Login | Daftar
Semua Daftar Pesanan
Kosong
IdFilmCenter
@idfilmcenter
Beritahu teman
Berita
Messageboard
Blog
Bantuan
Kontak kami
Beri donasi ke Indonesian Film Center. Bantu kami melestarikan dan merestorasikan Materi Audio-Visual Indonesia. Lihat juga Tentang kami.
Berita Terbaru
IdFilmCenter News & Agenda
Gedung Tua Disulap Jadi Penjara untuk 'Comic 8: Casino Kings'
Jumat, 28 November 2014
 
Jakarta - Sutradara ‘Comic 8: Casino Kings’ Anggy Umbara 'menyulap' bangunan bergaya Belanda di daerah kota tua menjadi sebuah rumah tahanan (rutan) untuk salah satu adegan di film tersebut. Tidak hanya dekorasi, banyak pemain figuran untuk tahanan dan polisi yang membuat seakan-akan kita di dalam penjara sungguhan.

Gedung yang bangunannya masih terlihat asli dari abad ke-17 itu diubah beberapa ruangannya oleh departemen art layaknya penjara bawah tanah. Bangunan yang sudah tua dengan cat yang mulai mengelupas, memiliki ruangan yang tersekat-sekat oleh jeruji besi.
 
_____________________________________
 
Platinum Cineplex, Bioskop Indonesia yang Go International
Kamis, 27 November 2014
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT Tripar Multivision Plus yang sebelumnya dikenal dengan produksi sinetron-sinetronnya, ternyata telah mengembangkan sayap melalui bisnis jaringan bioskop dengan nama Platinum Cineplex. Platinum Cineplex ini bahkan menjadi bioskop terbesar kedua di Vietnam.

Selain berhasil tumbuh di Vietnam, Platinum Cineplex ini juga berdiri di beberapa negara lain seperti Kamboja dan Timor Timur. Rencananya, bioskop Indonesia ini akan melebarkan lagi cakupannya di Laos. Secara total, Platinum Cineplex kurang lebih berdiri di 12 negara. “Di semua negara ini, Platinum Cineplex memiliki kantor perwakilan,” jelas Marketing Manager Vera Yolanda Sari pada ROL, Kamis (27/11).
 
_____________________________________
 
SFF 2014: Kenalkan Teknologi Masa Depan melalui Festival Film Sains
Kamis, 27 November 2014
 
BANDUNG, itb.ac.id - Tahun ini Science Film Festival (SFF) yang diinisiasi oleh Pusat Kebudayaan Jerman Goethe Institut kembali hadir di Indonesia dengan mengangkat tema "Teknologi Masa Depan". Selain di Indonesia, SFF 2014 juga diselenggarakan di 12 negara lain, yaitu Palestina, Yordania, Mesir, Uni Emira Arab, Sudan, Myanmar, Thailand, Kamboja, Malaysia, Laos, Vietnam, dan Filipina. Untuk penyelenggaraan di Indonesia yang telah memasuki edisi ke-5 ini, SFF 2014 digelar secara serentak di 37 kota mulai dari Aceh hingga Merauke. ITB kembali dipercaya menjadi salah satu tuan rumah untuk penyelenggaraan SFF 2014 di Kota Bandung dengan bertempat di Ruang 9311, Gedung T.P. Rachmat (Laboratorium Teknologi VI) pada Senin-Jumat (17-21/11/14).
 
_____________________________________
 
JiFFest 2014: Fluid Boundaries Angkat Sejarah Modern Imigrasi Manusia
Kamis, 27 November 2014
 
Fluid Boundaries menjadi satu-satunya film dokumenter yang diputar dalam program World Cinema Jakarta International Film Festival (JiFFest) 2014 di Blitzmegaplex Grand Indonesia dan Epicentrum XX1 Kuningan Jakarta pada 21-23 November lalu. Yang istimewa, Fluid Boundaries dibuat oleh sutradara Indonesia, Daniel Rudi Haryanto, dan juga memperlihatkan subjek dari negeri ini. Tapi, Rudi bukan satu-satunya sutradara dalam film dokumenter ini. Ada pula Vladimir Todorovic dari Serbia dan Mun Jeonghyun dari Korea Selatan.
 
