Login | Daftar
Semua Daftar Pesanan
Kosong
IdFilmCenter
@idfilmcenter
Beritahu teman
Berita
Messageboard
Blog
Bantuan
Kontak kami
Beri donasi ke Indonesian Film Center. Bantu kami melestarikan dan merestorasikan Materi Audio-Visual Indonesia. Lihat juga Tentang kami.
Berita Terbaru
IdFilmCenter News & Agenda
Melihat Lebih Dekat Proses Syuting Filosofi Kopi - The Movie
Jumat, 30 Januari 2015
 
Sejak dinobatkannya film Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014) menjadi Film Terbaik ajang Festival Film Indonesia 2014, nama sutradaranya, Angga Dwimas Sasongko praktis ikut melambung. Ditambah lagi aktor utamanya, Chicco Jerikho, juga langsung menyabet kategori Aktor Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2014 di film perdananya itu.
 
Cahaya dari Timur: Beta Maluku berada dibawah naungan Visinema Pictures yang saat ini sedang mengerjakan proyek film kedua mereka berjudul Filosofi Kopi - The Movie. Hal tersebut mengundang rasa penasaran tim 21cineplex.com untuk meliput proses syutingnya.
 
_____________________________________
 
BNPB Ingatkan Kerawanan Bencana di Indonesia Lewat Film
Jumat, 30 Januari 2015
 
VIVA.co.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya mengedukasi dan mengingatkan masyarakat tentang kerawanan bencana di Indonesia lewat sebuah film bertajuk Nyanyian Musim Hujan. Film itu dirilis hasil kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction, Palang Merah Australia, dan Miles FIlms.

“Penting bagi masyarakat, terutama yang sering terdampak banjir, untuk meningkatkan kesiapsiagaan," kata Sekeretaris Jenderal PMI, Ritla Tasmaya, di sela-sela pemutaran film Nyanyian Musim Hujan di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2015.
 
_____________________________________
 
Maia Estianty Main Piano di Teaser 'Guru Bangsa: Tjokroaminoto'
Jumat, 30 Januari 2015
 
WowKeren.com - Lama tak muncul dengan musik barunya, Maia Estianty ternyata mulai beralih ke dunia akting. Seperti yang diketahui, Maia akan ambil bagian dalam film tentang kakeknya, "Guru Bangsa: Tjokroaminoto". 

PickLock film yang memproduksi "Guru Bangsa: Tjokroaminoto" akhirnya merilis teaser terbaru. Dalam teaser berdurasi sekitar 40 detik itu, diperlihatkan sosok Maia yang bermain piano. 
 
_____________________________________
 
Cinta Yuki Kato-Shawn Adrian Khulafa Hadapi Tantangan di 'This Is Cinta'
Jumat, 30 Januari 2015
 
WowKeren.com - Teman masa kecil sering kali adalah cintamu. Maksud kalimat tersebut terlihat jelas dalam trailer film "This Is Cinta". Di trailer itu, diperlihatkan bagaimana teman yang kenal sejak kecil akhirnya saling jatuh cinta ketika remaja. 

Yuki Kato yang berperan sebagai Rachel diceritakan berteman dengan Shawn Adrian Khulafa, pemeran sosok Farel, sejak kecil. Seiring berjalannya waktu, tumbuh benih-benih cinta diantara Rachel dan Farel. Namun, mereka harus berpisah ketika orangtua Rachel memutuskan untuk pindah. 
 
 
_____________________________________
 
Main Film, Kotak Dapatkan Sebuah Pengalaman Baru
Jumat, 30 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - Salah satu grup band rock Indonesia nampaknya ingin terus menunjukkan kebolehan mereka. Kali ini, Kotak mendapatkan kesempatan untuk bermain dalam sebuah film layar lebar berjudul ROCK N LOVE.
 
Film ini merupakan sebuah kisah perjalanan Kotak yang ditambah dengan beberapa cerita fiksi. Selain itu, ROCK N LOVE juga menceritakan cerita asmara dari tiga personelnya.
 
_____________________________________
 
Teddy Soeriaatmadja Tertarik Seksualitas, Religi dan Kemunafikan
Jumat, 30 Januari 2015
 
Teddy Soeriaatmadja saat membuat film Ruma Maida pada tahun 2009 berbeda dengan Teddy Soeriaatmadja ketika syuting film Lovely Man pada tahun 2011. Jika pada tahun 2009 tubuh Teddy masih terlihat gemuk, dua tahun kemudian ia sudah lebih kurus. Perubahan postur fisik ini memang sengaja dilakukan Teddy bukan demi penampilan, tapi kesehatan. 

"Gara-gara kolesterol saya 308. Akhirnya nge-gym. Udah nggak makan nasi putih. Nggak makan masakan yang pakai minyak. Nggak banyak makan gula, dan sekarang makan nasi merah. Gara-gara kolesterol tinggi itu saya cepat capek, cepat ngantuk. Dulu gemuk karena saya sering makan cokelat, minum minuman bersoda, makan junk food," ungkap Teddy, yang memiliki berat 71 kg dan tinggi badan 181 cm ini, saat menyambangi kantor Muvila pada Desember lalu.
 
_____________________________________
 
Teddy Soeriaatmadja Tidak Bisa Hidup dari Bikin Film
Jumat, 30 Januari 2015
 
Pertanyaan seputar sensor film ternyata bikin Teddy Soeriaatmadja berkerut keningnya. Sambil tertawa, sutradara yang sudah membuat delapan film feature panjang ini mengatakan, "Pertanyaannya tricky." Saat datang ke kantor Muvila pada Desember lalu, Teddy menjelaskan tentang perlu-tidaknya sensor film dalam industri film di Indonesia. Ia sendiri lebih menginginkan untuk diberlakukannya klasifikasi film sehingga penonton dapat menikmati film yang sesuai dengan usianya.
 
Bukan apa-apa. Soalnya, Teddy punya pengalaman jelek ketika film Lovely Man diputar di bioskop-bioskop komersial di Tanah Air. Film yang diproduseri, disutradarai dan ditulisnya sendiri oleh Teddy itu kena sensor. Sebab, menurutnya, gunting sensor kerap membuat jalinan cerita sebuah film secara keseluruhan jadi tidak masuk akal. Walhasil akhirnya ia bilang, "Saya menyesal juga sih menayangkan film Lovely Man di bioskop."
 
_____________________________________
 
Garuda Biak Buat Film Dokumenter Pariwisata
Kamis, 29 Januari 2015
 
BIAK, KOMPAS.com - Manajemen Garuda Indonesia Biak Numfor, Papua, membuat film dokumenter berbagai obyek wisata untuk membantu mempromosikan pariwisata Kabupaten Biak Numfor.

