Login | Daftar
Semua Daftar Pesanan
Kosong
IdFilmCenter
@idfilmcenter
Beritahu teman
Berita
Messageboard
Blog
Bantuan
Kontak kami
Beri donasi ke Indonesian Film Center. Bantu kami melestarikan dan merestorasikan Materi Audio-Visual Indonesia. Lihat juga Tentang kami.
Berita Terbaru
IdFilmCenter News & Agenda
Pendekar Tongkat Emas Rilis Poster Karakternya
Selasa, 21 Oktober 2014
 
Setelah sebelumnya telah mengeluarkan teaser trailernya, film laga kolosal Indonesia berjudul Pendekar Tongkat Emas baru-baru ini juga telah mengeluarkan poster karakter resminya. Menampilkan salah satu pemain yang berperan dalam film, yaitu Christine Hakim, poster tersebut terlihat sangat elegan. Dengan memegang tongkat emas layaknya pendekar dan latar keindahan alam daerah Sumba ketika senja, poster tersebut berhasil memberikan nuansa dunia persilatan kolosal layaknya film klasik Kung Fu Mandarin.
 
_____________________________________
 
Selamat Pagi, Malam Bersaing di Tokyo International Film Festival
Selasa, 21 Oktober 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Film Selamat Pagi, Malam (In The Absence Of The Sun) terpilih menjadi satu-satunya film Indonesia yang akan berkompetisi di sesi Asian Future bersaing dengan sembilan film terbaik dari sutradara muda Asia lainnya di Tokyo International Film Festival 2014. Demikian keterangan dari rilis yang kami terima dari rumah produksi Kepompong Gendut, Selasa (21/10/2014).

Film yang dibintangi Adinia Wirasti ini menceritakan tentang pahit dan manis sebuah malam di Jakarta dari mata tiga perempuan. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Lucky Kuswandi (Madame X) dan diproduseri oleh Sammaria Simanjuntak, sutradara Cin(T)a dan Demi Ucok, dua film personal tapi tetap menghibur.
 
_____________________________________
 
Christine Hakim: FFI Besar Dampaknya Bagi Perfilman Indonesia
Selasa, 21 Oktober 2014
 
Kapanlagi.com - Aktris senior Christine Hakim menilai keberadaan Festival Film Indonesia sebagai salah satu elemen penting dalam perfilman Indonesia. Tak sekadar ajang penghargaan kepada para insan perfilman, FFI juga punya dampak bagi masyarakat dan juga pariwisata setempat.

Dalam setiap tahun penyelenggaraannya, FFI diadakan di kota-kota berbeda. Dua tahun terakhir, FFI diadakan di kota Yogyakarta dan juga Semarang.
 
_____________________________________
 
Kembali Tampil di 'CJR The Movie', Abimana Ubah Penampilan seperti Zayn Malik
Senin, 20 Oktober 2014
 
Melbourne - Setelah melintasi sembilan negara di 'Haji Backpacker', Abimana Aryasatya langsung bertolak ke Australia untuk pengambilan gambar 'CJR The Movie 2'. Dari seorang pengembara bergaya, Abimana bertransformasi dengan gaya kekinian idola para remaja.

"Udah mirip Zayn Malik (personel boyband One Direction) belum?" tanya Abi kepada para anggota CJR di sela-sela syuting film mereka di Melbourne Airport, pekan lalu.
 
_____________________________________
 
Reza Rahadian: Prestise FFI Harus Dikembalikan
Senin, 20 Oktober 2014
 
Kapanlagi.com - Aktor muda tanah air, Reza Rahadian mengaku antusias dan senang dengan penyelenggaraan Festival Film Indonesia tahun ini. Ia melihat bahwa perubahan sistem penjurian akan membawa dampak positif dalam sejarah modern penyelenggaraan FFi ini.

Dengan adanya perubahan sistem penjurian, dua kubu perfilman Indonesia, PARFI dan Masyarakat Film Indonesia akan bersatu kembali.
 
_____________________________________
 
'CJR The Movie 2' Angkat Masa Transisi Pasca Hengkangnya Bastian
Senin, 20 Oktober 2014
 
Sydney - Film lanjutan 'Coboy Junior The Movie' sudah memasuki tahap produksi. Jika dalam film pertama cerita mengangkat kegiatan CJR sebagai boyband yang dibalut sentuhan pop art ala Anggy Umbara, kini cerita memasuki masa transisi setelah Bastian hengkang.

"Sama kayak yang pertama, cerita aslinya dibungkus sedikit fiksi, akhirnya terciptalah suatu konsep cerita yang intinya anak-anak itu harus melalui sebuah proses yang nggak enak. CJR kehilangan seorang sahabat," ujar sutradara Patrick Effendy kepada detikHOT.
 
