Login | Daftar
Semua Daftar Pesanan
Kosong
IdFilmCenter
@idfilmcenter
Beritahu teman
Berita
Messageboard
Blog
Bantuan
Kontak kami
Beri donasi ke Indonesian Film Center. Bantu kami melestarikan dan merestorasikan Materi Audio-Visual Indonesia. Lihat juga Tentang kami.
Berita Terbaru
IdFilmCenter News & Agenda
Jadi Karakter 'Pria Melambai', Ganindra Bimo Suka Peran Neyeleneh
Rabu, 22 Februari 2017
 
Kapanlagi.com - Sebentar lagi para pecinta film Tanah Air siap untuk menyambut film karya Fajar Nugros, JAKARTA UNDERCOVER. Yang menarik, di sini Ganindra Bimo memerankan karakter pria melambai bernama Awink. Mengingat perawakannya yang macho, apa sih yang membuat Bimo berani untuk berperan sebagai tokoh Awink?
 
"(Takut sih) Nggak, gue memang suka banget peran gitu. Gue suka peran-peran yang nyeleneh dan nggak biasa. Karena menurut gue, semakin tinggi tingkat kesulitannya, semakin tinggi challenge-nya, semakin membuat gue maju. Kalau gue nggak nyari duit di sini (film), gue nyari karya. Gue nyari duit dari presenter saja," ujarnya saat ditemui di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/2).
 
____________________________________
 
Reza Rahadian Akan Kurangi Main Film di Tahun Ini, Kenapa?
Rabu, 22 Februari 2017
 
WowKeren.com - Siapa yang tak kenal dengan Reza Rahadian? Kepiawaiannya dalam berakting mampu memikat siapapun. Tak heran, film yang dibintanginya sering menembus box office.
 
Hal itu pastinya menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Reza. Akan tetapi, kesuksesannya itu tidak selalu mendapatkan respon yang baik dari masyarakat. Ia menyadari, adanya anggapan bahwa dirinya terlalu sering bermain di layar lebar.
 
"Gue anggap itu (box office) sebagai luapan rasa syukur kepada Tuhan, saat masyarakat banyak yang bilang, 'Yang main gue lagi, gue lagi'," ungkapnya. Aktor berusia 29 tahun ini pun mencoba untuk membatasi diri bermain film.
 
____________________________________
 
Hamish Daud: "Critical Eleven" Bikin Deg-degan
Rabu, 22 Februari 2017
 
Jakarta, KOMPAS.com - Bermain dalam film Critical Eleven ternyata membuat artis peran Hamish Daud merasa was-was.
 
Sebab film layar lebar arahan sutradara Monty Tiwa itu merupakan adaptasi novel laris berjudul sama karya penulis Ika Natassa.
 
"Critical Eleven, buku yang populer, bikin deg-degan karena banyak yang nge-fans sama bukunya. So, semoga sesuai dengan ekspektasi pembacanya," ucap Hamish dalam wawancara di XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2017) malam.
 
____________________________________
 
Mimpi dan Pilihan dalam 'Jakarta Undercover'
Rabu, 22 Februari 2017
 
Jakarta - "Sebelum saya memulai cerita ini, ada baiknya kamu meyakini bahwa cerita saya benar adanya," itulah kalimat yang mengawali film besutan sutradara Fajar Nugros ini. Kalimat tersebut diucapkan oleh tokoh pejabat yang diperankan Tio Pakusodewo.
 
Adalah Pras (Oka Antara) soerang perantau asal Jawa Timur yang pergi ke Jakarta untuk mengejar mimpinya menjadi wartawan. Pras sangat terinspirasi oleh Djarwo (Lukman Sardi), wartawan senior yang juga merupakan atasannya di kantor berita tempat ia bekerja.
 
____________________________________
 
Setan Jawa dan Orkestra Gamelan Indonesia Siap Konser di Australia
Selasa, 21 Februari 2017
 
JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Film hitam putih pertama Garin Nugroho berjudul "Setan Jawa", Sukses memukau penonton Indonesia saat pemutarannya September 2016 lalu. Didukung Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan membuka world premiernya di Opening Night of Asia Pacific Triennial of Performing Arts di Melbourne, Australia pada 24 Februari 2017.
 
