Login | Daftar
Semua Daftar Pesanan
Kosong
IdFilmCenter
@idfilmcenter
Beritahu teman
Berita
Messageboard
Blog
Bantuan
Kontak kami
Tentang FilmInfo
Beri donasi ke Indonesian Film Center. Bantu kami melestarikan dan merestorasikan Materi Audio-Visual Indonesia. Lihat juga Tentang kami.
Kategori Info:
Merah Putih Memanggil (2017)
 
Durasi:
112 Menit
Produser:
Sutradara:
Penulis naskah:
Informasi Dasar
Sinopsis Singkat:
Sebuah kapal pesiar berbendera Indonesia dibajak teroris internasional di perairan Indonesia. Satu awak kapal ditembak mati, empat lainnya, termasuk kapten beserta tiga warga Perancis, satu warga Kanada dan satu warga Korea Selatan diculik dan dibawa ke suatu daerah di bagian selatan negara tetangga. Pimpinan penculik meminta tebusan dari negara-negara yang warganya diculik. Berkat pendekatan dari pemerintah Indonesia, negara tetangga tersebut memberi ijin kepada TNI masuk ke daerahnya untuk membebaskan sandera dalam waktu 2x24 jam. TNI membuat Operasi Gabungan. TNI AD melakukan operasi pendadakan dengan mengirimkan satu team dari Batalyon Anti Teror Kopassus yang diterjunkan malam hari secara free fall. Mereka dibantu pesawat tempur dari TNI AU, serta kapal-kapal perang TNI AL di pantai, serta operasi Kopaska (Pasukan Katak) dan Batalyon Marinir.
Sinopsis Lengkap:
Cerita film ini dimulai dengan adanya pembajakan kapal pesiar ukuran sedang berbendera Indonesia, Merah Putih diperairan wilayah Indonesia oleh teroris internasional.

Satu orang awak kapal ditembak mati di kapal karena melakukan pembangkangan. Empat orang awak kapal termasuk kapten beserta tiga orang warga negara Perancis, satu orang warga negara Kanada dan satu orang warga negara Korea Selatan diculik dan dibawa ke suatu daerah di bagian selatan negara tetangga.

Pimpinan penculik meminta tebusan dari negara-negara yang warga negaranya diculik dan sudah banyak tentu termasuk Indonesia. TNI tidak bisa berbuat apa-apa karena teroris itu berada di negara lain/tetangga. Negara tetangga tersebut juga sedang kewalahan menghadapi para teroris ini karena Pemerintahnya sendiri mengalami banyak masalah dalam negeri. Namun karena pendekatan dari Pemerintah Indonesia negara tetangga tersebut memberi ijin dan kesempatan kepada TNI untuk masuk ke daerahnya untuk membebaskan sandera dibatasi dalam waktu 2x24 jam.

Untuk itu TNI membuat rencana Operasi Gabungan yang melibatkan semua Angkatan. TNI AD melakukan operasi tertutup/pendadakan dengan mengirimkan 1 team dari Batalyon Anti Teror Kopassus yang diterjunkan malam hari secara free fall. Dalam keadaan siap siaga akan dibantu pesawat tempur dari TNI AU serta kapal-kapal perang TNI AL di pantai serta operasi Kopaska atau Pasukan Katak dan Batalyon Marinir untuk didaratkan. Semua satuan-satuan TNI ini akhirnya dilibatkan.
Klasifikasi: 13+
Warna: Warna
Status: Selesai / Rilis
Cast & Crew
Produser
Josie Karjadi
Sutradara
Mirwan Suwarso
Penulis Naskah
T. B. Silalahi
Pemain:
Pemeran Utama
Maruli Tampubolon Sebagai  Kapten Nurmantyo
Prisia Nasution  
Pemeran Pembantu
Ariyo Wahab  
Happy Salma  
I Made Verdy Bhawanta  
Mentari De Marelle  
Prajurit TNI  
Restu Sinaga  
Crew:
Tim Produksi
Produser Eksekutif T. B. Silalahi
Associate Producer Edwin Habel, Masmi
Produser Pelaksana Donny Firdaus
Tim Penyutradaraan
Pemilih Peran Komang Eka Sanjaya
Tim Tata Kamera
Penata Kamera Donny Firdaus, Steve Mason
Tim Tata Suara
Perekam Suara Budi W. Rungon
Tim Tata Artistik
Penata Artistik Ola Ramadhani
Koordinator Efek Khusus Aimbrella, Jojo Replace
Tim Tata Rias
Penata Rias Fisca Galih
Tim Pasca Produksi
Penata Musik Aksan Sjuman
Penata Suara David Raines
Produksi:
Materi Promosi
Galeri Foto
Festival & Penghargaan
Belum ada informasi.
Ulasan
Belum ada informasi.
Trivia
Belum ada informasi.
Sumber dari: filmindonesia.or.id
Diskusi Film ini
Tutup topik
Tentang Indonesian Film Center | Kebijakan Privasi | Berkas Hukum | Periklanan | Bantuan | Kontak kami