_____________________________________
 
Ini Kebijakan untuk Film Nasional di Bioskop Cinemaxx
Senin, 20 Oktober 2014
 
Jakarta - Persaingan antara film nasional dan asing di bioskop sudah lama menjadi polemik. Sebagian besar produser dan sutradara Indonesia mengeluhkan bahwa perusahaan bioskop sedikit lebih memihak film asing terutama film Hollywood.

Tidak mau mengulangi kesalahan serupa, Cinemaxx sebagai anak bawang di jejeran bioskop nasional, sudah mempersiapkannya. Kepada detikHOT saat peluncuran resmi Cinemaxx di Palembang Icon, Palembang, Sumatera Selatan, pimpinan Cinemaxx, Brian Riady mengemukakan kebijakan Cinemaxx terhadap film di Tanah Air.
 
_____________________________________
 
Marsha Timothy Main Film Bareng Suami di ToBa Dreams
Senin, 20 Oktober 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Pasca melahirkan, artis Marsha Timothy kembali bermain dalam sebuah film. Tak hanya itu, dia juga ditemani oleh sang suami Vino G Bastian dalam film berjudul ToBa Dreams itu. Syutingnya sendiri akan mulai dilakukan pada tanggal 22 Oktober besok di beberapa kota seperti Jakarta, Tanggerang, dan Balige, Sumatera Utara.

"Ini memang film saya ambil setelah cuti punya anak. Tetapi, sebelum syuting film ini sudah syuting film sebelumnya dan akan tayang juga tahun depan," kata Marsha saat ditemui di soft launching ToBa Dreams di Tee Box Cafe, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2014).
 
_____________________________________
 
Pevita Pearce Bakal Jadi Dian di Balik Pelangi?
Minggu, 19 Oktober 2014
 
Kapanlagi.com - Beberapa waktu belakangan, nama Dian Pelangi naik daun setelah bertemu dan berfoto bersama Ariana Grande saat berkunjung ke Amerika. Wanita berhijab ini mengaku senang bisa bertemu idolanya.

Terlepas dari hal tersebut, saat dijumpai di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu, Dian banyak bercerita soal kesibukannya sekarang. Selain bergerak di bidang fashion, ia punya kegiatan baru.
 
_____________________________________
 
Poster Resmi 'MIMPI SEJUTA DOLAR' Tampilkan Romantisme Cinta
Minggu, 19 Oktober 2014
 
Kapanlagi.com - Setelah sukses dengan HABIBIE & AINUN secara kritik dan pendapatan penonton, MD Pictures bersiap merilis film terbaru mereka yang diharap mampu mencapai hasil serupa. Kali ini bertajuk MIMPI SEJUTA DOLAR yang diadaptasi dari buku bestseller karya motivator dan pengusaha Merry Riana.

Film garapan teranyar Hestu Saputra ini memasang nama Chelsea Islan sebagai tokoh utama wanita. Chelsea yang debut lewat film REFRAIN didapuk memerankan karakter Merry Riana muda.
 
_____________________________________
 
Tak Hanya Metode Penjurian, Bentuk Piala FFI 2014 Juga Berubah
Minggu, 19 Oktober 2014
 
Kapanlagi.com - Berdasarkan hasil rapat yang juga dihadiri para artis di Jakarta beberapa waktu lalu, diputuskan bahwa tuan rumah pelaksanaan FFI tahun 2014 ini akan digelar di Sumatera Selatan. Palembang menjadi kota yang dipilih untuk ajang tahunan ini.

Festival Film Indonesia 2014 yang rencananya diadakan pada 6 Desember mendatang ini akan menjadi sebuah awal era baru ajang penghargaan perfilman Indonesia. Dalam penyelenggaraannya tahun ini, panitia akan menerapkan sistem penjurian baru.
 
_____________________________________
 
REVIEW BALINALE 2014: `Maryam` Pemenang Festival Film Venesia
Minggu, 19 Oktober 2014
 
Liputan6.com, Denpasar Tentu, rasa penasaran itu kian membuncah ketika Maryam, film pendek karya Sidi Saleh, dinobatkan sebagai pemenang kategori Film Pendek Terbaik Festifal Film Venesia 2014. Maka, ketika diundang ke acara Bali International Film Festival atau Balinale 2014, ini jadi film wajib nonton bagi saya.