_____________________________________
 
Ini Dia Animator dan Komikus Indonesia yang Terlibat di Film Hollywood
Kamis, 27 November 2014
 
Jakarta - Mungkin belum banyak yang tahu bahwa ada putra-putri Indonesia yang ikut terlibat dalam pembuatan film-film animasi produksi Hollywood yang selama ini kita saksikan di bioskop. Siapa saja mereka?
 
 
_____________________________________
 
Film Toba Dreams Jadikan Vinessa Inez Berubah
Kamis, 27 November 2014
 
JAKARTA - Sebagai debut awal berakting film Toba Dreams, Vinessa Inez mengaku mendapatkan banyak pengalaman. Terlebih bisa beradu akting dengan artis-artis senior seperti Mathias Muchus, Ramon J. Tungka, Vino G. Bastian, Marsha Timoty, Jajang C Noer dan Boris.

Dalam film itu, Inez mendapat peran sebagai Taruli, anak bungsu dari Sersan Tebe yang diperankan oleh Mathias Muchus. Berbagai perubahan pun mulai dirasakan oleh Inez, seperti harus memotong pendek rambut kesayangannya.
 
 
_____________________________________
 
Donny Alamsyah Berambut Mohawk, Prisia Nasution Bergaya Gimbal
Kamis, 27 November 2014
 
Jakarta - Dua aktor yang bergabung dalam film 'Comic 8: Kasino King' Donny Alamsyah dan Prisia Nasution melakukan perubahan cukup ekstrem untuk peran mereka masing-masing. Keduanya mengganti model rambut yang cukup unik.

Prisia Nasution berambut gimbal dengan warna-warni di beberapa bagian. Prisia pertama kali tampil dengan model rambut tersebut saat menghadiri premiere film '7/24' di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, 11 November lalu.
 
_____________________________________
 
Cerita Rini Kerjakan Animasi Film 'Tintin', 1 Tahun untuk Adegan 4 Menit
Kamis, 27 November 2014
 
Jakarta - Film animasi Hollywood yang biasa kita tonton dengan durasi 90-an menit di bioskop memiliki proses panjang di balik pembuatannya. Produksi bisa melibatkan ratusan artis dari berbagai departemen animasi. Animator Indonesia Rini Triyani Sugianto memiliki sedikit saat ia mengerjakan film 'The Adventure of Tintin'.

“Animasi Tintin saya kerjainnya dalam waktu 1 tahun, dan itu hanya menghasilkan adegan selama 4 menit,” curhat Rini saat workshop FILMARES Expo 2014 di Jiexpo kemayoran, Jakarta, Rabu (26/11/14).
 
_____________________________________
 
Akan Ada Adegan Seks Bebas di Film 'UNLIMITED LOVE', Tapi...
Kamis, 27 November 2014
 
Kapanlagi.com - Daya tarik sebuah film tidak hanya didapat dari seberapa baik pemainnya dimainkan, tapi juga sejauh apa film tersebut dapat benar-benar menggambarkan realitas. Hal ini pula yang ditunjukkan dalam film UNLIMITED LOVE.

Pasalnya, UNLIMITED LOVE akan mengambil latar belakang persahabatan tiga sahabat yang pecah karena seks bebas dan narkoba. Tentu saja, scene seks bebas akan ada dalam film ini.
 
_____________________________________
 
Agar Sukses Perani Tokoh 'PTE,' Ini Trik Jitu Dari Ifa Isfansyah
Kamis, 27 November 2014
 
Kapanlagi.com - Menjadi seorang sutradara dalam sebuah proses pengerjaan film memang harus memiliki tanggung jawab yang lebih agar proyek yang dikerjakannya itu tetap pada batasan yang telah direncanakan sebelumnya. Hal ini rupanya juga dialami oleh Ifa Isfansyah saat menangani proses syuting PENDEKAR TONGKAT EMAS.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan bersama KapanLagi.com®, sutradara ini bercerita tentang aspek terpenting apa yang wajib dimiliki oleh para pemain sebelum melaksanakan proses syuting film. Kuncinya, si artis harus sudah bisa mendalami perannya masing-masing, agar nantinya Ifa dapat dengan mudah memberikan pengarahan pengadeganannya.
 