Pementasan ini akan diiringi komposisi asli orkestra gamelan Indonesia karya Rahayu Supanggah, seniman musik yang mempopulerkan musik gamelan Jawa ke dunia selama lebih dari 40 tahun. Dibawakan secara langsung dengan 20 pengrawit yang berkolaborasi dengan Melbourne Symphony Orchestra, orkestra simfoni tertua di Australia konduktor Iain Grandage. Setan Jawa akan dipentaskan di gedung Melbourne Art Centre, Australia dengan kapasitas 2.664 penonton.
 
____________________________________
 
Muka Bonyok, Luna Maya Malah Pose Duck Face Unyu di BTS 'The Doll Part 2'
Selasa, 21 Februari 2017
 
WowKeren.com - Melanjutkan kisah "The Doll", Hitmaker Studio kini tengah menyiapkan "The Doll Part 2" yang dibintangi Luna Maya dan Herjunot Ali. Belum lama ini, tim produksi pun mulai menggoda fans dengan sejumlah foto behind the scene.
 
Dalam salah satu foto, terlihat Junot dan Luna tengah duduk bersebelahan. Dengan tatapan dan rona wajah misterius, keduanya seperti sedang berkonsultasi dengan seseorang lantaran mengalami teror hantu di rumah mereka.
 
____________________________________
 
Untuk Jadi Juru Rawat, Melissa Karim Belajar dari YouTube
Selasa, 21 Februari 2017
 
JAKARTA, KOMPAS.com -- Pembawa acara dan artis peran Melissa Karim (38) belajar dari video YouTube untuk mendalami karakternya sebagai juru rawat.
 
Melissa menjadi juru rawat dalam film Bukaan 8 karya sutradara Angga Dwimas Sasongko.
 
"Aku belajar dari YouTube. Aku lihatin video jadi suster gimana. Kan sudah canggih. Teman-teman aku juga banyak yang jadi perawat dan dokter," ujar Melissa ketika menghadiri pemutaran film tersebut di Epicentrum Walk XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (20/2/2017).
 
____________________________________
 
Hanung Bramantyo Isyaratkan akan Mengadaptasi Novel Bumi Manusia
Selasa, 21 Februari 2017
 
Bintang.com, Jakarta Novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer ini beberapa kali berpindah hak adaptasi novel ke film. Terakhir rumah produksi falcon Pictures dikabarkan akan mengadaptasi novel ini. Namun, belum ada update terbaru. Terbaru, Hanung Bramantyo memberikan sinyal akan mengerjakan film tersebut.
 
Sebelum Hanung, Anggy Umbara pernah membenarkan akan mengerjakan produksi film Bumi Manusia. "Ya saya akan membuat film Bumi Manusia. Sebenarnya sudah dari tahun lalu Falcon Pictures membicarakan hal ini. Tapi baru kali ini terbuka," ujarnya ditemui di FX Mall, Senayan, Jakpus, Selasa (15/9/2015).
 
____________________________________
 
Buka'an 8 sajikan problematika pasangan milenial
Selasa, 21 Februari 2017
 
Jakarta (ANTARA News) - Alam (Chicco Jerikho) dan Mia (Lala Karmela) adalah dua orang generasi milenial yang kecanduan pada media sosial dan internet. Mereka bertemu dan jatuh cinta di dunia maya.
 
Hanya sayang, hubungan mereka tidak direstui ayah Mia (Tyo Pakusadewo) dan ibu Mia (Sarah Sechan), karena menganggap Alam tak memiliki pekerjaan tetap dan hanya sibuk ber-media sosial. Karakter Alam juga seakan menggambarkan bahwa ia adalah sosok cuek dan tak bertanggung jawab. 
 
Masalah demi masalah mewarnai kehidupan pasangan milenial itu. Mulai dari jeratan hutang hingga somasi dari pihak yang merasa dirugikan Alam.
 