`Maryam` adalah subyek yang asyik. Suatu persoalan yang sangat khas negara dunia ketiga. Di negeri multi etnik dan agama macam Indonesia, seorang perempuan Muslim bekerja di sebuah keluarga Nasrani adalah hal yang jamak. Kondisi itu melahirkan banyak persoalan yang bisa digali untuk menjadi sebuah film.
 
_____________________________________
 
Adipati Dolken Tak Sangka Pulang Bawa Piala Balinale 2014
Minggu, 19 Oktober 2014
 
Liputan6.com, Denpasar Wajah sumringah setengah tak percaya langsung terbit di raut Adipati Dolken. Namanya disebut sebagai salah satu peraih piala di ajang Bali International Film Festival atau Balinale 2014.

Adipati datang ke tengah ruangan acara untuk menerima piala dari Deborah Gabinetti, Director Balinale sekaligus salah satu pendirinya. Di ajang itu, Adipati datang dalam kapasitasnya sebagai bintang film yang salah filmnya, Slank Nggak Ada Matinya, diputar di Balinale.
 
_____________________________________
 
FFI 2014: Bangga Film Indonesia
Sabtu, 18 Oktober 2014
 
Festival Film Indonesia (FFI) 2014 hadir dengan tema “Bangga Film Indonesia”. Tema tersebut dipilih karena dinilai mampu mewakili semangat perubahan menuju iklim perfilman nasional yang lebih baik.

“Buat saya, penting untuk terus mendukung FFI karena festival film adalah sebuah tempat berkumpul dan hajat (khususnya) orang-orang film, di mana berbagai generasi berbaur dalam satu wadah yang sama. Dari senior hingga junior.” ujar Ikon FFI 2014 Reza Rahardian dalam jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat 17 Oktober 2014.
 
_____________________________________
 
Reza Rahadian Lelah Lihat Perseteruan Sineas Tanah Air
Sabtu, 18 Oktober 2014
 
JAKARTA - Reza Rahadian merasa heran masih ada sineas yang bersikap sinis bahkan cenderung anti kepada penyelenggaraan Festival Film Indonesia (FFI).

Di mata bintang film Habibie dan Ainun ini, perhelatan FFI setiap tahunnya terus membaik. Reza yang didapuk sebagai Duta FFI 2014 mengklaim penjurian FFI kali ini sama seperti Piala Oscar.
 
_____________________________________
 
REVIEW BALINALE 2014: Urbanis Apartementus & Generasi Baru Sineas
Sabtu, 18 Oktober 2014
 
Liputan6.com, Denpasar Ada kabar gembira dan kabar tak terlalu menggembirakan usai nonton film Urbanis Apartementus yang diputar perdana di Bali International Film Festival 2014 atau Balinale 2014, Jumat (17/10/2014).

Kabar gembiranya, perfilman Indonesia selalu menghasilkan darah-darah segar. Yakni mereka, anak-anak muda usia akhir belasan atau awal 20-an yang mencintai film tidak sekadar menontonnya, tapi juga mencoba membuatnya. Nah, kabar yang tak terlalu menggembirakan apabila kita menonton karya mereka.
 
_____________________________________
 
Christine Hakim Sewot FFI Disebut sebagai Proyek
Jumat, 17 Oktober 2014
 
JAKARTA - Aktris senior Christine Hakim sedikit sewot ketika penyelenggaraan Festival Film Indonesia (FFI) disebut sebagai sebuah proyek.

Dalam sesi tanya jawab di jumpa pers FFI di Hotel Juwansa, Kuningan, Jakarta, terlontar pernyataan selamat kepada Badan Perfilman Indonesia (BPI) karena mendapat proyek menggelar FFI. Christine selaku Ketua Pengarah FFI 2014 pun langsung bereaksi.
 
_____________________________________
 
Kegantengan Ben Joshua Diharapkan Dongkrak Komersil "Jokowi Adalah Kita"
Jumat, 17 Oktober 2014
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Memang agak mengejutkan Ben Joshua didaulat memainkan karakter Jokowi dalam film berjudul "Jokowi Adalah Kita". Pun demikian dengan Sylvia Fully yang memerankan karakter Iriana.

Kedua bintang film tersebut memiliki fisik yang jauh berbeda dari tokoh aslinya. Ben misalnya yang berkulit putih dengan tubuhnya agak berisi. Sementara kulit Jokowi agak gelap. Wajah pria kelahiran Manado, 13 Agustus 1980 itu, kelihatan tampan. Setali tiga uang dengan Sylvia Fully yang terlalu cantik dan langsing.
 
_____________________________________
 
FFI 2014 Siap Digelar di Palembang
Jumat, 17 Oktober 2014
 
Akhirnya ajang penghargaan Festival Film Indonesia (FFI) 2014 akan kembali di gelar tahun ini. Ajang penghargaan film tertua di Indonesia ini menetapkan Kota Palembang, Sumatera Selatan sebagai tuan rumah.