General Manager Garuda Indonesia Area Biak, Wayan Supatrayasa di Biak, Kamis (29/1/2015) mengatakan kegiatan pembuatan film dokumenter itu sebagai kontribusi nyata perusahaan tersebut untuk memperkenalkan berbagai obyek wisata menarik setiap daerah di Indonesia.
 
_____________________________________
 
Yang Membuat Kapan Kawin Harus Ditonton
Kamis, 29 Januari 2015
 
Kapan Kawin? Tenang saja Muvila tidak sedang menghakimi para Muvilaz yang belum menikah. Kapan Kawin? adalah film komedi romantis yang menggambarkan tentang pertanyaan klasik yang biasa menyerang orang-orang dewasa umur 20 hingga 30 tahun dengan catatan, mereka belum menikah. Kapan kawin? Pertanyaan ini pasti akan didengar saat ada hajatan, atau kumpul keluarga.
 
Kalau dinilai dari sisi logika, kita-kita yang belum menikah ini bukannya menunda pernikahan, tetapi karena keadaan dan jodoh yang belum klop menjadikan pernikahan yang didamba-dambakan belum terjadi. Nah, dari keadaan ini pertanyaan orang tua dan anggota keluarga lainnya mengenai kapan kawin, sepertinya akan membuat semuanya lebih kacau.
 
_____________________________________
 
Film Rock N Love, Cita dan Cinta Band Kotak
Kamis, 29 Januari 2015
 
Semakin kesini semakin banyak band terkenal Indonesia yang dibuatkan film layar lebar. Kini, giliran band rock Kotak yang punya film layar lebar sendiri. Pendekatan yang diambil pun tidak biasa, yaitu merangkai beberapa pengalaman nyata dari band Kotak dan para personelnya menjadi sebuah cerita fiksi, dalam film berjudul Rock N Love. Seperti tercermin di judulnya, film ini bakal menuturkan kisah perjuangan band Kotak raih sukses, sekaligus kisah cinta masing-masing personelnya.

Band Kotak yang terdiri dari vokalis Tantri, bassis Chua, dan gitaris Cella (ketiganya bermain sebagai diri sendiri) telah menjadi band yang solid dengan Aldi (Denny Sumargo) sebagai manajernya. Mereka pun sudah memiliki basis penggemar sendiri yang disapa Kerabat Kotak. Akan tetapi, perjalanan mereka untuk mencapai kesuksesan masih cukup panjang. Untuk memuluskan itu, mereka ikut kompetisi band rock nasional, Jakarta Distortion Wave.
 
_____________________________________
 
'FILOSOFI KOPI' Siap Tayang Untuk Pencinta Kopi
Kamis, 29 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - 28 Januari lalu, Torabika dan Visinema mengajak para wartawan untuk hadir dan mengunjungi lokasi shooting FILOSOFI KOPI THE MOVIE di salah satu kawasan di Jakarta. Dengan disutradarai oleh sutradara film terbaik FFI 2014 (CAHAYA DARI TIMURAngga Dwimas Sasongko, Visinema Pictures bekerja sama dengan Torabika akan segera merilis karya terbarunya yakni FILOSOFI KOPI yang diangkat dari novel laris karya Dewi 'dee' Lestari.
 
Film ini menggunakan dua lokasi pengambilan gambar yakni di Jakarta dan perkebunan kopi Malabar – Pandeglang Jawa Barat.Angga menyebutkan bahwa detail set dan properti untuk film FILOSOFI KOPI ini dibuat semirip mungkin berdasarkan masukan para produser digital yang terpilih dari kontes digital apps film tersebut.
 
_____________________________________
 
2 Film Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di California Film Awards
Kamis, 29 Januari 2015
 
Jakarta - Dua film Indonesia berjudul "I'm Star" dan "Let's Play, Ghost" meraih penghargaan bergengsi di California Film Awards (CFA).
 
"I'm Star" yang bertarung di kategori Feature Narrative berhasil mengalahkan ratusan film dari mancanegara. Film arahan sutradara Damien Dematra ini sejak dipilih di Film Festival APEC dan ditampilkan di hadapan petinggi-petinggi manca negara di Bali telah melanglang buana dan meraih puluhan penghargaan international, termasuk Film Terbaik di Colorado Film Festival.
 
_____________________________________
 
Chicco Jerikho dan Rio Dewanto Layani Ramainya Pengunjung Kedai 'Filosofi Kopi'
Kamis, 29 Januari 2015
 
Jakarta - Di tengah siang yang panas, sebuah kedai kopi di Kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan ramai diserbu muda-mudi. Kedai dengan tembok batu bata merah yang terlihat 'jadul' itu bernama Filosofi Kopi.

Kopi asli Indonesia mulai dari Sidikalang, Mandailing, Flores Arabica menjadi beragam pilihan yang disajikan. Khusus untuk Rabu (28/1/2015) ini, kopi Gayo dari Aceh yang dipilih sebagai menu spesialnya.
 
_____________________________________
 
Hitmaker Studios Klaim 'Tarot' Sebagai Film Terseram 2015
Kamis, 29 Januari 2015
 
WowKeren.com - Hitmaker Studios sepertinya sangat yakin bahwa film horor terbaru mereka, "Tarot", akan sukses. Film tersebut dibintangi oleh Shandy Aulia dan Boy William

Melalui akun resmi Twitter mereka, Hitmaker Studios mengunggah beberapa foto adegan dan mengklaim film tersebut akan menjadi yang paling menyeramkan sepanjang 2015. "Film terseram di 2015. 'Tarot'! Segera hadir Mei 2015!" tulis Hitmaker Studios di @HitMakeStudios, Rabu (28/1).
 
_____________________________________
 
Perankan Tokoh Satrio, Apa Sih Komentar Reza Rahadian?
Kamis, 29 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - Reza Rahadian sudahlah sangat dikenal di dunia film Indonesia. Kemampuan aktor 27 tahun tersebut memang tak perlu diragukan lagi kualitasnya.
 
Nah, artis asal Jakarta tersebut akan muncul lagi dalam sebuah film drama komedi terbaru berjudul KAPAN KAWIN. Film arahan Ody harahap ini diyakini sangat spesial karena memiliki ide-ide yang masih segar.
 
_____________________________________
 
Guess what? : Tantri learns acting from Vino
Kamis, 29 Januari 2015
 
JAKARTA: Vocalist of the pop-rock band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari, said she has learned a lot about acting in her first movie, Rock N Love, from her costar, Vino G. Bastian.

“Vino taught me many things, and we practiced a lot. In addition, he also helped me build mood throughout the shooting,” she said as quoted by kapanlagi.com.
 
