmajaya merupakan Festival Film Pendek yang diselenggarakan berdasarkan program kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang IPTEK Darmajaya Computer & Film Club (UKM DCFC) sejak tahun 2009, dibawah naungan kampus IBI Darmajaya Lampung. Pendaftaran film pendek dari tanggal 1 Januari 2015 sampai 15 april 2015. Keterangan lebih lanjut lihat di lampungfilmfestival.info
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Jadwal Pemutaran Film Untuk Pusat Kebudayaan pada Bulan Maret 2015

Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta
Pusat Kebudayaan Perancis

Festival Sinema Prancis

Festival Sinema Prancis

Festival Sinema Prancis

Belum ada jadwal
 
Goethe Haus Jakarta
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
Belum ada jadwal
 
Erasmus Huis Jakarta
Belum ada jadwal
 
Istituto Italiano di Cultura
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
Belum ada jadwal
 
Japan Foundation
Pemutaran film 
Belum ada jadwal
 
Pusat Kebudayaan Korea
Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Jakarta
Bentara Putar Film 
Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Bali
Belum ada jadwal

 

___________________________________________
Program Kineforum : Program Maret 2015
 
                         
 

 

 

 

 

Tentang Indonesian Film Center | Kebijakan Privasi | Berkas Hukum | Periklanan | Bantuan | Kontak kami