Ketua FFI 2014, Kemala Atmojo menyatakan bahwa penyelenggaraan Festival tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari tahap penjurian hingga melibatkan akuntan publik Independen.
 
_____________________________________
 
Seluruh Pemain Puas Terhadap Film 'Jokowi Adalah Kita'
Jumat, 17 Oktober 2014
 
Jakarta - Film terbaru tentang kisah Joko Widodo berjudul 'Jokowi Adalah Kita' rampung sudah. Sebelum tayang perdana, film besutan sutradara Ronny Mepet itu lebih dulu menggelar nonton bareng relawan Jokowi, Bara JP (Barisan Relawan Jokowi Presiden).

Bertempat di Epicentrum XXI Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2014) malam, suasana nonton bareng ramai dihiasi para relawan dengan pakaian kemeja putih bermotif kotak-kotak. Mulai dari orangtua sampai anak kecil hadir antusias menonton idola mereka.
 
_____________________________________
 
Sutradara: Film 'Jokowi' Harus Komersil
Jumat, 17 Oktober 2014
 
Jakarta - Kehadiran Ben Joshua dan Sylvia Fully sebagai pemain film 'Jokowi Adalah Kita' mengundang sedikit komentar miring. Alasannya, aktor dan aktris itu dirasa begitu lekat dengan 'image' televisi dan kurang pas.

Menanggapi hal tersebut, sang sutradra Ronny Mepet, menjawabnya. Bagi Ronny, adanya Ben dan Sylvia adalah keharusan.
 
_____________________________________
 
Festival budaya Indonesia Kontemporer kembali digelar di London
Jumat, 17 Oktober 2014
 
Paket wayang di IKON 2014 diperkaya dengan pemutaran film Unmasked, karya sutradara muda Mayang Irsan.

Kekayaan budaya Indonesia juga akan tercerminkan dengan kehadiran PPI London melalui Tarian Saman yang ditetapkan UNESCO sebagai Intangible Cultural Heritage serta kelompok penari Papua yang akan menemani Gita Gutawa menyanyikan beberapa lagu dari album terbarunya.
 
_____________________________________
 
Karya Maestro Novel Diangkat ke Layar Lebar
Jumat, 17 Oktober 2014
 
JAKARTA - Film Gunung Emas Almayer tampaknya siap menyusul kesuksesan film-film yang diangkat dari cerita novel. Sebelumnya film seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck atau Ayat-Ayat Cinta sukses ditonton hingga jutaan orang di bioskop di Tanah Air.

Film Gunung Emas Almayer merupakan karya maestro novel dunia, Joseph Conrad, Almayer`s Folly yang diangkat ke layar lebar di Indonesia. Almayers Folly adalah novel pertama Conrad yang diterbitkan pada tahun 1895. Film ini rencananya akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 6 November 2014. Novel Almayer's Folly ditulis dengan latar belakang budaya melayu dan situasi di Malaka pada abad pertengahan abad 19.
 
_____________________________________
 
Ben Joshua Puas Lihat Aktingnya di Film Jokowi Adalah Kita
Jumat, 17 Oktober 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Ben Joshua baru saja berkesempatan menyaksikan secara perdana akting yang diperankannya dalam film Jokowi Adalah Kita. Film yang mengangkat tentang perjalanan hidup seorang presiden terpilih Joko Widodo atau yang biasa disapa Jokowi, diperankan langsung oleh Ben Joshua.

Melihat aktingnya dalam film tersebut, Ben puas dan bangga. Kebanggaan tersebut terucap darinya saat diwawancarai awak media seusai menyaksikan filmnya secara perdana di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2014).
 
_____________________________________
 
'RUMAH GURITA' Padukan Horor Dan Romantisme
Kamis, 16 Oktober 2014
 
Kapanlagi.com - Senyum mengembang terlihat saat Boy William mengandeng Shandy Aulia. Mereka menghabiskan hari dengan berjalan-jalan di taman sekitar Rumah Gurita . Apa berarti mereka sedang berkencan?

Jawabnya ya! Namun tentu tidak dalam dunia nyata. Kemesraan mereka saat berjalan-jalan di taman tersebut hanya terjadi dalam filmnya saja. Romantisme yang mereka tunjukkan adalah nilai lebih RUMAH GURITA sebagai sebuah film horor.
 