_____________________________________
 
Pemain 'HIJAB': Film Ini Tidak Menyinggung Agama Manapun
Kamis, 29 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - Sudah tahu kan kontroversi yang menerpa film HIJAB? Setelah dikritik oleh Hanum Rais, para pemain dan produser menggelar klarifikasi tentang film ini Radja City, City Walk, Jakarta Pusat (27/1).Mike LucockTika Bravani, serta Carissa Putri mengutarakan pendapat mereka tentang film yang dibintangi.
 
Mike Lucock adalah pemain yang angkat bicara pertama kali. "Saya sebagai pemain only doing every act as an actor. Saya di sini berperan sebagai laki-laki Arab Betawi dan kebetulan cerewet. Kenapa saya hadir di sini, untuk support Dapur Film untuk klarifikasi tentang pernyataan di internet yang negatif," ujar mantan VJ ini.
 
_____________________________________
 
Filosofi Kopi The Movie Tayang 9 April 2015
Rabu, 28 Januari 2015
 
Liputan6.com, Jakarta Meski proses syuting masih berjalan, Visinema Pictures bersama Kopi Torabika sudah mengumumkan kepastian tanggal penayangan film Filosofi Kopi The Movie.

Rencananya, film garapan sutradara Angga Dwimas Sasongko itu, akan tayang serentak di seluruh bioskop nasional pada 9 April 2015.
 
_____________________________________
 
'Kampung Zombie' Rilis Teaser Poster
Rabu, 28 Januari 2015
 
Jakarta - Putra sulung musisi Ahmad Dhani, Ahmad Al Ghazali telah memulai debut layar lebar di film 'Runaway' dan berlanjut syuting ke Eropa untuk film 'LDR.' Anak kedua Dhani, El Rumi juga mulai berkiprah di layar lebar.

El akan bermain dalam film 'Kampung Zombie' arahan sutradara Billy Christian. Film ini merupakan produksi Movie 8, yang merupakan anak perusahaan Maxima Pictures.
 
_____________________________________
 
Barista Terhebat, Peran Baru Chicco Jerikho
Rabu, 28 Januari 2015
 
Jakarta - Menjadi aktor terbaik tahun 2014 versi Festival Film Indonesia (FFI) tak lantas membuat Chicco Jerikho bersantai. Kini Chicco telah mendapatkan peran sekaligus gelar baru.

Aktor 30 tahun itu mendeklarasikan diri sebagai barista alias pembuat kopi terhebat di seluruh Idonesia. "Jika ada orang yang menyajikan kopi paling nikmat di belahan Indonesia mana pun, maka itu pasti saya," ujarnya saat ditemui di Kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2015).
 
_____________________________________
 
Asyik Seru, Kotak Tampil Berbeda di film 'ROCK N LOVE'
Rabu, 28 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - Grup band Kotak nampaknya masih ingin terus menunjukkan kebolehannya. Setelah terbukti jago dalam urusan musik, band yang digawangi Tantri sebagai vokalis ini ternyata akan mulai bermain film layar lebar.
 
Kebolehan dalam urusan akting akan dibuktikan melalui sebuah film terbaru yang berjudul ROCK N LOVE. Film ini merupakan sebuah gambaran kecil tentang band Kotak yang jarang terekspos.
 
_____________________________________
 
"Maryam" Ikut Kompetisi Festival Film Pendek Clermont Ferrand
Rabu, 28 Januari 2015
 
JAKARTA, KOMPAS.com -- Sutradara film pendek Maryam, Sidi Saleh, berbagi kabar gembira. Melalui surat elektronik yang dikirimnya kepada Kompas.com di Jakarta, Rabu (28/1/2015), Sidi mengabarkan bahwa Maryam akan mengikuti kompetisi film pendek skala internasional Clermont Ferrand ke-37 di Perancis pada 30 Januari tahun ini. 

Sidi mengatakan, kesempatan itu merupakan kali kedua karyanya ambil bagian dalam Clermont Ferrand setelah film Fitri ikut serta pada 2014. 
 
_____________________________________
 
Kaya Karakter, 'KAPAN KAWIN' Berikan Sebuah Kesegaran Cerita
Rabu, 28 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - Film KAPAN KAWIN memang merupakan salah satu film yang dipenuhi dengan banyak hal spesial. Bukan hanya cerita yang menarik, film terbaru ini juga memiliki pesan buat para penikmat film Indonesia.
 
Film arahan Ody Harahap ini rupanya juga ngena banget buat para pemainnya. Reza Rahadian, salah satu pemain KAPAN KAWIN mengatakan bahwa film ini merupakan sebuah media pembelajaran.
 
_____________________________________
 
Setelah Al Ghazali, El Rumi Juga Main Film di 'Kampung Zombie'
Rabu, 28 Januari 2015
 
Jakarta - Putra sulung musisi Ahmad Dhani, Ahmad Al Ghazali telah memulai debut layar lebar di film 'Runaway' dan berlanjut syuting ke Eropa untuk film 'LDR.' Anak kedua Dhani, El Rumi juga mulai berkiprah di layar lebar.

El akan bermain dalam film 'Kampung Zombie' arahan sutradara Billy Christian. Film ini merupakan produksi Movie 8, yang merupakan anak perusahaan Maxima Pictures.
 
_____________________________________
 
Hanung Disebut JIL, Zaskia: Itu Fitnah
Rabu, 28 Januari 2015
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasca dirilisnya 15 Janurai lalu, film Hijab karya Hanung Bramatyo menuai kontroversi. Salah satunya dari Penulis novel 99 Cahaya di Langit Eropa Hanum Rais

Hanum bahkan menyebut Hanung termasuk kelompok Jaringan Islam Liberal (JIL) setelah menonton film tersebut. Zaskia Adya Mecca yang tak lain, istri Hanung mengatakan itu adalah fitnah, tanpa mengurangi toleransi terhadap JIL.
 
_____________________________________
 
Zaskia Mecca Bantah Film Hijab Kerdilkan Islam
Rabu, 28 Januari 2015
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Zaskia Adya Mecca menanggapi maraknya komentar negatif terkait film Hijab yang dibintanginya. Istri Hanung Bramatyo itu menegaskan tidak mungkin suami atau pihaknya membuat film yang mengkerdilkan Islam.

"Kami semuanya Islam. Mana mungkin mengkerdilkan atau bahkan melecehkan agama Kami sendiri," ujarnya di Jakarta, Selasa (27/1).
 
_____________________________________
 
Lewat Film, Citra Prima Ingin Lestarikan Budaya Mistis Indonesia
Rabu, 28 Januari 2015
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bermain di film bergenre horor yang berjudul 'Tuyul', membuat Ahli Parapsikolog Citra Prima merasa tertantang. Tidak hanya itu, dia pun mempunyai alasan tersendiri menerima pinangan sang sutradara, Billy Christian untuk terlibat pada film itu.
 