_____________________________________
 
Jadi Juri, Ini Pemenang FFI 2014 Versi Reza Rahadian
Kamis, 27 November 2014
 
WowKeren.com - Reza Rahadian mendapatkan suatu kehormatan dan kebanggan karena dirinya diminta untuk menjadi juri dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2014. Pertama kali menjadi juri, aktor "Strawberry Surprise" ini memiliki kriteria tersendiri dalam menentukan siapa saja yang pantas untuk menerima penghargaan.

"Kita tidak mau kasih penghargaan sama orang yang performance-nya bagus, tapi tidak punya tanggung jawab," jelas aktor 27 tahun ini. "Menang sekali, 2 tahun kemudian ilang."
 
_____________________________________
Curhat Tara Basro Tentang Perannya di 'PENDEKAR TONGKAT EMAS'
Kamis, 27 November 2014
 
Kapanlagi.com - Tara Basro merasa beruntung bisa bergabung dalam film PENDEKAR TONGKAT EMAS. Tidak hanya mendapat kesempatan untuk bermain dengan banyak nama besar dalam perfilman, Tara pun berkesempatan untuk bebas mengeksplorasi peran yang diberikan kepadannya.

Diakui Tara, dirinya bebas mengintepretasikan sosok Gerhana yang diperankannya. Meski begitu, Ifa Isfansyah tetap memberi batasan-batasan yang tak boleh diterjang.
 
_____________________________________
 
Mengenal Lebih Dalam Perkembangan Film Indonesia di FILMARES Expo 2014
Kamis, 27 November 2014
 
Jakarta - FILMARES Expo untuk pertama kalinya diselenggarakan tahun ini di Jiexpo Kemayoran Jakarta. Sinematik Indonesia hadir untuk memperkenalkan perkembangan film Indonesia dari masa ke masa.

Sinematek Indonesia merupakan sebuah lembaga swasta non-profit yang bertujuan untuk mengumpulkan dan melestarikan berbagai artefak terkait perfilman nasional. Mulai dari film, buku, skenario, majalah, kliping, biografi, data organisasi dan perusahaan film, peralatan, hingga undang-undang perfilman dan peraturan pemerintah.
 
_____________________________________
 
Pendekar Tongkat Mas, Bangkitnya Cerita Silat Indonesia
Rabu, 26 November 2014
 
Setelah sekian lama film silat tertidur, kini tontonan layar lebar yang pernah populer di tahun ’80-an hingga ’90-an yang mengangkat seni bela diri asli Indonesia siap menunjukkan aksinya di bioskop seluruh Indonesia. Judulnya Pendekar Tongkat Mas.

“Cerita silat tentu saja kisah rekaan. Tetapi ia mengangkat persoalan yang aktual dan dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Di dalamnya ada kisah tentang dosa yang dipendam, keserakahan, keinginan untuk berkuasa, pengkhianatan, maupun balas dendam. Itulah keunikan cerita silat,” ungkap Mira Lesmana, produser film ini dari Miles Film yang bekerjasama dengan KG Studio.
 
_____________________________________
 
FFI 2014: Pemenang Lomba Kritik Perfilman dan Daftar Nominasi
Rabu, 26 November 2014
 
Perlombaan menulis kritik perfilman kembali diadakan oleh Festival Film Indonesia (FFI) 2014 setelah sempat vakum selama 22 tahun. Dua di antara tiga pemenangnya ialah jurnalis filmindonesia.or.id, Deden Ramadani lewat tulisannya Jumlah Bioskop dan Film Bertambah, Jumlah Penonton Turun dan Adrian Jonathan Pasaribu lewat artikel Keberpihakan Bioskop yang dimuat di Cinemapoetica.com. Pemenang lainnya ialah Herman Wijaya lewat tulisannya FFI, Hajat Insan Film yang Tersandera Tender Pemerintah di blog pribadi Kompasiana.
 
_____________________________________
 
Wakili Generasi Muda, Reza Rahadian Siap Promosikan 'FFI 2014'
Rabu, 26 November 2014
 
Kapanlagi.com - Perhelatan penghargaan bergengsi perfilman Indonesia FFI 2014 siap untuk dilaksanakan kembali. Bertempat di Palembang, Sumatera Selatan, event ini direncanakan siap digelar pada 6 Desember mendatang.

Saat ditemui oleh KapanLagi.com® pada Pembacaan Nominasi FFI 2014 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (24/11) kemarin, Reza Rahadian bercerita tentang keterlibatannya dalam FFI kali ini. Ia menjelaskan jobdesk-nya sebagai duta FFI 2014 bersama artis senior Christine Hakim.
 