_____________________________________
 
Dian Pelangi Bidik Aktris Tak Berhijab untuk Perankan Dirinya
Kamis, 16 Oktober 2014
 
Jakarta - Desainer muda Dian Pelangi akan membuat film perjalanan hidupnya pada 2015. Film yang dijadwalkan akan tayang pada bulan Ramadan tahun depan ini, tidak akan menampilkan Dian sebagai pemeran utama.

Dian mengungkapkan enggan berakting. Padahal sebelumnya ia sudah memiliki pengalaman akting di film 99 Cahaya di Langit Eropa.
 
_____________________________________
 
Skalanews.com
Art2tonic Siap Luncurkan Film Anak 'Bombe'
Kamis, 16 Oktober 2014
 
Skalanews - Grup musik Art2tonic yang dinahkodai Syahrir Arsyad Dini alias Rere siap meluncurkan film anak berjudul "Bombe" (permusuhan) yang sarat dengan pesan moral.

"Film ini ingin menyampaikan pesan bahwa tidak ada manfaatnya bermusuhan, dengan mengambil 'setting' beberapa ikon Kota Makassar, seperti Pantai Losari, masjid terapung dan jalan layang," kata Rere menanggapi rencana pemutaran film Bombe pada 6 November 2014 di Makassar, Rabu.
 
_____________________________________
 
Dian Sastro dan Lukman Sardi Bertengkar di Teaser '7/24'
Kamis, 16 Oktober 2014
 
WowKeren.com - Dian Sastro antusias comeback di layar lebar melalui film "7/24". Kini fans bisa mengintip bagaimana akting Dian dalam film komedi romantis tersebut bersama Lukman Sardi.

Dian mengunggah video teaser "7/24" di Instagram-nya dalam dua bagian. Di sana ditunjukkan hubungan Tania (Dian) dan Tyo (Lukman) yang adem panas sebagai suami istri berbeda profesi. Tania tampak emosi dengan suaminya itu karena masalah pekerjaan ketika mereka dirawat di rumah sakit yang sama.
 
_____________________________________
Bioskop Keliling Open For Passionate Filmakers
Kamis, 16 Oktober 2014
 
Bioskop Keliling, sebuah “layar” alternatif untuk para pecinta film di Indonesia, menggelar pemutaran film untuk ke empat kali-nya. Sebagai wadah bagi para filmmakermuda untuk menampilkan karya-karya terbaiknya, Bioskop Keliling kali ini memberikan sesuatu yang berbeda.

Setelah secara regular diputar hanya satu hari,kali ini Bioskop Keliling mengadakan pemutaran spesial selama tiga hari. Acara akan dilaksanakan pada tanggal 28 – 30 November 2014. Untuk menjaring sineas muda berbakat yang belum terpantau dalam radar BioskopKeliling, maka diadakanlah Open Submission yang dimulai dari tanggal 19 Oktober 2014 – 19 November 2014.
 
_____________________________________
 
Di 'Doea Tanda Cinta', Rizky Hanggono Penuhi Hasrat Main Film Perang
Kamis, 16 Oktober 2014
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Rizky Hanggono didapuk menjadi salah satu pemeran di film "Doea Tanda Cinta" produksi Cinema 8 Pictures.

Bagi Rizky, perannya kali ini akan memberi kepuasan karena ia bisa mewujudkan mimpinya bermain dalam film bertemakan perang.
 
_____________________________________
 
Nicholas Saputra Cs Bertarung di Teaser 'Pendekar Tongkat Emas'
Kamis, 16 Oktober 2014
 
WowKeren.com - Mira Lesmana dan Riri Riza kembali berkarya dalam film baru mereka di "Pendekar Tongkat Emas". Teaser untuk film yang dibintangi oleh Nicholas Saputra tersebut akhirnya resmi diluncurkan pada Rabu (15/10).

Nicholas Saputra tampil beda sebagai pendekar dalam teaser berdurasi 1 menit itu. Video tersebut juga menampilkan tokoh-tokoh lainnya yang bertarung memperebutkan tongkat emas tersebut.
 
_____________________________________
Debut Stella di 'REMEMBER WHEN' Dipuji Member JKT48
Kamis, 16 Oktober 2014
 
Kapanlagi.com - Selasa sore (14/10) bertempat di Epicentrum XXI diadakan press screening drama remaja terbaru REMEMBER WHEN. Fitur produksi teranyar Rapi Films tersebut memasang nama Stella Cornelia sebagai salah satu bintang utama.

Stella langsung mendapat sorotan lebih dibanding para pemain lainnya sebab ini adalah debut film layar lebarnya. Sebelumnya, gadis cantik satu ini lebih dikenal sebagai member dari idol group JKT48.
 