"Ketika Billy bilang film ini tentang Tuyul, saya langsung excited. Karena salah satu misi saya adalah mengangkat budaya mistik Indonesia, termasuk hantu-hantu yang perlu dilestarikan," ucap Citra, saat syukuran film 'Tuyul', di Amaya Restaurant, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2015).
 
_____________________________________
 
Dinda Kanya Terima Tantangan Main di Film Horor
Rabu, 28 Januari 2015
 
Jakarta - Sebuah film bergenre horor produksi Renee Picture berjudul 'Tuyul Part 1' akan segera dirilis pada bulan Maret mendatang. Film yang bercerita tentang legenda makhluk tuyul itu sengaja dibuat menjadi sebuah trilogi untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang legenda Tuyul yang dikenal di Indonesia.
 
Uniknya, sebagai sutradara Billy Christian memilih para pemain-pemain yang ternyata penakut dengan dunia mistis. Sebut saja Dinda Kanya Dewi yang memerankan seorang wanita hamil yang diganggu oleh makhluk halus tersebut.
 
_____________________________________
 
Menpora Setuju Pembuatan Film Ellyas Pical
Selasa, 27 Januari 2015
 
JAKARTA - Artis Jajang C Noer bersama mantan atlet tinju berprestasi yang juga eks juara duhia Ellyas Pical, Sutradara Robby Ertanto, dan Fajar VJ, Senin, (26/1) menemui Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di kantornya, Kemenpora, Jakarta.
 
Kedatangan mereka untuk menyampaikan kepada Menpora tentang rencana membuat film yang menceritakan sosok petinju legendaris Indonesia Ellyas Pical. 
 
_____________________________________
 
Film Tuyul Menceritakan Genre Horor Tanpa adegan Esek-esek
Selasa, 27 Januari 2015
 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa tahun terakhir, film Indonesia bergenre horor kerap menyelipkan adegan-adengan porno di setiap ceritanya. Namun, pada film horor terbaru yang berjudul 'Tuyul', sang Produser Gandhi Fernando menjanjikan tidak memasuki adegan 'XXX'.
 
"Cerita di film ini murni cerita horor. Saya tuh ingin buat film, yang membuat saya juga harus menontonya. Nanggung kalo adegan 'XXX' itu diselipkan di film horor. Mending langsung nonton di internet kalo mau liat kaya begitu," ujar Gandhi, saat syukuran film 'Tuyul', di Amaya Restaurant, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2015).
 
_____________________________________
 
Another Trip to the Moon, Film Surealis Bermodal Awal Nol Rupiah
Selasa, 27 Januari 2015
 
Di Berlin, Jerman pada Februari tiga tahun lalu, Ismail Basbeth mengutarakan ide cerita tentang film Another Trip to the Moon kepada Ladya Cheryl. Ismail juga bilang bahwa ide ceritanya itu akan dibuat jadi film pada suatu saat nanti. Di Berlin, Ismail dan Ladya tengah hadir dalam Berlin International Film Festival (Berlinale). Ismail terpilih masuk untuk program Berlinale Talent Campus, sedangkan Ladya datang karena film yang dimainkannya, Postcards from the Zoo karya Edwin, masuk kompetisi utama di Berlinale.
 
_____________________________________
 
PPFI Ingin Film Diurus Kemenpar, Bukan Kemendikbud
Selasa, 27 Januari 2015
 
Liputan6.com, Jakarta Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) dan Kementerian Pariwisata bersepakat untuk terus menjaga eksistensi film nasional, baik di dalam maupun luar negeri.
 
Menurut Ketua PPFI, Firman Bintang, sejauh ini promosi film Indonesia di pasar film sejak kementerian budaya dan pariwisata, dan kemudian berubah menjadi kemenparekraf sudah berjalan dengan baik.
 
_____________________________________
 
Ketika Somasi Film 'Kacaunya Dunia Persilatan' Dianggap Berlebihan
Selasa, 27 Januari 2015
 
Jakarta - Film 'Kacaunya Dunia Persilatan' disomasi oleh PT Bumi Langit sebagai pemegang karakter Si Buta Dari Gua Hantu. Sebab, salah satu karakter di film itu ada tokoh bernama Si Buta dari Gua Buat Lu yang dianggap melanggar hak cipta.

Beberapa pihak pun menilai somasi tersebut berlebihan. Aktor Tio Pakusadewo misalnya yang berpendapat demikian.
 
_____________________________________
 
Selain Hanung, Inilah Sutradara Yang Filmnya Menjadi Kontroversi
Selasa, 27 Januari 2015
 
Kontroversi sebuah karya seni sudah jamak sekali terjadi dimana-mana, dari mulai karya yang terlalu vulgar, sampai ada pihak yang merasa dirugikan. Untuk dunia film pun hal ini tak jarang terjadi, khususnya film-film Indonesia, kultur budaya timur yang masih sangat kental membuat tayangan film tak begitu mudah langsung diterima dimasyarakat. Ada hal yang sedikit tabu diangkat ke layar lebar sudah pasti akan mengundang protes dari berbagai pihak.
 
Beberapa waktu kemarin Muvila pernah membahas mengenai Hanung Bramantyodan beberapa filmnya yang sempat menuai protes. Pada kesempatan ini Muvila akan merekap beberapa sutradara yang filmnya pernah diprotes bahkan pernah dicekal.
 
_____________________________________
 
Ini Inspirasi di Balik 'Nada Untuk Asa' dan Trailer Menyentuh
Selasa, 27 Januari 2015
 
WowKeren.com - Usai sukses dengan film "Finding Srimulat" tahun 2013, MagMA Entertainment kembali memproduksi film yang berjudul "Nada untuk Asa". Film ini disutradarai oleh Charles Gozali.

"Nada untuk Asa" terisnpirasi dari kisah nyata seorang ibu yang pernah ditayangkan di siaran TV lokal asuhan . Ibu tersebut berjuang untuk bangkit dari stigma hidupnya.
 
_____________________________________
 
Dikemas Dengan Rapi, Ide 'KAPAN KAWIN' Bikin Enjoy Banget
Selasa, 27 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - Satu lagi film dengan kualitas jempolan yang akan rilis pada bulan Februari, KAPAN KAWIN. Film ini bakalan spesial banget karena ide yang dipakai masih sangatlah segar dan tentunya berbeda dengan film-film lainnya.
 
Film arahan Ody Harahap ini memang mengemas sebuah fenomena pertanyaan menyebalkan "kapan kawin" dengan sangat apik. Selain itu, cerita yang ditawarkan juga sangat enjoy untuk ditonton.
 