____________________________________
 
Bocorkan Proyek Film, Hanung Bramantyo Bikin Remake 'Jomblo' Versi Modern
Senin, 20 Februari 2017
 
WowKeren.com - Hanung Bramantyo memastikan dirinya akan sangat sibuk di 2017. Setelah merampungkan syuting "Kartini", sutradara kenamaan berusia 41 tahun ini masih ditodong beberapa proyek film lainnya. Kepada awak media, Hanung mengatakan bahwa saat ini ia tengah melakukan persiapan syuting film komedi bertajuk "Jomblo".
 
Film ini merupakan remake dari film adaptasi novel Adhitya Mulya yang pernah dibuatnya satu dekade lalu. Film versi barunya ini akan mengambil setting saat ini. Selain itu, ia juga menjanjikan tampilan yang lebih modern.
 
Dalam penggarapannya, suami Zaskia Adya Mecca ini bekerja sama dengan rumah produksi Falcon Pictures. "Maret akan mulai syuting, semoga Mei sudah bisa tayang," tuturnya.
 
____________________________________
 
Raditya Dika Pamer Syuting 'The Guys' Bareng Pemeran Nam di 'Crazy Little Thing'
Senin, 20 Februari 2017
 
WowKeren.com - Raditya Dika makin gencar memamerkan aktivitas syuting film terbarunya, "The Guys". Sama seperti film-film Dika sebelumnya, kali ini ia kembali menggandeng selebriti-selebriti cantik untuk bergabung.
 
Salah satunya adalah Pevita Pearce. Bukan hanya Pevita, Dika baru-baru ini memberikan kejutan dengan memposting fotonya bareng aktris cantik Thailand yang ngehits lewat film "Crazy Little Thing Called Love", Baifern atau Pimchanok Luevisadpaibul yang berperan sebagai Nam.
 
____________________________________
 
Bukaan 8': Drama Chicco Jerikho Nantikan Kelahiran Anak Pertama
Senin, 20 Februari 2017
 
Jakarta - Alam Merdeka (Chicco Jerikho) adalah seorang idealis. Lewat twitternya yang punya 48 ribu follower itu, ia menghabiskan waktu mengomentari segala hal. Dari soal ojek online hingga ketimpangan sosial dengan mengejek-ejek politisi.
 
Labelnya yang lain, ia juga punya pekerjaan sebagai penulis buku dan menghidupi diri dan Mia (Lala Karmela) sang istri dari penerbit buku independen. Yang terbaru, Alam kini adalah calon seorang ayah.
 
 
 
____________________________________
 
Misi Ifa Isfansyah memperkenalkan sineas baru potensial
Senin, 20 Februari 2017
 
Indonesia sejatinya tidak pernah kekurangan talenta berbakat di bidang film, khususnya sutradara. Fakta tersebut mendorong Ifa Isfansyah untuk menemukan dan mengorbitkan para sineas berbakat dari berbagai daerah.
 
Ikhtiar memberikan kesempatan para talenta baru yang potensial untuk berkarya dengan jujur dilakukan Ifa melalui Fourcolours Film. Rumah produksi itu ia dirikan bersama beberapa rekan, salah satunya Eddie Cahyono (sutradara film Siti).
 
 
____________________________________
 
Interchange, Film Indonesia - Malaysia Rilis 2 Maret 2017
Minggu, 19 Februari 2017
 
Bintang.com, Jakarta Interchange merupakan sebuah film hasil kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia. Dilansir dari TheMalayMailOnline, film tersebut sudah banyak diantisipasi masyarakat sedari pengumumannya dibuat paa 2012 silam.
 
Sutradara Interchange, Dain Said mengatakan film ini patut ditonton karena menggabungkan aktor dan aktris Tanah Air dan Negeri Jiran. Sederet bintang ternama seperti Shaheizy Sam, Nicholas Saputra, Prisia Nasution serta Chew Kin Wah turut beradu akting dalam film ini.
 