_____________________________________
 
Film Garuda Superhero Akan Hadir di Bangkok
Kamis, 16 Oktober 2014
 
Magnet film Garuda Superhero terus bergulir. Meski masih dalam proses final editing, namun berbagai undangan untuk memutar film full CGI pertama di Indonesia sudah berdatangan. Setidaknya sudah ada dua kegiatan event pemutaran yang menunggu kehadiran film Garuda Superhero ini. Menariknya kedua kegiatan ini merupakan event bertaraf internasional, Balinale Film Festival dan perayaan 65 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia-Thailand di Bangkok.

Perhelatan Balinale Film Festival yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2007 merupakan salah satu benchmark atau acuan dari festival film bergengsi yang dimiliki Indonesia di luar pulau Jawa. Dengan proses kurasi yang dilakukan oleh tim seleksi bertaraf internasional, film Garuda Superhero bangga menjadi salah-satu peserta yang diputar dari puluhan karya dari berbagai genre yang berasal dari 18 negara. Film yang disutradarai oleh X-Jo ini telah diputar pada tanggal 13 Oktober 2014 kemarin di Open Air Cinema pukul 18.30 di Beach Walk, Kuta-Bali.
 
_____________________________________
 
Cinemaxx Bertekad Jadi Eksibitor Film Terbesar Tanah Air
Rabu, 15 Oktober 2014
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendatang baru dalam bisnis eksibisi perfilman tanah air, Cinemaxx menyatakan akan menjadi yang terbesar di Indonesia. Cinemaxx menargetkan dalam waktu 10 tahun menjadi eksibitor yang paling digemari masyarakat.

Untuk mewujudkan itu, Cinemaxx akan membangun lebih dari 2000 layar dan 200 lokasi yang akan disebar di 85 kota di Indonesia dalam 10 tahun.
 
_____________________________________
 
Lee Kwang Soo Akan Hadiri Pembukaan Korea-Indonesia Film Festival 2014
Rabu, 15 Oktober 2014
 
Jakarta, GATRAnews - Kedutaan Besar Republik Korea kembali mengadakan Korea Indonesia Film Festival tahun ini. Kegiatan yang telah diselenggarakan semenjak tahun 2009 ini menjadi lebih bermakna karena Korea Indonesia Film Festival 2014 juga merupakan sebuah perayaan atas terjalinnya kerjasama diantara Pemerintah Korea dan Pemerintah Indonesia dalam bidang industri kreatif selama setahun terakhir.

Film merupakan sebuah media kreatif yang paling lengkap dengan berbagai elemen audio, visual, dan seni peran, yang mampu menjadi sebuah media paling efektif bagi proses edukasi serta pengenalan budaya dan teknologi. Oleh sebab itu, Korean Indonesia Film Festival 2014 bertujuan untuk memperkenalkan budaya dua negara melalui film, yaitu film Korea dan film Indonesia, yang dapat dinikmati baik oleh masyarakat Indonesia maupun masyarakat Korea yang ada di Indonesia.
 
_____________________________________
 
Jaringan Bioskop Cinemaxx Siap Operasikan 300 Bioskop Baru
Rabu, 15 Oktober 2014
 
Kapanlagi.com - Cinemaxx merupakan bioskop baru di Indonesia yang berafiliasi dengan perusahaan Lippo Group. Perlahan tapi pasti, mereka bakal mengembangkan pengoperasian sinema modern dan mutakhir lebih dari 2000 layar di 300 lokasi.

Direncanakan bakal mulai tersebar di 85 kota dalam 10 tahun ke depan, Cinemaxx mempersiapkan diri menjadi bioskop terbesar. Hal tersebut bersinergi dengan visi yang ingin dicapai yakni menjadi sarana hiburan pilihan masyarakat.
 
_____________________________________
 
RAN Persembahkan 'Dekat di Hati' untuk Film 'Remember When'
Rabu, 15 Oktober 2014
 
Jakarta - Grup musik RAN mencoba untuk merambah dunia layar lebar. Bukan dengan berakting, tapi Nino Cs mempersembahkan salah satu lagunya sebagai soundtrack.

Lagu tersebut berjudul 'Dekat di Hati' yang menjadi soundtrack film 'Remember When'. Berasal dari album terbarunya 'Hari Baru' lagu 'Dekat di Hati' menceritakan tentang hubungan jarak jauh.
 
_____________________________________
 
Film Doea Tanda Cinta Libatkan Helikopter Tempur
Rabu, 15 Oktober 2014
 
Liputan6.com, Jakarta Sutradara Rick Soerafani tak tanggung-tanggung dalam menggarap film Doea Tanda Cinta. Film ini berkisah tentang persahabatan dua pemuda di sekolah militer yang berlanjut ke garis peperangan. Untuk itu, Rick memutuskan memakai helikopter tempur sungguhan saat syuting.