_____________________________________
 
Kenaikan Bea Impor Film Rugikan RI
Selasa, 27 Januari 2015
 
JAKARTA - Usulan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia agar bea impor film dinaikkan dinilai perlu disikapi secara hati-hati. Tidak hanya berdampak pada perfilman Tanah Air, itu juga melanggar kesepakatan Indonesia dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). 

“Jika itu dilakukan, Indonesia melanggar WTO valuation agreement , khususnya Pasal 8 ayat (1) huruf c dan interpretative note-nya,” ungkap pengamat perpajakan Universitas Indonesia Darussalam dalam keterangan tertulis kemarin. Darussalam meminta pemerintah menolak usulan tersebut karena bisa saja negara-negara pengekspor film melaporkan Indonesia ke WTO. 
 
_____________________________________
 
Film Animasi Indonesia Ditawar Walt Disney
Selasa, 27 Januari 2015
 
Bertahun-tahun film animasi yang beredar di Indonesia didominasi buatan Amerika. Tapi, tak lama lagi, penikmat film Tanah Air bisa menonton Battle of Surabaya, film animasi layar lebar produksi anak negeri. Battle of Surabaya diproduksi oleh MSV Pictures, anak perusahaan kampus STMIK Amikom Yogyakarta. "Bulan Maret-April ini kami jadwalkan rampung," kata pimpinan Amikom sekaligus produser Battle of Surabaya M. Suyanto, pekan lalu.
 
Film ini menceritakan petualangan Musa, bocah 13 tahun, di Surabaya pada 1945. Kecamuk perang antara Indonesia dan Sekutu menyeret bocah penyemir sepatu itu dalam pertempuran 10 November. Ia dipilih pejuang menjadi kurir pembawa pesan rahasia.
 
_____________________________________
 
Denpasar Film Festival Mulai Menerima Seleksi Film
Selasa, 27 Januari 2015
 
TEMPO.CO , Denpasar : Festival film dokumenter bertajuk Denpasar Film Festival telah memulai pembukaan penerimaan karya untuk tahun ini. Adapun tema tahun ini adalah Air dan Peradaban.

"Pemilihan tema karena melihat mlasalah ini makin krusial bagi kita semua, termasuk di Bali," kata Ketua Panitia Agung Bawantara, Senin, 26 Januari 2015 di Denpasar.
 
_____________________________________
 
Perjuangan Acha Septriasa Menjadi Pengidap AIDS
Selasa, 27 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - Acha Septriasa adalah satu bintang film muda yang penuh prestasi. Kali ini dia akan kembali ke layar lebar lewat film NADA UNTUK ASA. Acha bersedia diwawancarai seputar film tersebut ketika ditemui di Epicentrum XX1, Jakarta Selatan, Senin (26/1).
 
"Saya jadi Asa, seorang ODHA yang sedang struggle," ujar Achatentang perannya di film NADA UNTUK ASA. Bintang film HEART ini nampaknya benar-benar suka bereksplorasi peran. Tanpa ragu, Achamenerima peran sebagai penderita AIDS.
 
_____________________________________
 
Another Trip to the Moon Membuat Tara Basro Nyaman Main Film Surealis
Senin, 26 Januari 2015
 
Sebagai seorang aktris profesional, mendapat peran ataupun genre dari film yang beragam tentunya menjadi tantangan tersendiri untuk mengasah kemampuan seni perannya. Hal itu pun dilakukan Tara Basro, yang mencoba membintangi film surealis berjudul Another Trip to the Moon.
 
Di film arahan sutradara Ismail Basbeth ini, Tara Basro berperan sebagai Asa, seorang wanita yang hidup sederhana dan menyatu dengan alam bersama rekannya, Laras (Ratu Anandita). Meskipun film ini termasuk film panjang, namun didalamnya tidak terdapat dialog yang diakui Tara menjadi sebuah tantangan tersendiri.
 
_____________________________________
 
Lukman Sardi: Jangan Sampai Ada Korban Lagi
Senin, 26 Januari 2015
 
Awal tahun 2015 dimulai dengan berbeda oleh aktor Lukman Sardi. Film terbarunya,Di Balik 98, mulai beredar 15 Januari lalu. Namun, nama Lukman bukan berada pada jajaran pemain melainkan sebagai sutradara. Meskipun pernah menjajal peran sutradara untuk film pendek Sang Penjahit, menyutradarai film berlatar peristiwa nyata Mei 1998 tersebut merupakan tantangan baru dalam karirnya di dunia film.
 
“Beberapa tahun belakangan ini saya memang sempat terpikir untuk menjadi sutradara. Setelah menjadi aktor, apalagi ya yang bisa saya eksplorasi? Sepertinya menjadi sutradara adalah salah satu obsesi saya, karena dia membuat sesuatu dari yang belum ada sampai jadi.” Ia sendiri mendapat tawaran menyutradarai Di Balik 98 dari sang produser, Affandi Abdul Rachman. Pada awalnya, ia sempat ragu karena film tersebut berangkat dari peristiwa yang cukup serius dan sensitif. Namun, Lukman memilih untuk mengangkat sisi humanis dari peristiwa Mei 1998, bukan sekadar sisi politik atau sejarahnya saja.
 
_____________________________________
 
Angkat Isu Bahaya Narkoba dalam Film Bisa Disalah Artikan
Senin, 26 Januari 2015
 
Jakarta - Ganindra Bimo (Bimo), artis sekaligus mantan finalis MTV VJ Hunt, turut berperan dalam film perdana band Kotak berjudul "Rock N Love". Dalam film garapan sutradara Hedy Suryawan ini, Bimo memerankan karakter antagonis sebagai pemimpin band rock senior yang identik dengan gaya hidup dan perilaku brutal.
 
"Film Rock N Love ini bisa dibilang film Indonesia pertama yang mengangkat profesi musisi rock di Indonesia. Film ini bisa menjadi referensi untuk dunia musik di Indonesia. Disini digambarkan bahwa band rock dengan disiplin dan perilaku yang baik, dimana ia menghargai kru dan manajernya, bisa lebih sukses dan bertahan," ujar Bimo saat jumpa pers film "Rock N Love" di Jakarta, Senin (26/1).
 
_____________________________________
 
Aktor Zainal Abidin Domba Tutup Usia
Senin, 26 Januari 2015
 
JAKARTA - Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor kawakan Zainal Abidin Domba tutup usia, Senin (26/1/2015) sore.
 
"Innalilahi Wa'innailaihi Roji'un. Telah meninggal dunia sahabat kita, aktor Zainal Abidin Domba sore tadi di RS. Sentra Medika Cisalak - Jl. Raya Bogor Km. 33, Cisalak - Depok. Mohon doanya, insyaAllah Husnul Khotimah. Aamiin. Berita selanjutnya menyusul," bunyi BBMyang diterima media, Senin (26/1/2015).
 