____________________________________
 
"Salawaku": Obat Luka di Pulau Seram
Minggu, 19 Februari 2017
 
JAKARTA, KOMPAS.com -- Langkah-langkah dalam perjalanan terkadang lebih istimewa dari titik akhir tujuannya.
 
Dalam sebuah perjalanan di Pulau Seram, Ambon, Saras tak hanya terobati oleh hamparan pasir putih, bening kristal laut, dan biru cerah langit. Namun, juga oleh pertemuan dengan orang-orang asing yang lalu menjadi tempat becermin sekaligus pengobat luka.
 
Salawaku yang bergenre film perjalanan pada akhirnya tak sekadar film jalan-jalan yang menghibur dan indah, tetapi diam-diam juga kontemplatif.
 
____________________________________
 
Kalahkan 'Hangout', 'CTS' Sukses Jadi Film Terlaris Indonesia 2016
Sabtu, 18 Februari 2017
 
WowKeren.com - Dirilis nyaris bersamaan pada akhir 2016 kemarin, "Cek Toko Sebelah" dan "Hangout" bersaing ketat di box office Indonesia. Namun meski terhitung baru di industri perfilman Tanah Air, "CTS" garapan Ernest Prakasa mampu meraih lebih dari 2,6 juta penonton.
 
Diam-diam, angka tersebut ternyata sudah melampaui jumlah penonton "HangoutRaditya Dika. Melansir dari filmindonesia.or.id, "CTS" saat ini sukses disaksikan sekitar 2.626.179 penonton.
 
Angka itu disinyalir masih akan bertambah mengingat "CTS" masih ditayangkan setidaknya di 19 bioskop di Tanah Air. Beda tipis dengan "CTS", "Hangout" berada di peringkat ke-5 film terlaris Indonesia 2016 dengan jumlah penonton 2.620.644.
 
____________________________________
 
'SYTD 2' Tembus Satu Juta Penonton
Sabtu, 18 Februari 2017
 
Jakarta - Hampir 8 hari penayangan di bioskop Tanah Air, film 'Surga yang Tak Dirindukan 2' sudah menembus angka 1 juta penonton. Film produksi MD Pictures tersebut kian menyedot perhatian publik untuk menonton.
 
Lewat siaran pers yang diterima detikHOT, antusias penonton masih terus meningkat untuk menyaksikan drama cinta antara Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, dan Raline Shah.
 
 
 
____________________________________
 
'Remember The Flavor': Cinta Bersemi di Kedai Es Krim
Sabtu, 18 Februari 2017
 
Jakarta - Kurang lengkap rasanya menikmati Bulan Februari tanpa menonton sebuah kisah manis dari film drama romansa. Di Februari, biasanya cerita cinta memang sengaja dibuat untuk menemani waktu Anda saat bersama orang-orang tersayang, terutama kekasih ataupun pasangan asmara. Sebuah kisah cinta manis bisa tercipta melalui hal-hal kecil yang tak pernah kita duga sebelumnya. Terdengar klise? Tidak, jika kisah mereka terjadi di sebuah kedai es krim dan diceritakan saat perjalanan pulang ke Jogjakarta. Seperti kisah cinta dan persahabatan milik Dimas dan Melodi.
 
Melalui 'Remember The Flavor' Dyan Sunu Prastowo mengawali debutnya sebagai sutradara. Ditulis oleh Ratih Kumala (novelis yang antara lain melahirkan 'Gadis Kretek'), 'Remember the Flavor' berkisah tentang rasa dari sebuah hubungan cinta yang naif, perjuangan dan ambisi meraih mimpi. Serta, tentang sebuah pertemuan yang secara tiba-tiba kebetulan terjadi, meski kata pepatah mengatakan, tidak ada yang kebetulan di dunia ini.
 
____________________________________
 
BTS 'KARTINI', Dian Sastro: Apa Harus Mengalami Represi Dulu?
Jumat, 17 Februari 2017
 
Kapanlagi.com - Dibintangi oleh Dian Sastro, KARTINI yang bakal tayang April 2016 ini merupakan film ketiga setelah R.A. KARTINI yang tayang pada 1984 dan SURAT CINTA UNTUK KARTINI di 2016. Berbeda dari dua film sebelumnya, Sang produser pun menjelaskan kali ini yang lebih ditonjolkan adalah dari sisi pendidikan.
 