"Adegan peperangan itu paling sulit dan kami dibantu alutsista (alat utama sistem pertahanan) dari TNI Angkatan Darat," kata sang sutradara saat syukuran film tersebut di Gedung Inkopad, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (14/10/2014).
 
_____________________________________
 
Tanggapan Para Pemain 'Remember When' tentang Sang Sutradara
Rabu, 15 Oktober 2014
 
Jakarta - Sebuah film drama remaja yang diadaptasi dari novel berjudul 'Remember When' lahir dari tangannya untuk pertama kali. Dia adalah sutradara Fajar Bustomi.

Ternyata, di balik filmnya yang 'ringan', sutradara yang sudah mengoleksi lima film itu terkenal sangat perfeksionis.
 
_____________________________________
 
Doea Tanda Cinta: Film Tentang Cinta Tanah Air dan Keluarga
Rabu, 15 Oktober 2014
 
Tahun 2015 mendatang, dunia perfilman Indonesia akan disuguhkan film bergenre action drama yang berjudul Doea Tanda Cinta. Film ini merupakan produksi dari Cinema Delapan yang sebelumnya telah sukses merilis dua film anak, yaitu Pasukan Kapiten dan Princess, Bajak Laut, & Alien. Dalam menggarap Doea Tanda Cinta ini Cinema Delapan juga berkolaborasi dengan Benoa dan Rick Soerafani sebagai sutradara.

Menurut sang Produser, Alfani Wiryawan, film ini merupakan gabungan antara drama cinta dan perang. Selain itu, inti yang ingin disampaikan di film ini adalah memberikan gambaran tentang seperti apa kehidupan prajurit TNI kepada masyarakat Indonesia. Cerita asmara juga menjadi bagian penting di film ini, di mana karakter Bagoes dan Mahesa (Rendy Kjaernett) yang masuk akademi militer jatuh cinta kepada wanita yang sama bernama Laras (Tika Bravani).
 
_____________________________________
 
Ini Kata Atiqah Hasiholan Soal Likas Tarigan
Rabu, 15 Oktober 2014
 
Jakarta—Aktris Atiqah Hasiholan sempat kesulitan untuk menggali karakter Likas Tarigan yang diperankannya dalam film 3 Nafas Likas. Istri dari Djamin Gintings yang kini berusia 90 tahun itu, kata Atiqah punya karakter yang cenderung kalem.

“Agak susah juga waktu mau tanya-tanya soal Bu Likas dan Pak Djamin pacarannya seperti apa, soalnya Bu Likas sering sekali menjawab: 'Ah saya gak kayak gitu kok,'” ujar Atiqah kepada Tempo Jumat 10 Oktober 2014. Atiqah sempat kebingungan untuk menggali informasi karakter Likas dari sang tokoh. “Orang-nya itu cool banget,” ujar dia.
 
_____________________________________
 
Jadi Djamin Gintings, Vino Bastian Bikin Pangling
Rabu, 15 Oktober 2014
 
TEMPO.CO, Jakarta — Anda bakal sulit mengenali Vino Bastian dalam film 3 Nafas Likas yang bakal tayang besok, 16 Oktober 2014. Berperan sebagai Letnan Jenderal Djamin Gintings, pejuang era kemerdekaan yang belakangan menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Vino banyak berubah dalam hal wajah dan gaya berbicara.

“Kami dirias pakai lateks. Karena prosesnya lama, kadang sampai bisa ditinggal tidur dulu,” ujar Vino saat bertandang ke kantor redaksi Tempo, Jumat, 10 Oktober 2014. Riasan wajah itu, kata Vino, yang membuat dia sulit dikenali. Dalam film, Vino yang berkulit putih menjadi coklat akibat efek lateks. Wajahnya pun juga terlihat lebih tirus.
 
Produsen Film Habibie-Ainun Gelar Syukuran
Produsen Film Habibie-Ainun Gelar Syukuran
Produsen Film Habibie-Ainun Gelar Syukuran
 
Hai semua,

Kompetisi FilmBox period Juli - September 2014 telah resmi ditutup.