 
_____________________________________
 
'Selamat Pagi, Malam' Jadi Penutup Singapore International Film Festival 2014
Rabu, 26 November 2014
 
Jakarta - Film 'Selamat Pagi, Malam' (In The Absence Of The Sun) baru saja memenangkan penghargaan 'Sutradara Terbaik' pada ajang Indonesian Film Directors Club Awards 2014. Film itu juga terpilih menjadi Film Penutup di ajang Singapore International Film Festival pada 14 Desember mendatang di Marina Bay Sands.
 
_____________________________________
 
Detik.com
Pameran Industri Film 'Filmares Expo' Mulai Digelar Hari Ini
Rabu, 26 November 2014
 
Jakarta - Filmares Expo hadir untuk memperkenalkan industri kreatif yang semakin diminati di Indonesia. Acara ini diselanggarakan di JiExpo Kemayoran, 26-28 November mendatang.

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkenalkan perusahaan, komunitas, atau individu yang berkecimpung di industri perfilman dalam maupun luar negeri. Didasari keinginan untuk memperkenalkan sebanyak mungkin sumber daya pembuatan film, Filmares 2014 menghadirkan peserta-peserta yang menjual atau menyewakan peralatan pembuatan film.
 
_____________________________________
 
Detik.com
'Angker': Teror Nenek Gaib Penunggu Rumah
Rabu, 26 November 2014
 
Jakarta - Tanpa merasa perlu membangun pondasi cerita, tanpa pengenalan karakter yang berarti, film horor yang satu ini langsung menebar terornya tepat di menit pertama. Pada sekuens awal kita bertemu dengan Ratna (Lia Waode, 'Suster Ngesot The Movie'), seorang ibu muda beranak tiga yang tengah ditinggal suaminya bekerja di luar kota. Malam itu di rumahnya cahaya remang saja dari api yang menyala dalam lampu tempel, tak ada penerangan listrik. Ratna tengah berusaha mengunci pintu dan jendela, ketika ia samar-samar mendengar bisikan dari arah luar depan rumahnya.

Bisikan-bisikan ini makin hari makin mengganggunya. Terlebih saat ia menemukan sebuah lukisan seorang nenek menyeramkan di dalam gudang rumahnya, bisikan itun terdengar nyaring di telinganya, "Iki omahku!" Dan, Ratna pun sadar bahwa keselamatan dirinya dan anak-anaknya kini mulai terancam.
 
_____________________________________
 
Detik.com
Laura Basuki Segera Main Film Romantis Bareng Rio Dewanto
Rabu, 26 November 2014
 
Jakarta - Setelah tampil cemerlang berbuah nominasi FFI 2014 lewat peran di film 'Haji Backpacer', Laura Basuki mengaku tengah menyiapkan film terbarunya. Ia akan bermain dalam film bertema drama romantis bersama Rio Dewanto.

"Nanti tayang 2015," kata aktris yang juga terpilih sebagai juri di salah satu kategori FFI itu.
 
_____________________________________
 
Detik.com
Reza Rahadian: Kita Perlu Lebih Banyak Bioskop
Selasa, 25 November 2014
 
Jakarta - Industri film nasional semakin berkembang secara produktivitas maupun tema film yang beragam. Namun menurut aktor Reza Rahadian, hal itu kurang didukung oleh pertumbuhan bioskop.

Perlunya layar bioskop baru menurut Reza sangat penting. Selama ini film-film nasional bisa dibilang kalah bersaing tiap Hollywood menginvasi lewat film-film blockbuster, yang berujung sedikitnya kesempatan untuk film nasional tayang lebih lama.
 
_____________________________________
 
Detik.com
Bikin Film Bertema Humanisme, Lola Amaria Sering Dicibir Hingga Diancam
Selasa, 25 November 2014
 
Jakarta - Lola Amaria kerap vokal dalam film-filmnya yang kebanyakan bertema humanisme. Dalam perjalanannya ada juga pihak yang tak suka dengan film-film Lola karena isu yang diangkat. Ia sering dicibir, dan jarang pula diteror.