_____________________________________
 
Sering Improvisasi Untuk Film Terbaru, Emosi Kotak Keren Banget
Senin, 26 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - Selain jago dalam "membakar" panggung,Kotak rupanya juga nggak mau dianggap remeh dalam urusan bermain peran. Baru-baru ini, band yang dipimpin oleh Tantri tersebut akan membagi kisahnya melalui sebuah film.
 
Band yang terkenal dengan lagu masih cinta tersebut akan muncul di layar lebar dalam film ROCK N LOVE. Selain dibintangi oleh Kotak sendiri, film ini juga diramaikan oleh artis keren Denny Sumargo.
 
_____________________________________
 
Marsha Timothy Tancap Gas dengan Peran Pengidap HIV
Senin, 26 Januari 2015
 
Jakarta - Setelah melahirkan anak pertamanya Jizzy Pearl Bastian 12 Juli 2013, Marsha Timothy rehat sejenak dari kegiatan akting. Kini ia siap tancap gas lagi dengan peran seorang ibu pengidap HIV di film 'Nada untuk Asa'.

Marsha mendapat kepercayaan sutradara Charles Gozali untuk pemeran utama Nada. Dia diceritakan sebagai ibu dua anak yang ditinggal suaminya, dan tetap berjuang untuk melanjutkan hidup meskipun menghadapi kenyataan pahit.
 
_____________________________________
 
PPFI Temui Menpar Bahas Eksistensi Film Nasional
Senin, 26 Januari 2015
 
Jakarta - Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) dan Kementerian Pariwisata sepakat untuk terus menjaga eksistensi film nasional, baik di dalam negeri maupun dunia internasional. Tentunya diperlukan dukungan semua pihak, bukan hanya dari pelaku industri film seperti PPFI, tapi juga dukungan konkrit dari pemerintah.

Ketua Umum PPFI Firman Bintang bersama jajaran pengurus PPFI seperti produser Sunil Samtani, Harry Simon, Chand Parwez Servia, dan Manoj Punjabi menemui Menteri Pariwisata Arif Yahya dan jajarannya baru-baru ini membahas isu tersebut. PPFI berharap pembangunan citra film di dalam negeri dan tingkat global, yang telah dirintis tetap berjalan di kementerian Pariwisata di era Arief Yahya.
 
_____________________________________
 
Bisma 'SM*SH' Jajal Akting di 'Nada untuk Asa'
Senin, 26 Januari 2015
 
Jakarta - Mantan personel boyband 'SM*SH' Morgan Oey cukup sukses memulai debut layar lebarnya di film 'Assalamualaikum Beijing' yang meraup lebih dari 500 ribu penonton. Kini personel yang masih aktif Bisma juga mulai menjajal layar perak.

Pemilik nama lengkap Bisma Karisma itu akan ikut tampil di film 'Nada untuk Asa' arahan sutradara Charles Gozali. Bisma memulainya bakat aktingnya dengan peran pendukung.
 
_____________________________________
 
Film perdana Kotak "Rock n Love" siap tayang
Senin, 26 Januari 2015
 
Jakarta (ANTARA News) - Grup band Kotak turut meramaikan dunia perfilman lewat film perdana mereka "Rock n Love" yang siap tayang 29 Januari 2015.

Dengan arahan sutradara Hedy Suryawan, ketiga personel Kotak; Tantri, Chua dan Cella; berperan sebagai diri sendiri dalam film itu.
 
_____________________________________
 
Film 'Tabula Rasa' Diputar di New York
Senin, 26 Januari 2015
 
Jakarta - Pemutaran film 'Tabula Rasa' di Negeri Paman Sam seolah mengobati rasa rindu para WNI akan tontonan film Indonesia. Pekan kemarin, Indonesian-American Cine Club (IACC) memutar 'Tabula Rasa' di Anthology Archive, kota New York. 

Keindahan alam Papua dan beragam makanan Padang telah menghibur sekitar 130 penonton yang memenuhi gedung theater yang berkapasitas 150 orang. “Kami senang sekali banyak pennton yang hadir meskipun ada badai salju semalaman,” tutur Iin Purwanti, pengurus IACC dalam keterangannya, Senin (26/1).
 
_____________________________________
 
Teddy Soeriaatmadja: Cerita Film Jadi Tidak Masuk Akal Jika Disensor
Senin, 26 Januari 2015
 
Teddy Soeriaatmadja kebingungan mencari jawaban saat diminta melanjutkan kalimat, "Teddy Soeriaatmadja tak akan bisa menjadi filmmaker, jika..." Sutradara sekaligus penulis skenario kelahiran 7 Februari 1975 ini langsung tertawa sambil mengeluh. Baginya, pertanyaan tersebut terbilang susah. Butuh waktu nyaris satu menit bagi sutradara Lovely Man dan Something in the Way ini untuk memikirkan tentang hal yang menyebabkan dirinya jadi pembuat film.
 
Maklum, Teddy sebenarnya bukanlah lulusan sekolah film. Masa kuliahnya dari program sarjana hingga magister dihabiskan untuk memelajari soal human behaviour di Newport University di London. Suami dari aktris Raihaanun ini bahkan juga sempat bekerja di sebuah perusahaan minuman terkenal sebelum kemudian bikin film pendek Culik pada tahun 1998 dan beberapa video klip serta iklan TV.
 
_____________________________________
 
Zaskia Mecca Kaget Film Hijab Dituduh Jelekan Islam
Senin, 26 Januari 2015
 
JAKARTA - Zaskia Adya Mecca tak bisa menduga jika film terbarunya berjudul Hijab mendapatkan tuduhan pahit. Padahal film tersebut diangkat berdasarkan realitas yang nyata dikehidupan sehari-hari dan dikemas secara komedi dan drama secara berimbang.
 
"Berawal dari keinginan saya memotret kehidupan saya-sahabat dan lingkungan hijabers yang saya temui belakangan ini. Melihat banyak film tentang hijabers tapi saya merasa tidak terwakili. Sangat menarik padahal melihat proses orang-orang yang saya kenal sampai akhirnya berjilbab. Akhirnya saya coba membujuk suami saya, Hanung Bramantyo, untuk membuatnya (film Hijab)," kata Zaskia kepada Okezone.
 