"Saya merasa bahwa sebegitu banyak masalah di Indonesia yang bisa diselesaikan dengan majunya pendidikan di Indonesia dan Kartini juga amat sangat percaya dengan hal tersebut. Bahwa untuk mengubah seseorang, mengubah nasib sebuah bangsa juga lewat pendidikan." tutur Robert Ronny selaku produser.
 
____________________________________
 
Sedih, Tim 'The Guys' Raditya Dika Hadapi Kesulitan Ini Saat Syuting di Bandara
Jumat, 17 Februari 2017
 
WowKeren.com - Syuting film "The Guys" Raditya Dika sudah melewati hari ke-20. Bersamaan dengan itu, kesulitan demi kesulitan proses syuting pun dihadapi.
 
Salah satunya adalah ketika harus melakukan pengambilan gambar di Bandara Soekarno Hatta beberapa waktu lalu. Meski hanya mengambil 4 scene, namun perizinan di bandara rupanya bukanlah hal yang mudah untuk didapatkan.
 
 
____________________________________
 
Mendikbud Imbau Pemerintah Daerah Angkat Potensi Lokal di Film Indonesia
Jumat, 17 Februari 2017
 
Yogyakarta - Kemendikbud mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah bekerja bersama-sama mengembangan perfilman nasional. Salah satunya pemerintah daerah dapat mengangkat potensi-potensi lokal dalam perfilman nasional.
 
"Kita harus berani betul menggali keunikan dan keanekaragaman dari masing-masing daerah dengan menggali segala potensi yang ada untuk perfilman nasional," kata Mendikbud Muhadjir Effendi saat membuka rapat koordinasi di P4TK Seni dan Budaya, Jl Kaliurang km 12,5 Sleman. 
 
____________________________________
 
Rilis Poster, Baracas Siap Tayang 23 Maret 2017
Jumat, 17 Februari 2017
 
Bintang.com, Jakarta Baracas merupakan singkatan dari (Barisan Anti Cinta Asmara). Dari novel, Pidi Baiq menterjemahkan idenya ke dalam layar lebar. Film ini dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman.
 
Produser Max Pictures, Ody Mulya Hidayat, mengaku sangat senang bisa bekerjasama dengan Pidi Baiq. Menurutnya, Baracas film bergenre comedy, namun, bukan comedy yang dibuat-buat. Di film ini akan menampilkan comedy yang cerdas. Formula comedynya berbeda-beda. Ini akan menjadi genre baru di dunia comedy. 
 
____________________________________
 
'Wiro Sableng' producer reveals details behind production, casting
Jumat, 17 Februari 2017
 
Lifelike Pictures production house recently announced its collaboration with Fox International Productions (FIP), a division from Los Angeles-based 20th Century Fox Film Corporation, to produce a movie based on Bastian Tito’s novel Wiro Sableng 212.
 
The serial novel, which follows the journey of fictional character Wiro Sableng, is very popular among Indonesians.
 
The production house's producer Sheila Timothy told The Jakarta Post that she had been toying with the idea to remake Wiro Sableng 212 since two years ago. Prior to the start of production, Sheila and her team had done research on the book’s characters by reading the entire 185-book series, as well as conducting a digital survey.
 
____________________________________
 
ADIPATI DOLKEN JADI AYAH DI SEKUEL 3 DARA
Jumat, 17 Februari 2017
 
JAKARTA - Adipati Dolken terus sibuk dengan berbagai proyek film yang dia terima. Yang terbaru, Adipati akan membintangi sekuel film 3 Dara.
 
Film yang diproduksi MNC Pictures ini menantangnya untuk memerankan sosok yang berbeda. Kali ini, Adipati akan memainkan sosok seorang ayah berperangai lembut.
 
“Di sekuel 3 Dara, saya akan menjadi ayah karena istri saya sudah hamil di cerita ini,” ujar Adipati kepada Sindonews.
 