Selama berkarier sebagai produser dan sutradara di balik layar, Lola sudah menghasilkan film Betina (2006), Minggu Pagi di Victoria Park (2010), Sanubari Jakarta (2012), Negeri Tanpa Telinga (2014) dan 'Novel tanpa huruf R' (2003). Dari film-film tersebut banyak mengangkat isu hangat, misalnya tentang TKI, kotornya politik, hingga kritik sosial.
 
_____________________________________
 
Detik.com
Christine Hakim: Festival Film Itu Harus Glamor
Selasa, 25 November 2014
 
Jakarta -  Dedikasi Christine Hakim di dunia perfilman membuatnya terpilih sebagai ikon untuk Festival Film Indonesia (FFI) 2014. Aktris senior yang telah membintangi lebih dari 37 judul film itu menilai ajang penghargaan film harus dibuat meriah dan semarak.

Christine terpilih sebagai ikon FFI 2014 bersama dengan aktor muda Reza Rahadian. Dua insan perfilman beda generasi ini menunjukkan kebersamaan generasi muda dan senior dalam memajukan film Indonesia.
 
_____________________________________
 
Detik.com
Ini Daftar Nominasi FFI 2014
Selasa, 25 November 2014
 
Jakarta - Panitia penyelenggara Festival Film Indonesia 2014 (FFI) baru saja mengumumkan daftar nominasi, Senin (24/11) malam. Secara mengejutkan, ‘Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck’ hanya meraih lima nominasi yang tergolong kategori 'kelas dua'.

Film ‘Soekarno’ arahan sutradara Hanung Bramantyo meraih nominasi terbanyak dengan 13 nominasi dari hampir semua kategori bergengsi. Diikuti ‘3 Nafas Likas’ yang meraih 10 nominasi dan ‘Cahaya dari Timur’ dan ‘Sokola Rimba’ dengan 8 nominasi.
 
_____________________________________
 
'Senior dan Junior' Jadi Kolaborasi di Penjurian FFI 2014
Selasa, 25 November 2014
 
Jakarta - Penjurian Festival Film Indonesia (FFI) 2014 memang berbeda. Banyaknya juri menjadi sesuatu yang baru dalam ajang penghargaan tahunan ini. Setidaknya ada 5 juri setiap nominasi penghargaan.

Jelang malam puncak FFI 2014, 6 Desember mendatang, terlebih dulu digelar malam pembacaan nominasi di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2014) malam. Saat itu, terlihat wajah-wajah sineas muda, seperti Reza Rahadian, Olga Lydia serta Laura Basuki.
 
_____________________________________
 
'Bendera Hati' Jadi Film Indie Terelok Batam Film Festival 2014
Selasa, 25 November 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Film 'Bendera Hati' (produksi Karya Kita Kreatif) dari Aceh, terpilih sebagai Film Indie Terelok Batam Film Festival (BFF) 2014. Film tersebut menyisihkan lima film unggulan lainnya; '10-11' (produksi Karya Tiga Gapura Film), dari Boyolali Jawa Tengah, 'Indonesia 2070' (Produksi Timetation Production) Batam, 'Nada Dari Hati' (produksi Sinepec) Pekanbaru, 'Sampai Mati' (produksi Convergen Production) Batam, dan film 'Si Kecil Penguasa' (produksi Sanggar Seni Teater Taat) Lampung.
 
_____________________________________
 
_____________________________________
 
_____________________________________
 
Jogja-Netpac Asian Film Festival gelar pemutaran film-film Asia
Senin, 24 November 2014
 
Merdeka.com - Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF), festival film internasional yang berfokus pada sinema Asia akan kembali digelar pada tanggal 16 Desember 2014.

Festival film ini pertama kali digelar pada tahun 2006, diprakarsai tokoh-tokoh yang tak asing lagi di dunia sinema seperti Garin Nugroho, Budi Irawanto, Philip Cheah, dan Ifa Isfansyah.
 
_____________________________________
 
Tantri Cs Tak Main Film Cinta yang Menye-menye
Senin, 24 November 2014
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah berhasil dalam industri musik, band rock KotaK, yang terdiri dari Tantri (vokal), Cella (gitar), dan Chua (bas), mencoba peruntungan dengan main film.

Mereka berperan dalam film Rock N' Love, yang disutradarai oleh Hedy Suryawan. Film itu berkisah tentang cinta antarpersonel dalam sebuah grup rock.
 