_____________________________________
 
blitz Arthouse – Rumah Film Indonesia, CSR Blitzmegaplex Untuk Perfilman Indonesia 
Minggu, 25 Januari 2015
 
Film adalah sebuah media yang paling lengkap dalam menyampaikan pesan. Melalui seni gerak, suara dan gambar, penonton dapat lebih cepat menangkap sebuah pesan yang disampaikan. Melalui film, sebuah budaya tumbuh dan berkembang, informasi dapat tersampaikan tanpa mengenal jarak dan waktu. Kehadiran blitzmegaplex pada tahun 2007 tumbuh dari semangat tersebut dan menyadari bahwa film adalah bagian penting dari pertumbuhan budaya sebuah masyarakat, blitz memiliki tanggung jawab untuk juga memajukan dunia perfilman di Indonesia.
Selain secara agresif membuka cabang di seluruh Indonesia, menerapkan teknologi terkini dan memutarkan berbagai macam film termasuk film-film independent, blitz melakukan beberapa kegiatan yang diharapkan dapat menjadi katalisator percepatan untuk pertumbuhan film di Indonesia melalui beberapa program CSR (Corporate Social Responsibility) diantaranya adalah program Toto’s Film Making Class. Toto’s Film Making Class adalah sebuah program pelatihan film untuk remaja, dimana para peserta memperoleh kesempatan belajar seluruh proses dalam pembuatan film dimulai dari pencarian ide hingga film tersebut ditayangkan. Program ini bekerjasama dengan beberapa sutradara muda Indonesia. Toto’s Film Making Class pertama kali dilaksanakan di tahun 2013 dan akan terus dijalankan baik di Jakarta dan di kota-kota lain. Dengan program ini diharapkan lahir dan tumbuh bibit-bibit muda yang terinspirasi dan dapat berkiprah di dunia film di masa yang akan datang.
 
_____________________________________
 
Garin Nugroho: Tonton Film untuk Tahu Sejarah Politik
Minggu, 25 Januari 2015
 
Jakarta - Sutradara senior, Garin Nugroho, mengatakan, saat ini semua orang terlibat dalam politik. Bahkan bisa dikatakan zaman sekarang masyarakat sudah menjadi masyarakat politik.
 
"Zaman dulu politik yang melayani dan menyelesaikan kekisruhan di masyarakat. Namun, zaman sekarang justru sebaliknya, masyarakat yang dipaksa melayani dan menyelesaikan kekisruhan politik yang ada," ujar Garin belum lama ini di Jakarta.
 
_____________________________________
 
Film Indonesia 'The Raid 2' Masuk 10 Teratas Film Terbaik Dunia
Minggu, 25 Januari 2015
 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Situs IMDb.com merilis film-film pada tahun 2014 yang mendapatkan rating tinggi. Dari 10 film teratas, terdapat satu film Indonesia yakni The Raid 2 yang dibintangi oleh Iko Uwais.
 
Film ini berhasil menempati peringkat ketujuh dari 10 film dengan rating tertinggi tersebut dengan nilai 8,1. Sementara itu posisi pertama ditempati oleh film fiksi ilmiah Interstellar yang disutradarai oleh Christopher Nolan dengan nilai 8,8.
 
_____________________________________
 
 
Pakai Smartphone, Sheryl Sheinafia Garap Film Horor
Minggu, 25 Januari 2015
 
WowKeren.com - Setelah sukses di tahun 2001, film "Jelangkung" kini akan dibuat kembali dengan tampilan yang berbeda. Berawal dari ide yang dimiliki oleh penyanyi sekaligus presenter muda, Sheryl Sheinafia mengangkat cerita Jelangkung dan latar belakang asal usul Jelangkung dari negeri Tiongkok. 

Bedanya dengan film "Jelangkung" di tahun 2001 adalah cara pembuatannya. Biasanya, membuat film memakai kamera yang pada umumnya. Namun, presenter muda ini akan membuat film horor terbarunya berjudul "Chai Lan Gong". Selain itu, Sheryl yang dibantu oleh David Purnomo sebagai produser dan sound designer "Jelangkung" pertama.
 
_____________________________________
 
Masked Monkey, Film Indie yang Laku di Luar Negeri
Minggu, 25 Januari 2015
 
TEMPO.CO, Makassar -Wajah masam menghiasi hari-hari Firman karena belum juga bisa menaklukkan seekor monyet yang diberi nama “Komeng”. Ia lalu mengadu ke bosnya—seorang ibu rumah tangga bernama Sarinah. “Gerobakdipatahin, uang lima ribu disobek,” kata Firman, yang menjadi dalang topeng monyet di Jakarta. 

Kisah pemuda Firman dan monyetnya itu direkam dalam film dokumenter berjudul Masked Monkey karya sutradara Ismail Fahmi Lubish. Film yang diproduksi pada 2013 ini dipilih Rumah Ide Makassar dalam kegiatan Cinematica ScreenDocs, pemutaran film dan diskusi, di gedung BaKTI, Jumat lalu.
 
_____________________________________
 
Kemenpar dan PPFI Soal Eksistensi Film Nasional
Minggu, 25 Januari 2015
 
TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) dan Kementerian Pariwisata sepakat menjaga eksistensi film nasional, baik di dalam negeri maupun dunia internasional. Meski ini tidak mudah. 

Hal ini diungkapkan dalam pertemuan Menteri Pariwisata, Arif Yahya dengan Ketua Umum PPFI H.M Firman Bintang, dan pengurus PPFI yakni, produser Sunil Samtani, Harry Simon, Chand Parwez Servia, dan Manoj Punjabi.
 
_____________________________________
 
Battle of Surabaya, Film Animasi Produksi Anak Negeri
Minggu, 25 Januari 2015
 
TEMPO.CO, Jakarta - Bertahun-tahun film animasi yang beredar di Indonesia didominasi buatan Amerika. Tapi, tak lama lagi, penikmat film Tanah Air bisa menonton Battle of Surabaya, film animasi layar lebar produksi anak negeri.

Battle of Surabaya diproduksi oleh MSV Pictures, anak perusahaan kampus STMIK Amikom Yogyakarta. "Bulan Maret-April ini kami jadwalkan rampung," kata pimpinan Amikom sekaligus produser Battle of Surabaya M. Suyanto, Kamis, 22 Januari 2015.
 
_____________________________________
 
Sineas Indonesia Tolak Usulan Kenaikan Bea Impor Film
Minggu, 25 Januari 2015
 
JAKARTA - Adanya usulan kenaikan pada bea impor film oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ditentang keras oleh para sineas Tanah Air, salah satunya dari aktor Zainal Abidin Domba.
 
Kondisi kesehatan Zainal Abidin yang kini tengah menderita kanker usus stadium empat itu menilai usulan tersebut harus disikapi hati-hati oleh pemerintah. Mengingat bisa berdampak buruk bagi perfilman Tanah Air.
 
_____________________________________
 
Mieke Amalia-Tora Sudiro Produksi Film Komedi
Minggu, 25 Januari 2015
 
JAKARTA – Mieke Amalia dan Tora Sudiro pernah terlibat dalam acara komedi. Inilah alasan mereka membuat produksi film bergenre drama komedi.
 