Berikut ini adalah pemenang Kompetisi FilmBox tersebut:

1. Film pemenang Kompetisi FilmBox pilihan Juri tamu (Orlow Seunke) adalah:


" Altitude Alto " oleh Sutradara : Sutradara : Aditya Prabaswara

Berikut komentar Orlow mengenai pemenang pilihannya:

"Saya pernah memproduksi beberapa film animasi ; Saya pikir film ini merupakan ide yang bagus . Anda dapat melakukan hal-hal yang tidak mungkin dengan animasi. Untuk alasan yang sama saya suka Altitude Alto . Dengan menggunakan genre animasi dalam bercerita , mencampur keadaan sehari-hari dengan fantasi anak . Durasi film yang pas. Animasi yang halus dan tidak terlalu lambat . Sound yang bagus dan musik yang cocok ".

.2. Film pemenang Kompetisi FilmBox Special Mention dari IdFilmCentre adalah:

Transparan  karya Sutradara : Sutradara : Gamma Patriono

Berikut adalah motivasi dari IdFilmCenter  untuk pemenang pilihan mereka:

"Film ini dimaksudkan untuk menjadi lucu dan itu tersampaikan, ini lucu, Cara akting yang sama untuk semua aktor, menandakan itu adalah gaya sutradara untuk film ini. Film ini dibuat secara profesional dan memiliki akhir yang mengejutkan"

 

Selamat kepada pemenang!

_________________________________________
 
INSOMNIA 2015
 
INSOMNIA 2015 mengusung tema “BUDAYA DAN WARISAN BANGSA INDONESIA” yang merupakan film - film pendek yang akan menceritakan kisah mengenai budaya dan warisan bangsa Indonesia yang unik dengan mengetengahkan pendidikan dan nilai - nilai moral serta memiliki pesan kuat dalam ceritanya baik secara tersirat maupun tersurat. Jadwal pengumpulan film pada tanggal 10 Agustus 2014 – 28 Februari 2015 (Cap Pos). Durasi film maksimal 15 menit. Film adalah produksi tahun 2013/2014/2015. Keterangan lebih lanjut lihat di sinema60jakarta.com
 

Documentary Days Videos Competition 2014

Documentary Film Competition adalah salah satu rangkaian acara dalam Documentary Days 2014. Documentary Film Competition adalah kompetisi film-film dokumenter yang bertujuan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para kreator film-film dokumenter di seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka dari tanggal 1 Juli 2014 sampai 30 Oktober 2014. Peserta harus mengirimkan film dokumenter yang bertema “Voice of the Voiceless: Speaking on Behalf of The Unheard”. Tahun produksi 2010-2014.Durasi film dokumenter maksimal 30 menit, termasuk untuk title dan credit. Keterangan lebih lanjut lihat di documentarydaysfeui.com

 
 
 
 
 
 

Festival Film Pelajar Jogya (FFPJ) 2014

Festival Film Pelajar Jogja adalah ruang belajar bersama, berbagi dan silaturahmi komunitas dan karya film pelajar tingkat sekolah menengah atas dan yang setara. Kategori karya FIKSI (live action & animasi), DOKUMENTER dan VIDEO MUSIK. Tema bebas. Tahun produksi 2014. Durasi maksimal 10 (sepuluh) menit (sudah termasuk opening dan credit title). Pengiriman karya paling lambat lambat 1 Nopember 2014 (cap pos). Keterangan lebih lanjut lihat di filmpelajar.com

 

 

_________________________________________

Jadwal Pemutaran Film Untuk Pusat Kebudayaan pada Bulan Oktober 2014

Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta
Pusat Kebudayaan Perancis
Pemutaran film pukul 13:00 WIB
 
IFI Salemba
Belum ada jadwal
 
IFI Wijaya
Belum ada jadwal
 
Institut Francais Indonesia (IFI), Bandung
Pusat Kebudayaan Perancis
Pemutaran film setiap Senin pukul 17:00 WIB
Belum ada jadwal
 
Goethe Haus Jakarta
Pemutaran film  ARTHOUSE CINEMA Fokus: Werner Herzog
 
Werner Herzog Filmemacher, Fitzcarraldo, Gasherbrum – der leuchtende Berg, Wodaabe – die Hirten der Sonne, Aguirre der Zorn Gottes
14-15 Oktober 2014 Pukul 18:00 WIB
 
Erasmus Huis Jakarta
Pemutaran film pukul 13:30 WIB & 16:00 WIB
Belum ada jadwal
 
Istituto Italiano di Cultura
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
Belum ada jadwal

Japan Foundation
Pemutaran film 
Belum ada jadwal
 
Pusat Kebudayaan Korea
Pemutaran film
Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Jakarta
Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Bali
Belum ada jadwal

___________________________________________

Program Kineforum : Program Oktober 2014
 
                         
 

 

 

 

 

Tentang Indonesian Film Center | Kebijakan Privasi | Berkas Hukum | Periklanan | Bantuan | Kontak kami