_____________________________________
 
Mira Lesmana Buka Opsi Bikin Sekuel Film Pendekar Tongkat Emas
Senin, 24 November 2014
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Film Pendekar Tongkat Emas memang baru akan dirilis pada 18 Desember 2014, tapi Mira Lesmana selaku produser mengatakan film teranyarnya ini memiliki peluang prekuel dan sekuel.

"Kalau dari lihat ceritanya, film ini punya peluang untuk prekuel dan peluang buat sekuel. Tapi saya harus melihat reaksi dari penonton dulu seperti apa film ini," tutur Mira, ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (24/11).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA Pendekar Tongkat Emas memang baru akan dirilis pada 18 Desember 2014, tapi Mira Lesmana selaku produser mengatakan film teranyarnya ini memiliki peluang prekuel dan sekuel.

"
 
_____________________________________
 
Prisia Nasution Buktikan Bisa Bintangi Film Komersil
Senin, 24 November 2014
 
Kapanlagi.com - Selama ini Prisia Nasution kerap membintangi film non komersil. Lewat drama romantis bertajuk UNLIMITED LOVE, ia untuk pertama kalinya terlibat dalam produksi film dengan bumbu kisah cinta mainstream.

"Semua orang nanya: lo kenapa sih main film yang nggak bakalan laku atau nggak komersil? Makanya aku buktiin terima peran di sini, UNLIMITED LOVE film yang cukup komersil," kata Prisia di kantor KapanLagi.com®, Jakarta, beberapa waktu lalu.
 
_____________________________________
 
Gratis! Bioskop 'Misbar' Tayangkan 40 Film dari Berbagai Era
Senin, 24 November 2014
 
Jakarta - Tahun 2014 adalah tahun kedua penyelenggaraan Kineforum Misbar, sebuah bioskop yang didesain khusus untuk ruang terbuka di kota Jakarta. Acara ini akan menayangkan 40 judul film dari berbagai era secara gratis.

Rangkaian acara ini akan berlangsung dari 22 November sampai 6 Desember mendatang di Lapangan Blok S dan 23-24 November di Lapangan Futsal, Taman Menteng. Kineforum Misbar 2014 dibuka dengan pemutaran film 'Kantata Takwa' (Gotot Prakosa, Eros Djarot, 2008), dan diakhiri oleh pemutaran salah satu film penanda bangkitnya perfilman Indonesia di akhir tahun 1990-an, 'Kuldesak' (Riri Riza, Nan Achnas, Mira Lesmana, dan Rizal Mantovani, 1998).
 
_____________________________________
 
'Comic 8: Kasino Kings' Syuting di Tengah Hutan, Ernest Bertarung dengan Barry Prima
Senin, 24 November 2014
 
Bogor - Sambil terengah-engah, Ernest harus berjibaku melawan salah satu anggota The Hunters yang bergaya bak Van Damme, Barry Prima, di tengah hutan pinus. Sementara dua kawannya, Arie Keriting dan Kemal duduk di bongkahan batu seraya menyaksikan sambil sesekali meledek.

Adegan itu merupakan salah satu skenario dalam film 'Comic 8: Kasino Kings'. Akhir pekan lalu detikHOT berkesempatan mengunjungi lokasi syuting secara eksklusif di salah satu hutan kawasan Jawa Barat.
 
_____________________________________
 
_____________________________________
 
'Salah Bodi': Lelucon Waria Gaya Lama
Senin, 24 November 2014
 
Jakarta - "Sebuah film serius santai karya Sys NS," demikian tertulis secara gamblang dalam opening credit film ini. Membacanya membuat saya agak mengernyitkan dahi, apa kira-kira yang dimaksud "santai" oleh si pembuat film? Apakah itu berarti bahwa cerita film ini ringan dan mudah diikuti sehingga dapat membuat kita santai selagi menontonnya, atau apakah itu sebuah pernyataan resmi bahwa film ini dibuat dengan santai? Mari kita telisik!santai

Farhan (Zhi Alatas) terlahir sebagai cewek, orangtuanya memberinya nama Andin. Sedari kecil ia memiliki sifat tomboy. Ia senang bermain gundu bersama teman-teman cowoknya, dan bahkan ikutan berbaris dengan teman-temannya untuk kencing bersama --terang saja air kencingnya blepotan membasahi kakinya.
 