____________________________________
 
Surga Yang Tak Dirindukan 2 Disambut Antusias di Malaysia
Kamis, 16 Februari 2017
 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Semenjak tayang perdana di bioskop mulai Rabu pekan lalu, film Surga Yang Tak Dirindukan 2 (SYTD2) mendapat sambutan luar biasa. Tidak hanya di tanah air namun juga di negeri tetangga Malaysia. 
 
"Setiap hari (STYD 2) sedikitnya ditonton seratus ribu orang di tanah air. Tidak berhenti di sana, gelombang antusias juga datang dari Malaysia," ujar Asma Nadia dalam keterangan pers diterima Republika.co.id, Kamis (16/2).  
 
 
____________________________________
 
Libur Pilkada, Generasi Kocak 90-an Vs Komika Diserbu Penonton
Kamis, 16 Februari 2017
 
Liputan6.com, Jakarta Film Generasi Kocak 90-an Vs Komika mendapat sambutan meriah dari penonton saat pertama kali tayang pada 15 Februari 2016. Penayangan film yang dibintangi Adi Bing Slamet, Djaja Miharja, Mandra, Arafah Rianti dan lainnya ini berbarengan dengan libur nasional untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
 
Menurut Adi Bing Slamet, film ini bisa menjadi solusi untuk mendinginkan kondisi politik di negeri ini yang kian memanas setiap harinya. Generasi Kocak: 90an Vs Komika, karya layar lebar komedi produksi K2K Pictures yang melibatkan komedian lintas generasi dari era 90an hingga para stand-up comedian alias komika yang belakangan ini kerap mengisi layar kaca.
 
____________________________________
 
Nonton Bareng Film Iqro Bersama 1000 Anak Yatim
Kamis, 16 Februari 2017
 
Bisnis.com, JAKARTA-- Partai Golkar selenggarakan acara nonton bareng Film Iqro: Petualangan Meraih Bintang bersama 1000 orang anak yatim.
 
Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Istri Partai Golkar  di Planet Hollywood XXI tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto. Selain itu, hadir juga Executive Producer Rosa Rai Djalal, serta para pemeran Film Iqro Aisha Nurra Datau, Cok Simbara, Adhitya Putri.
 
 
____________________________________
 
Film Silariang Angkat Budaya Siri Bugis-Makassar
Kamis, 16 Februari 2017
 
REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Film Silariang atau Menggapai Keabadian Cinta yang ditulis dan disutradarai oleh Syahrir Arsyad (Rere Art2tonic) mengangkat potensi budaya lokal yang akan ditayangkan secara nasional pada 2 Maret 2017.
 
"Silariang yang diambil dari Bahasa Makassar yang artinya kawin lari ini, mencoba menjelaskan kepada masyarakat umum tentang konsep dan budaya 'siri' bagi masyarakat Bugis - Makassar," katanya. Makna Siri di sini berhubungan dengan harga diri atau harkat dan martabat pribadi dan keluarga.
 
____________________________________
 
Athirah’ wins award at French film festival
Kamis, 16 Februari 2017
 
Indonesian film Athirah, also known as Emma (Mother), has received recognition at the Festival International des Cinémas d’Asie (Vesoul International Film Festival of Asian Cinema) held in Vesoul, France from Feb. 7- Feb. 14.
 
Miles Films producer Mira Lesmana shared the news on her Twitter account on Tuesday, posting a photo of the film’s director, Riri Riza, holding the award certificate.
 
 
 
____________________________________
 
Kata Oka Antara, Jakarta Undercover Tak Cuma soal Seksualitas
Kamis, 16 Februari 2017
 
Liputan6.com, Jakarta Oka Antara akan kembali dalam film terbarunya, Jakarta Undercover: Refleksi Cinta, Pesta, dan Realita. Film ini diangkat dari buku kontroversial karya Moammar Emka tentang dunia malam yang terbit tahun 2003 silam. Tak heran bila akan ada banyak adegan yang menonjolkan seksualitas dalam film ini.
 