"Mungkin ini lebih tepatnya seperti ajang reunian di dunia komedi. Kita juga lama enggak main komedi. Jadi, kita memutuskan untuk selain jadi di belakang layar, kita akan jadi pemain film," ucap Mieke di Pondok Indah, Jakarta Selatan.
 
_____________________________________
 
Film Miracle; Jatuh Dari Surga Angkat Keindahan dan Budaya Solo
Minggu, 25 Januari 2015
 
Liputan6.com, Jakarta Darius Sinathrya dan Anneke Jodi bakal adu akting di film drama Miracle; Jatuh Dari Surga. Film arahan Wisnu Adi itu juga akan mengangkat keindahan kota Solo, Jawa Tengah.

Hal ini diakui oleh Teddy Cokro selaku produser eksekutif saat syukuran film tersebut di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
 
_____________________________________
 
Disomasi, Film 'KACAUNYA DUNIA PERSILATAN' Jadi Kacau
Minggu, 25 Januari 2015
 
Kapanlagi.com - Cuma dua hari, film terbaru Tora Sudiro yakni KACAUNYA DUNIA PERSILATAN benar-benar jadi kacau. Film tersebut menerima somasi dari PT Bumi Langit pemilik hak cipta Si Buta Dari Gua Hantu terhadap karakter yang diperankan Tora, Si Buta Dari Gua Buat Elu.

Dijumpai di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (24/1), tiga perwakilan film yakni Tora, Helfi Kardit selaku produser dan Hilman Mutasi sebagai penulis naskah pun hadir. Apa kata mereka bertiga soal somasi yang dilayangkan oleh Bumi Langit kepada film komedi action mereka ini?

 

 

Hai semua,

Kompetisi FilmBox period Oktober - Desember 2014 telah resmi ditutup.

Berikut ini adalah pemenang Kompetisi FilmBox tersebut:

 Film pemenang Kompetisi FilmBox  adalah:


"Yours Truly" oleh Sutradara : Sutradara : Elvira Kusno & Ian Salim

Berikut komentar  mengenai pemenangnya :

" The film is the right subject for a short film. This subject would not be suitable for a long feature film. The film only works as a short film.

It’s a very original idea.

But the films is also professionally made. The camerawork looks good, the lighting is good. Sound is good. Make up is good. Acting is good.

You can see that the film makers have put a lot of effort in the film to make it work.

Have a look and check it out!"

 

Selamat kepada pemenang!

_________________________________________
 
Kompetisi Film Pendek Europe on Screen 2015
 
Kompetisi Film Pendek dibuka untuk umum dan tanpa biaya pendaftaran. Kategori film fiksi dan dokumenter.Batas waktu pendaftaran: 9 Maret 2015.Disutradarai oleh Warga Negara Indonesia.Berdurasi tidak lebih dari 20 menit.Diproduksi setelah 1 Januari 2013. Bila gagal mengisi formulir online, silakan download formulir di www.europeonscreen.org/kfp/form/Eos2015_kfp_form.docx. Kami TIDAK MENERIMA formulir yang tercetak (hard copy). Keterangan lebih lanjut lihat di europeonscreen.org

 
 
 
 
 
FESTIVAL FILM INDIE LAMPUNG 2015
 
Festival Film Indie Lampung, sebelumnya Festival Film Indie Darmajaya merupakan Festival Film Pendek yang diselenggarakan berdasarkan program kerja Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang IPTEK Darmajaya Computer & Film Club (UKM DCFC) sejak tahun 2009, dibawah naungan kampus IBI Darmajaya Lampung. Pendaftaran film pendek dari tanggal 1 Januari 2015 sampai 15 april 2015. Keterangan lebih lanjut lihat di lampungfilmfestival.info
 
 
 
 
 
 
 
 
 
INSOMNIA 2015
 
INSOMNIA 2015 mengusung tema “BUDAYA DAN WARISAN BANGSA INDONESIA” yang merupakan film - film pendek yang akan menceritakan kisah mengenai budaya dan warisan bangsa Indonesia yang unik dengan mengetengahkan pendidikan dan nilai - nilai moral serta memiliki pesan kuat dalam ceritanya baik secara tersirat maupun tersurat. Jadwal pengumpulan film pada tanggal 10 Agustus 2014 – 28 Februari 2015 (Cap Pos). Durasi film maksimal 15 menit. Film adalah produksi tahun 2013/2014/2015. Keterangan lebih lanjut lihat di sinema60jakarta.com
 

Jadwal Pemutaran Film Untuk Pusat Kebudayaan pada Bulan Januari 2015

Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta
Pusat Kebudayaan Perancis

Festival Sinema Prancis

Festival Sinema Prancis

Festival Sinema Prancis

Belum ada jadwal
 
Goethe Haus Jakarta
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
 
13 Januari 2015 : Westwind (Sutradara: Robert Thalheim)
                                 Jerman, 2011, 90 Menit
 
Erasmus Huis Jakarta
Belum ada jadwal
 
Istituto Italiano di Cultura
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
 
9 Januari 2015   :Nati stanchi (Sutradara: Dominick Tambasco)
                               Italia, 2002, 92 Menit
 
16 Januari 2015 :I MOSTRI OGGI (Sutradara: Enrico Oldoini)
 
                                Italia, 101 Menit, 2009
 
Japan Foundation
Pemutaran film 
Belum ada jadwal
 
Pusat Kebudayaan Korea
 Belum ada jadwal
 
Bentara Budaya Jakarta
Bentara Putar Film Indonesia yang Mendunia
 
23 Januari 2015

Pukul 14.00 – 15.40       Kala

Pukul 15.50 – 17.00       Lovely Man

Pukul 17.00 – 18.00       Diskusi

Pukul 18.30 – 20.10       The Raid Redemption

24 Januari 2015

Pukul 11.00 – 12.45       Surat Kecil Untuk Tuhan

Pukul 13.00 – 14.30       Modus Anomali

Pukul 15.00 – 17.30       The Raid 2

Bentara Budaya Bali
Sinema Bentara "Pulang"
 
Film-film yang akan ditayangkan antara lain; Lemantun (Wregas Bhanuteja, 2014), Sebelum Pagi Terulang Kembali (Lasya F. Susatjo, 2014), 8 Femmes (François Ozon, 2002), Selamat Siang Risa (Inne Febriyanti, 2013), Almanya – Willkommen in Deutschland (Yasemin Samdereli, 2009-2011), dan Solino (Fatih Akin, Berwarna, 2002).

Informasi selengkapnya perihal program ini dapat disimak di situs: www.bentarabudayabali.wordpress.com

___________________________________________
Program Kineforum : Program Januari 2015
 
                         
 

 

 

 

 

Tentang Indonesian Film Center | Kebijakan Privasi | Berkas Hukum | Periklanan | Bantuan | Kontak kami