_____________________________________
 
Trailer 'Pendekar Tongkat Emas' Diputar Perdana di HelloFest
Senin, 24 November 2014
 
Jakarta - Sebuah gebrakan baru kembali datang dari Miles Production yang memproduksi sebuah film drama dengan tema silat ala pendekar. Dan untuk pertamakalinya, official trailer film 'Pendekar Tongkat Emas' diputar di HelloFest 10 Anima Expo 2014.

Para produser, sutradara serta pemeran utama seperti Eva Celia, Nicholas Saputra, Reza Rahardian dan Tara Basro hadir di panggung utama HelloFest, Minggu (23/11/2014). Tak hanya official trailer, behind the scene hingga sneak peak film selama dua menit juga diputar secara spesial untuk para pengunjung hari ini.
 
_____________________________________
 
Nia Dinata: Industri Film Indonesia Sudah Survive
Minggu, 23 November 2014
 
Nia Dinata belakangan ini lebih sering menjabat sebagai produser maupun eksekutif produser ketimbang sutradara. Terutama untuk film-film dokumenter. Sebelumnya, ia menyutradarai beberapa film feature yang ceritanya sarat dengan keberpihakan terhadap masalah dan kaum perempuan. Sebut saja, Ca Bau Kan, Arisan!, Berbagi Suami, Perempuan Punya Cerita, hingga Arisan! 2.
 
_____________________________________
 
Detik.com
Ini Dia Sutradara Pemenang IFDC Awards 2014
Minggu, 23 November 2014
 
Jakarta - Ajang penghargaan yang digelar Indonesian Film Directors Club (IFDC) telah usai dengan keluarnya tiga pemenang dari tiga kategori nominasi. Siapa saja?

Film-film yang masuk dalam nominasi terdiri dari film yang tayang di bioskop dalam rentang waktu Oktober 2013-Oktober 2014.
 
_____________________________________
 
_____________________________________
 
Kisah Sejarah Tanah Jawa Diangkat ke Layar Kaca
Minggu, 23 November 2014
 
JAKARTA - Tayangan penuh unsur sejarah dan kearifan lokal berjudul Babad Tanah Jawa akan segera mengudara. Cerita Babad Tanah Jawa yang telah melegenda akan lebih menarik ketika unsur mitos dan sejarah dipadukan dibawah arahan sutradara Jiwo Kusumo.

"Babad Tanah Jawa ini diilhami dari banyak versi, baik itu legenda, artefak, dan mitos. Kami dari tim kreatif memadukan itu, sejarah dan unsur geologinya," kata Jiwo Kusumo, saat jumpa pers di gedung TVRI, Senayan, Jakarta Pusat.
 
_____________________________________
 
Sambangi Penjara Bung Hatta di Belanda
Sabtu, 22 November 2014
 
JAKARTA - Sutradara Erwin Arnada dan Penulis Skenario Salman Aristo mengakhiri riset di Belanda untuk pembuatan film Muhammad Hatta yang rencananya akan diproduksi Februari 2015.

Banyak hal yang didapat Erwin dan Salman selama berasa di Belanda. Mereka mendapat izin masuk ke Ridderzaal Tweede Kamer Binnenhoff , Den Haag, tempat diselenggarakannya Konferensi Meja Bundar (KMB).
 

 

Hai semua,

Kompetisi FilmBox period Juli - September 2014 telah resmi ditutup.

Berikut ini adalah pemenang Kompetisi FilmBox tersebut:

1. Film pemenang Kompetisi FilmBox pilihan Juri tamu (Orlow Seunke) adalah:


" Altitude Alto " oleh Sutradara : Sutradara : Aditya Prabaswara

Berikut komentar Orlow mengenai pemenang pilihannya:

"Saya pernah memproduksi beberapa film animasi ; Saya pikir film ini merupakan ide yang bagus . Anda dapat melakukan hal-hal yang tidak mungkin dengan animasi. Untuk alasan yang sama saya suka Altitude Alto . Dengan menggunakan genre animasi dalam bercerita , mencampur keadaan sehari-hari dengan fantasi anak . Durasi film yang pas. Animasi yang halus dan tidak terlalu lambat . Sound yang bagus dan musik yang cocok ".