Saat berkunjung ke kantor Liputan6.com di Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu, Oka Antara menceritakan salah satu adegan paling menantang yang ia lakoni.
 
 
____________________________________
 
'Bukaan 8', Pengalaman Kedua Chicco Jerikho Sebagai Produser
Kamis, 16 Februari 2017
 
Jakarta - Chicco Jerikho agaknya tak puas hanya berakting di depan kamera. Perlahan, aktor 32 tahun itu mulai menjajal dunia belakang layar sebagai produser.
 
Setelah 'Surat dari Praha', 'Bukaan 8' menjadi pengalaman kedua bagi bintang pemenang FFI ini.
 
Banyak suka duka yang ia lalui selama proses syuting berlangsung. Terlebih ia juga memiliki porsi besar sebagai pemain bersama Lala Karmela.
 
____________________________________

 

 

Jadwal Pemutaran Film Untuk Pusat Kebudayaan pada Bulan Februari 2017

 

Institut Francais Indonesia (IFI), Jakarta
Pusat Kebudayaan Perancis
Ciné-Macet
Ciné-Macet
Festival Sinema Prancis
Festival Sinema Prancis
Festival Sinema Prancis
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
 
1 Februari 2017   :Sophie’s Misfortunes (Sutradara: Christophe Honoré)
                                 Perancis, 2015, 105 Menit
2 Februari 2017   :Les Gazelles (Sutradara: Mona Achache)
                                 Perancis, 2013, 90 Menit
7 Februari 2017   :The Last Diamond (Sutradara: Eric Barbier)
                                 Perancis, 2014, 108 Menit
8 Februari 2017   :A Few Hours of Spring (Sutradara: Stéphane Brizé)
                                 Perancis, 2012, 108 Menit
9 Februari 2017   :Sebelum Pagi Terulang Kembali (Sutradara: Lasja Fauzi)
                                 Indonesia, 2014, 110 Menit
10 Februari 2017 :Gare du nord (Sutradara: Claire Simon)
                                  Perancis, 2012, 119 Menit
14 Februari 2017 :The Umbrellas of Cherbourg (Sutradara:Jacques Demy)
                                  Perancis, 1963, 91 Menit
15 Februari 2017 :I am Hope (Sutradara: Adilla Dimitri)
                                 Indonesia, 2016,115 Menit
16 Februari 2017 :Sophie’s Misfortunes (Sutradara: Christophe Honoré)
                                  Perancis, 2015, 105 Menit
21 Februari 2017 :A Few Hours of Spring (Sutradara: Stéphane Brizé)
                                 Perancis, 2012, 108 Menit
22 Februari 2017 :Sebelum Pagi Terulang Kembali (Sutradara: Lasja Fauzi)
                                 Indonesia, 2014, 110 Menit
23 Februari 2017 :Gare du nord (Sutradara: Claire Simon)
                                  Perancis, 2012, 119 Menit
24 Februari 2017 :The Umbrellas of Cherbourg (Sutradara:Jacques Demy)
                                  Perancis, 1963, 91 Menit
25 Februari 2017 :I am Hope (Sutradara: Adilla Dimitri)
                                 Indonesia, 2016,115 Menit
 

Goethe Haus Jakarta
Pemutaran film dimulai  pukul 19:00 WIB
Belum ada jadwal
 
Erasmus Huis
Pemutaran film
Belum ada jadwal
 
 
Istituto Italiano di Cultura
Pemutaran film pukul 19:00 WIB
 
3 Februari 2017   :Morte a Venezia (Sutradara: Luchino Visconti)
                                 Italia, 1971, 130 Menit
10 Februari 2017 :Rocco e i suoi fratelli (Sutradara: Luchino Visconti)
                                 Italia, 1960, 177 Menit
17 Februari 2017 :La terra trema (Sutradara: Luchino Visconti)
                                 Italia, 1948, 160 Menit               

 

 

Program Kineforum : Program Februari 2017
 
                         
 

 

 

Tentang Indonesian Film Center | Kebijakan Privasi | Berkas Hukum | Periklanan | Bantuan | Kontak kami