.2. Film pemenang Kompetisi FilmBox Special Mention dari IdFilmCentre adalah:

Transparan  karya Sutradara : Sutradara : Gamma Patriono

Berikut adalah motivasi dari IdFilmCenter  untuk pemenang pilihan mereka:

"Film ini dimaksudkan untuk menjadi lucu dan itu tersampaikan, ini lucu, Cara akting yang sama untuk semua aktor, menandakan itu adalah gaya sutradara untuk film ini. Film ini dibuat secara profesional dan memiliki akhir yang mengejutkan"

 

Selamat kepada pemenang!

_________________________________________
 
INSOMNIA 2015
 
INSOMNIA 2015 mengusung tema “BUDAYA DAN WARISAN BANGSA INDONESIA” yang merupakan film - film pendek yang akan menceritakan kisah mengenai budaya dan warisan bangsa Indonesia yang unik dengan mengetengahkan pendidikan dan nilai - nilai moral serta memiliki pesan kuat dalam ceritanya baik secara tersirat maupun tersurat. Jadwal pengumpulan film pada tanggal 10 Agustus 2014 – 28 Februari 2015 (Cap Pos). Durasi film maksimal 15 menit. Film adalah produksi tahun 2013/2014/2015. Keterangan lebih lanjut lihat di sinema60jakarta.com
 

Jadwal Pemutaran Film Untuk Pusat Kebudayaan pada Bulan November 2014

Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta
Pusat Kebudayaan Perancis
Pemutaran film pukul 13:00 WIB
 
IFI Salemba
Belum ada jadwal
 
IFI Wijaya
Belum ada jadwal
 
Institut Francais Indonesia (IFI), Bandung
Pusat Kebudayaan Perancis
Pemutaran film setiap Senin pukul 17:00 WIB
Belum ada jadwal
 
Goethe Haus Jakarta
ARTHOUSE CINEMA
 
11 November 2014 Pukul 19:00 WIB : M – Eine Stadt sucht einen Mörder (M – Satu Kota Mencari Seorang Pembunuh) karya Fritz Lang.
 
Erasmus Huis Jakarta
Pemutaran film
 
 Dutch Adrenaline Movie Nights! (D.A.M.N.!)
14 & 15 November 2014 SEMUA PEMUTARAN GRATIS. HANYA UNTUK USIA: 18 TAHUN KEATAS
 

 

 

Jumat, 14 Nopember 2014

17:00              Film: Taped

19:00              Film: TBS

Sabtu, 15 Nopember 2014

13:00               Film: Quiz

15:00              Film: Black Out

17:00              Film: Bellicher: Cel

19:00              Film: APP

 
Istituto Italiano di Cultura
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
Belum ada jadwal

Japan Foundation
Pemutaran film 
Belum ada jadwal
 
Pusat Kebudayaan Korea
 Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Jakarta
Bentara Putar Film DESEMBER KE JOGJA dan SCIENCE FILM FESTIVAL 15 - 16 November 2014
 
15 November 2013
 
15.00 – 15.15   : Kematian di Jakarta (lagi)
15.15 – 15.35   :   Music For A Film
15 35 – 16.05   :   Kembali Merajah Mentawai
16.10 16.30   :   Bukit Bernyawa
16.30 – 17.00   :   Maaf Bioskop Tutup
17.00 – 17.30   :   Lima Menit Lagi Ah Ah Ah
17.30 – 18.30   :   Diskusi dengan Franciscus Apriwan (Direktur Festival Film Dokumenter Yogya) dan Suryo (Festival Film Dokumenter Yogya).
19.00 – 19.32   : Young Man And The Sea
 

 16 November 2013

 

09.00 – 11.30 : Pemutaran Film dan Kuis
Nine and A Half : A Sea of Plastic | 10’
Dandelion-Laser : Hunt for the Lightsaber | 25’
I Got It! Mr. Poops and I           | 10’
 
 12.30 – 14.00 : Pemutaran Film dan Kuis
7 Wonders    |25’
My Friend Tamtam | 12’
The Adventure of Banyu and Elektra: Switching on The City | 10’

 

Bentara Budaya Bali
Sinema Bentara. PEMUTARAN DOKUMENTER MEMOAR PARA MAESTRO

Sabtu – Minggu, 22 - 23 November 2014, pukul 17.00 – 22.00 WITA

___________________________________________

Program Kineforum : Program November 2014
 
                         
 

 

 

 

 

Tentang Indonesian Film Center | Kebijakan Privasi | Berkas Hukum | Periklanan | Bantuan | Kontak kami